Ketua Gugus Tugas Selter Syantikara Triputro Nugroho berharap agar keberadaan Selter Syantikara dapat menjawab kebutuhan tempat isolasi mandiri yang aman. Tentunya dengan penanganan yang lebih baik bagi pasien terkonfirmasi positif Covid-19 tanpa gejala dan pasien dengan gejala ringan yang masih bisa beraktivitas secara normal.
Disampaikan Triputro, sejak dibentuk pada awal Juli 2021 lalu Tim Gugus Tugas Selter Syantikara telah melakukan koordinasi dengan beberapa pihak terkait di wilayah. Antara lain Padukuhan Sagan, Padukuhan Samirono, Puskesmas Depok, Koramil Depok, Kapolsek Bulaksumur, Kecamatan Depok dan Kelurahan Caturtunggal.
"Selter ini sudah mendapatkan izin dari Dinas Kesehatan Kabupaten Sleman. Pasien yang akan menghuni Selter Syantikara diharapkan untuk memeriksakan diri ke Puskesmas Depok 1, Puskesmas Depok 2 atau Puskesmas Depok 3 karena selter berada di wilayah kecamatan Depok," terang Triputro.
Lebih lanjut, kata Triputro, jika hasil pemeriksaan menyatakan bahwa pasien termasuk Orang Tanpa Gejala (OTG) atau bergejala ringan dan masih beraktivitas normal. Ditambah dengan memiliki kendala dan keterbatasan untuk isolasi mandiri di rumah maka pihak puskesmas akan menghubungi Selter Syantikara.
Pihaknya juga terus bersiap dengan kondisi pasien yang akan berada di selter. Jika memang nantinya terjadi penurunan kondisi selama menjalani isolasi mandiri, pasien akan dirujuk ke Rumah Sakit Rujukan Covid-19 untuk mendapatkan perawatan lebih lanjut.
"Minimal waktu menjalani isolasi mandiri selama sepuluh hari dan atau sudah dinyatakan oleh dokter berupa penerbitan Surat Keterangan Selesai Isolasi," ungkapnya.
Ditambahkan Triputro, guna menunjang pelayanan yang baik dan aman, Selter Syantikara juga mengundang para relawan untuk bergabung dan menjalankan misi belarasa ini dengan melibatkan jejaring CB yang ada.
Para relawan yang secara pribadi bergabung ini berasal dari berbagai institusi jejaring CB yaitu Srikandi Lintas Iman, Gusdurian, Solidaritas Perempuan, UIN, UNY, UAJY, USD, dan Para Alumni.
Pembekalan dan bimbingan teknis kepada para relawan juga telah dilakukan baik selama empat hari sejak 15 Juli 2021 lalu. Pembekalan tersebut dilakukan secara during dan luring oleh RS Panti Rapih Yogyakarta dan SONJO.
Baca Juga: Nomor Call Center Bantuan Sembako untuk Warga Bandar Lampung yang Jalani Isoman
"Pada tahap pertama terdapat 108 orang relawan. Mereka disatukan dalam keprihatinan yang sama untuk berbelarasa dan ambil bagian untuk Indonesia Sehat," tandasnya.
Berita Terkait
-
Nomor Call Center Bantuan Sembako untuk Warga Bandar Lampung yang Jalani Isoman
-
Bantu Pasien Covid-19 Isolasi Mandiri, Pemkot Malang Siapkan 100 Tabung Oksigen
-
Cerita Dukuh Manding, Support dan Penuhi Kebutuhan Warga saat Isoman
-
Cerita Dukuh di Bantul Kunjungi Warga Isoman untuk Jaga Kondisi Mental: Hilangkan Stigma
-
Inspiratif, Sopir Ojol dan Relawan di Mojokerto Gotong Royong Bantu Warga Isolasi Mandiri
Terpopuler
- Urutan Skincare Pagi Viva untuk Anti-Aging Usia 40 Tahun ke Atas, Rawat Kulit Awet Muda
- Sempat Diamankan saat OTT, Sestama BNPB Rustian Kini Diperiksa KPK di Gedung Merah Putih
- 3 Sepatu Lari Lokal untuk Full Marathon, Ini Spesifikasi dan Harganya
- Ramai Tren Downgrade Lifestyle, Desainer Pilih Bedakan Produk Retail dan Wastra
- Sering Dijual Lebih Murah, Apakah Sepatu di Sports Station Ori?
Pilihan
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
-
RM Soeharjo Djajengasmoro: Tokoh Penting Pemuda yang Didepak dari Kampus Sendiri karena Ijazah
Terkini
-
Dua Peserta Demo di Malioboro Sempat Hilang, LBH Laporkan Sudah Pulang
-
Jadi Bank Beraset di Atas Rp500 Triliun, BRI Raih Empat Penghargaan Bergengsi Pada 2026
-
Puncak AXIS Nation Cup 2026 Segera Tiba, Tim Futsal SMA Terbaik Siap Adu Kekuatan
-
JKT48, Bernadya, dan Inul Daratista Satu Panggung di Grand Final AXIS Nation Cup 2026
-
Jelang COP31, Jaringan Orang Muda Kritik Eksploitasi Alam di Jogja, Rakyat yang Tanggung Akibatnya