Scroll untuk membaca artikel
Galih Priatmojo | Hiskia Andika Weadcaksana
Selasa, 13 Juli 2021 | 19:15 WIB
Wakil Wali Kota Yogyakarta Heroe Poerwadi - (SuaraJogja.id/Hiskia Andika)

Selain akan memanfaatkan sejumlah SD untuk dijadikan shelter, Pemkot Yogyakarta juga telah mengaktifkan shelter Gemawang.

Disampaikan Heroe, shelter Gemawang milik Pemkot Yogyakarta itu miliki 17 unit dengan 32 kamar. Setiap unit tersedia dua tempat tidur.

"Ini [shelter Gemawang] untuk pasien Covid-19 yang termasuk ringan, seperti shelter Bener. Yang OTG tapi di rumah tidak bisa isolasi atau di atas OTG yang perlu ada perhatian karena di sini dimonitor oleh tim dokter juga," ucapnya.

Heroe tidak menampik penambahan sejumlah shelter di Kota Yogyakarta ini memang akibat lonjakan kasus Covid-19 yang terjadi. Penambahan sejumlah shelter ini diharapkan mampu semakin menekan penyebaran kasus Covid-19 di wilayahnya.

Baca Juga: Selain Malioboro, Ini Titik Lampu Taman di Kota Jogja yang Dimatikan Selama PPKM Darurat

"Ya ini termasuk untuk mengatasi lonjakan-lonjakan itu karena memang lonjakan ini tidak akan terus berhenti kalau misalnya shelter-shelter tidak segera kita bangun. Karena virus yang akhir-akhir ini virus yang cepat sekali menyebar menular. Sehingga mau tidak mau kita harus bisa memisahkan mereka yang positif dan mereka yang belum atau tidak," tandasnya.

Load More