SuaraJogja.id - Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono menilik proyek pembangunan ICU tambahan di RSUP Dr Sardjito. Basuki menargetkan pembangunan tambahan ICU tersebut akan selesai dalam lima hari ke depan.
"Di sini [Sardjito] akan dibangun minimal 65 bed untuk ICU. Jadi sebanyak 65 tempat tidur dengan fasilitas ICU. Lima hari ini akan selesai, sekarang tanggal 27 Juli, mudah-mudahan tanggal 2 Agustus sudah segera dapat kita selesaikan," kata Basuki kepada awak media di sela-sela peninjauan di RSUP Dr Sardjito, Selasa (27/7/2021).
Basuki mengatakan nantinya alat-alat kesehatan yang akan digunakan dalam ruang ICU baru milik Sardjito tersebut diberikan langsung oleh Kementerian Kesehatan.
Berdasarkan rencana, alat-alat kesehatan itu akan mulai dikirim dan masuk ke RSUP Dr Sardjito pada tanggal 30 Juli mendatang.
"Alkesnya nanti dari Menteri Kesehatan akan masuk tanggal 30 Juli, sehingga insyaallah 2 hari setelah itu, setidaknya tanggal 5 Agustus sudah bisa kita manfaatkan, dioperasikan," ungkapnya.
Diharapkan Basuki, tambahan sebanyak 65 tempat tidur ICU di RSUP Dr Sardjito ini dapat mencukupi kebutuhan bagi masyarakat yang membutuhkan. Sehingga bukan hanya akan bisa dimanfaatkan untuk warga Kota Yogyakarta saja melainkan masyarakat dari kabupaten dan kota sekitarnya.
"Saya mendengar di Jogya ini kebutuhannya minimalnya 200 tempat tidur ICU dan yang tersedia sekitar 150 ICU. Jadi kita tambahkan ini mudah-mudahan bisa menambahkan fasilitas ICU untuk Yogyakarta Raya [Provinsi DIY]," ujarnya.
Sementara itu, Direktur Utama RSUP Dr Sardjito dr Eniarti mengatakan, saat ini RSUP Dr Sardjito memang tengah mempersiapkan penambahan tempat tidur. Penambahan tempat tidur itu nantinya berasal dari ruangan ICU yang akan segera diselesaikan pembangunannya.
"Ini digunakan untuk ruangan intensif care. Jadi untuk ICU tadikan dari Pak Menteri [PUPR] sudah menyampaikan, ini dimanfaatkan untuk masyarakat Yogyakarta Raya, istilahnya tadi seperti itu. Jadi untuk masyarakat yang membutuhkan tempat perawatan intensive care," kata Eniarti.
Baca Juga: RSKL Covid-19 di Bambanglipuro Bantul Bakal Tambah Tempat Tidur, Segini Jumlahnya
Eniarti menjelaskan, saat ini RSUP Dr Sardjito sendiri memiliki sekitar 100 tempat tidur ICU. Dengan tambahan sekitar 65 tempat tidur tersebut, maka Sardjito akan memiliki lebih kurang 165 tempat tidur ICU untuk perawatan pasien Covid-19.
Ditambahkan Eniarti bahwa dari 65 tempat tidur ICU baru tersebut juga akan dibagi menjadi ruangan hemodialisis atau cuci darah bagi pasien Covid-19.
"Jadi dengan penambahan ini akan menjadi sekitar 165. Dimana yang 65 [tempat tidur] ini ada dua untuk ruangan hemodialisa. Jadi untuk pasien Covid-19 yang cuci darah, kan banyak juga saudara kita yang terpapar Covid-19 tapi harus cuci darah yang saat sekarang kan memang sulit untuk mendapatkan pelayanan tersebut," ungkapnya.
Berita Terkait
-
RSKL Covid-19 di Bambanglipuro Bantul Bakal Tambah Tempat Tidur, Segini Jumlahnya
-
Menteri PUPR Tinjau Rumah Sakit Khusus Lapangan Covid-19 di Bantul: Permintaan Sinuhun
-
Terlibat Penjualan Tempat Tidur ICU Pasien Corona, 9 Orang Ditangkap
-
RS Sardjito Sarankan Tanaman Herbal untuk Pasien Isoman, Ada yang Bisa Cegah Badai Sitokin
-
Balita Ini Koma karena Tertular Covid-19 dan Oksigen Drop hingga 37 Persen
Terpopuler
- Sepeda Dewasa Merek Apa yang Murah dan Awet? Ini 5 Pilihan Terbaik untuk Harian
- 7 Pilihan Lipstik yang Awet 12 Jam, Anti Pudar Terkena Air dan Minyak
- Begini Respons Kopassus Usai Beredar Isu Orang Istana Digampar Pangkopassus
- 5 Parfum Indomaret dengan Wangi Segar Tahan Lama, Cocok Dipakai saat Cuaca Panas
- 12 Promo Makanan Hari Kartini 2026, Diskon Melimpah untuk Rayakan Momen Spesial
Pilihan
-
Rugikan Negara Rp285 T, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Alfian Nasution Dituntut 14 Tahun Bui
-
Terungkap Jalur Gelap 10 Ton Pupuk Subsidi di Sumsel, Dijual ke Pihak Tak Berhak
-
Garap Kasus Haji, KPK Panggil Ustaz Khalid Basalamah Hari Ini
-
Merantau ke Kota Kecil, Danu Tetap Sulit Cari Kerja: Sampai Melamar Pawang Satwa
-
Purbaya Copot Febrio dan Luky dari Dirjen Kemenkeu
Terkini
-
OJK DIY Tegaskan Teror Order Pinjol Fiktif Ambulans Masuk Unsur Penipuan, Minta Korban Lapor Polisi
-
BRI Resmikan Money Changer di PLBN Motaain, Perkuat Kedaulatan Rupiah di Perbatasan
-
Migrasi Nonsubsidi, Pengecer di Jogja Mulai Khawatir: Harga Naik dan Stok Gas Melon Menipis
-
Ternyata Tak Cuma Ambulans, Damkar Sleman Turut Jadi Korban Order Fiktif Pinjol
-
Majelis Hakim Tunda Vonis Eks Bupati Sleman Sri Purnomo, Ini Penyebabnya