SuaraJogja.id - Kalimat Jogja terbuat dari angkringan, rindu dan pulang tentu sudah akrab di telinga masyarakat. Kota pelajar ini memang memiliki banyak angkringan yang tersebar di setiap sudut kota dan kerap menciptakan kerinduan tersendiri.
Pada Selasa (20/7/2021), nama Pak Panut tengah menjadi trending topic di Twitter Indonesia. Pak Panut adalah pemilik dari angkringan yang berlokasi di depan GOR Klebengan, Sleman.
Nama Pak Panut jadi trending topic di Twitter usai kabar duka tentangnya tersiar. Hal ini dibagikan melalui akun Twitter @Txtdariiugm.
"Kabar duka gais, angkringan Pak Panut idola kita semua meninggal karena Covid," tulis akun tersebut dalam cuitannya.
Angkringan Pak Panut memang cukup populer di kalangan mahasiswa. Letaknya yang strategis dekat dengan 2 kampus ternama UGM dan UNY membuatnya kerap jadi penyelamat mahasiswa di akhir bulan.
Harga-harga makanan yang disajikan di angkringan Pak Panut memang cukup murah. Satu bungkus nasi kucing harganya hanya Rp1.500, selain itu menu-menu lain seperti sate kulit, gorengan, kerupuk, dan lainnya juga tersedia.
Sejak Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM), Angkringan Pak Panut memang sudah tutup. Namun, kabar kepergiannya ini benar-benar mengejutkan banyak orang.
Tak lama setelah kabar ini tersebar, nama Pak Panut langsung jadi trending di Twitter. Banyak mahasiswa yang mengucapkan belasungkawa atas kepergian pria ini.
"Aku tak pernah mengenal, namun turut kagum. Pak Panut hanya penjual angkringan di Jogja bisa trending Twitter. Hidup bukan menjadi apa, tapi bagaimana kita memperlakukan hidup," tulis seorang warganet dalam cuitannya.
Baca Juga: Malam-malam, Kapolri Blusukan di Solo Bagi Sembako ke Warga dan Pedagang Angkringan
Warganet lain pun ikut berkomentar. " Pak Panut. Pahlawan selalu diingat, tetapi legenda tak pernah mati. Surga untukmu, Pak," ujar warganet ini.
"Beliau bukan dosen, bukan staff, tapi termasuk salah satu yang punya peran selama masa kuliah dalam hal mengisi perut di tanggal tua. Khusnul khatimah pak, selamat tinggal. Bakal kangen gembus goreng bakar sama nasi teri bapake," komentar seorang warganet di kolom balasan.
Sementara itu, cuitan akun twitter @Txtdariiugm tentang kepergian Pak Panut hingga Rabu (21/7/2021) sudah disukai sebanyak lebih dari 19 ribu akun di Twitter.
Berita Terkait
Terpopuler
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- Setahun Andi Sudirman-Fatmawati Pimpin Sulsel, Pengamat: Kinerja Positif dan Tata Kelola Membaik
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
- 5 Rekomendasi Sepeda Lipat di Bawah 5 Juta yang Ringan dan Stylish, Mobilitas Semakin Nyaman
Pilihan
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
-
Hujan Gol, Timnas Indonesia Futsal Putri Ditahan Malaysia 4-4 di Piala AFF Futsal 2026
Terkini
-
DIY Darurat Kekerasan Seksual di Sekolah: DPRD Usul Perda Komprehensif, Lindungi Siswa dan Guru!
-
Jadwal Lengkap Waktu Buka Puasa atau Azan Magrib di Jogja Hari Ini 26 Februari 2026
-
Gitar dan Pikiran Kritis: Mengenang John Tobing, Sahabat Karib yang Menjadi 'Suara' Demonstran
-
Jelang Hari Raya, Pengawasan Pangan dan Parsel Lebaran di Kota Jogja Diperketat
-
8 Fakta Dibalik Implementasi Pendidikan Khas Kejogjaan di Sekolah Yogyakarta