SuaraJogja.id - Sebuah video singkat diduga akibat dampak adanya penerapan PPKM Darurat, puluhan dagangan buah pisang busuk di gantungan lantaran tak laku.
Dilansir dari Instagram @undercover.id tampak sebuah cuplikan video di sebuah lapak dimana terdapat puluhan tandan buah pisang yang digantung.
Puluhan buah pisang itu tergantung dalam kondisi menghitam dan ada yang busuk.
Suara di balik perekam video itu mengungkapkan bahwa buah pisang itu busuk lantaran tak laku. Dagangannya tak laku lantaran sebagai dampak adanya PPKM Darurat yang sedang berlangsung.
"Per Sabtu tanggal 17 Juli, ie PPKM kumaha bu, ibu Bupati, boro-boro untung modal, Coh kumaha ie solusinya. Kite rakyat lapar," ungkapnya sambil menunjukkan puluhan buah pisang yang busuk.
Ditulis dalam keterangan unggahan tersebut, lokasi pedagang yang buah pisangnya busuk tersebut berada di kawasan Karawang.
Unggahan itu mendapat beragam komentar dari netizen.
"Mudah-mudahan Allah memberi rezeki yang tidak disangka-sangka," tulis khansa****
"Semoga semua lekas membaik," tulis dhis***
Baca Juga: Ratusan Mobil dan Motor Diusir saat Mau ke Karawang Jelang Idul Adha
"Tapi ada juga sebelum PPKM or sebelum pandemi seperti ini,,Semoga kedepannya semua sektor di berikan kelancaran rezekinya dan lekas membaik lag," kata rang****
"Kalian saja yg malas.. coba itu order,jual muter door to door.. pemerintah udh sangat membantu, melalui program2 yg efektif. Sudah sangat tegas,demi mencapai rakyat sehat dan makmur. Tolong hargai pemerintah,jangan suka menyalahkan...," kata eg****
"Kasiannn bgt. Yang sabar ya pakkk," tulis syar*****
Berita Terkait
-
Viral Hoaks Ajakan Lepas Masker di Situbondo, Warganet Minta Penyebar Ditangkap
-
Viral Aksi Kiai Samian Hirup Nafas Pasien COVID-19 Jadi Obrolan di Luar Negeri
-
Viral Ibu Iseng Bikin Masker ASI untuk Atasi Jerawat Bayi, Beneran Manjur?
-
Viral Make Up Artist Rias Pengantin Tunarungu Pakai Bahasa Isyarat, Auto Mewek
Terpopuler
- 5 Cushion Anti Longsor 24 Jam, Makeup Tahan Lama Meski Cuaca Panas
- Film Pesta Babi Bercerita tentang Apa? Ini Sinopsis dan Maknanya
- Bantah Kepung Rumah dan Sandera Anak Ahmad Bahar, GRIB Jaya: Kami Datang Persuasif Mau Tabayun!
- Koperasi Merah Putih Viral, Terekam Ambil Stok dari Gudang Indomaret
- Bagaimana Cara Menonton Film Pesta Babi? Ini Syarat dan Prosedurnya
Pilihan
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
-
'Desa Nggak Pakai Dolar' Prabowo Dikritik: Realita Pahit di Dapur Rakyat Saat Rupiah Tembus Rp17.600
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
Terkini
-
Jogja Darurat Pendidikan: 5.023 Anak Putus Sekolah, Nasib Guru Honorer di Ujung Tanduk
-
Rupiah Tembus Rp17.600, Aisyiyah: Pernyataan Prabowo 'Desa Tak Butuh Dolar' Cederai Rakyat
-
Polisi Sebut Kasus Tewasnya Pelajar di Kawasan Kridosono Bukan Klitih, Tapi Perselisihan Antar Geng?
-
Update Kasus Daycare Little Aresha, Polresta Jogja Siapkan Pelimpahan 13 Tersangka ke Kejaksaan
-
Dinilai Terlalu Berbelit, Trah Sri Sultan HB II Ajukan Uji Materi UU Nomor 20 Tahun 2009 ke MK