"Ya mau gimana lagi jalannya ditutup, terpaksa harus cari jalan lain," paparnya.
Menurutnya, jalan alternatif yang dia ambil membuatnya harus berputar cukup jauh. Sehingga waktu tempuh pulang ke rumah yang biasanya 40 menit, sekarang jadi 50 menit.
"Agak lama 10 menit lah untuk bisa sampai ke rumah dari tempat kerja," katanya.
Sebagai informasi, dengan adanya penutupan simpang empat Dongkelan maka total ruas jalan yang ditutup di Bantul selama penerapan PPKM ada 11 titik.
Baca Juga: Baznas Salurkan Tabung Oksigen untuk Sejumlah Rumah Sakit di Jabodetabek
Berikut ruas jalan yang ditutup meliputi simpang empat druwo arah ke Parangtritis, simpang empat wojo Jalan Imogiri Barat ke utara, simpang empat samsat Sewon, simpang tiga Tembi, simpang empat BPN, simpang 3 RSUD Bantul, simpang 5 Bejen, simpang empat gose, dan simpang empat Klodran.
Terpopuler
- Kode Redeem FF SG2 Gurun Pasir yang Aktif, Langsung Klaim Sekarang Hadiahnya
- Pemain Keturunan Indonesia Statusnya Berubah Jadi WNI, Miliki Prestasi Mentereng
- Pemain Keturunan Indonesia Bikin Malu Raksasa Liga Jepang, Bakal Dipanggil Kluivert?
- Jika Lolos Babak Keempat, Timnas Indonesia Tak Bisa Jadi Tuan Rumah
- Ryan Flamingo Kasih Kode Keras Gabung Timnas Indonesia
Pilihan
-
Masjid Agung Sleman: Pusat Ibadah, Kajian, dan Kemakmuran Umat
-
Ranking FIFA Terbaru: Timnas Indonesia Meroket, Malaysia Semakin Ketinggalan
-
Duel Kevin Diks vs Laurin Ulrich, Pemain Keturunan Indonesia di Bundesliga
-
Daftar Lengkap 180 Negara Perang Dagang Trump, Indonesia Kena Tarif 32 Persen
-
Detik-detik Jose Mourinho Remas Hidung Pelatih Galatasaray: Tito Vilanova Jilid II
Terkini
-
Kilas DIY: Bocah Jabar Nekat Curi Motor di Bantul hingga Penemuan Mayat di Sungai Progo
-
Jalur Selatan Alami Lonjakan, Polres Kulon Progo Lakukan Buka Tutup Jalur Utama
-
Okupansi Hotel Anjlok 20 Persen di Momen Lebaran, Permintaan Relaksasi PHRI Tak Digubris Pemerintah
-
Gembira Loka Zoo Hadirkan Zona Cakar, Pengalaman Baru untuk Pengunjung Berjalan Bersama Satwa Buas
-
Mudik ke Jogja? BPBD Ingatkan Potensi Bencana Alam: Pantai Selatan Paling Rawan