SuaraJogja.id - Pernyataan Amien Rais soal tidak adanya keterlibatan TNI dan Polri dalam kasus tewasnya 6 anggota laskar FPI disebut blunder. Hal itu diungkap oleh Wasekjen PA 212 Novel Bamukmin.
Sebelumnya, pernyataan serupa juga lebih dulu diungkap oleh mantan pentolan FPI Rizieq Shihab. Melalui kuasa hukumnya Aziz Yanuar, dalam Maklumat Tim Advokasi Rizieq Shihab, sang eks Imam Besar FPI itu menyebut pernyataan Amien Rais yang merupakan isiator TP3 adalah prematur.
Rizieq Shihab menyebut prematur karena keterlibatan TNI dan Polri dianggap termasuk urusan yang nanti akan dibuktikan di Pengadilan HAM.
“Bahwa pernyataan Amien Rais sangat blunder karena merugikan tim dan korban serta keluarganya, sebaliknya untungkan pihak lawan,” jelas Aziz.
Amien sebelumnya mengatakan bahwa TNI dan Polri tidak terlibat secara institusi dalam kasus tersebut.
Nah, menanggapi hal itu, Novel Bamukmin pun akhirnya ikut angkat bicara, sama halnya dengan Rizieq Shihab.
Pentolan 212 itu meminta sikap dan ketegasan Amien Rais dalam kasus tewasnya 6 anggota laskar FPI tersebut.
“Sebaiknya Amien Rais segera memberikan klarifikasi kembali dengan pernyataan yang tegas,” ujar Novel Bamukmin, dikutip dari makassar.terkini.id.
Itu karena menurut Novel, sebagai insiator TP3, ucapan Amien Rais tentunya memiliki arti yang penting.
Baca Juga: Blak-blakan, Iwan Fals Enggan Mendengar Ceramah Rizieq Shihab
Apalagi ia menilai bahwa persoalan tewasnya 6 anggota laskar FPI ini butuh sikap dan ketegasan karena masalah nyawa manusia.
“Ini masalah nyawa korban dari kepentingan politik yang mungkar,” tandas Novel Bamukmin.
Tag
Berita Terkait
-
Amien Rais Blunder, Tim Advokasi Habib Rizieq Belum Terpikir Tendang TP3
-
Minta Amien Rais Dikeluarkan Dari TGPF Pembunuhan Laskar FPI, Eks Kader PAN: Dia Sengkuni
-
Sebut TNI - Polri Tidak Terlibat Kasus 6 Laskar FPI, Amien Rais: Alhamdulillah
-
Amien Rais Sebut TNI-Polri Tak Terlibat Pembunuhan Enam Laskar FPI, Mahfud MD: Trims TP3
Terpopuler
Pilihan
-
Dramatis! Ubed Persembahkan Medali Emas Asian Games 2026 untuk Indonesia
-
Massa Buruh Mulai Padati Thamrin, Andi Gani Pimpin Langsung Aksi Tuntut Keadilan RUU Ketenagakerjaan
-
Bawa Kentongan Hingga Kenakan Topi Caping, Massa Hari Tani Nasional Mulai Padati Depan Gedung DPR
-
Hukuman Lebih Ringan, Pengadilan Tinggi DKI Jakarta Vonis Nadiem Makarim 9 Tahun Penjara
-
Dugaan Keracunan MBG Hantam Batang, 276 Orang Jadi Korban
Terkini
-
Wishlist Steam Menumpuk? Ini 5 Cara Menyiasati Musim Diskon Besar
-
Sukses di Jogja, ZAP Fest 2026 Siap Sambangi 2 Kota Lain dengan Konsep Beauty, Music, dan Lifestyle
-
Simposium Khatulistiwa 2026 Refleksikan Etik Perawatan dalam Praktik Kuratorial Melalui Niti Rumat
-
Pembukaan Sawit Dicap Pemicu Karhutla, Lahan Terlantar Diklaim Justru Jadi Ancaman
-
Pungli Parkir Terus Berulang, Kabupaten/Kota Jogja Didesak Tak Sekadar Buat Aturan