SuaraJogja.id - Seorang perempuan ditemukan tergeletak di pinggir jalan dalam kondisi tak sadarkan diri.
Fotonya pun disebarkan ke media sosial, salah satunya oleh akun Twitter @merapi_uncover, Senin (26/7/2021).
Pada foto terlihat, perempuan itu mengenakan atasan merah dan celana panjang biru serta kaus kaki dan sepatu sandal. Di atas lututnya, ada helm hitam.
Menurut keterangan yang disertakan dalam unggahan itu, perempuan tersebut ditinggalkan sendirian oleh temannya di lokasi ia ditemukan.
"Tolong nek ninggalke kancane ra waton [kalau meninggal temannya enggak ngasal]. Kondisi perempuan ini tidak sadarkah diri. Ditinggalkan temannya, dan langsung pergi. Identitas perempuan tidak ada.
Lokasi Jalan Prof. Herman Yohanes No. 1060 Yogyakarta
|@cakkadull," kicau @merapi_uncover.
Pada cuitan selanjutnya, @merapi_uncover mengabarkan bahwa identitas perempuan itu telah ditemukan.
Korban berinisial TW, dengan alamat di Pedukuhan Karang, Kalurahan Nglegi, Kapanewon Pathuk, Kabupaten Gunungkidul.
Selain itu, penemuan korban sudah dilaporkan ke pihak kepolisian, tetapi belum ada keterangan lebih lanjut terkait kejadian ini.
Warganet yang menyimak utas soal perempuan dibiarkan tergeletak di jalan itu pun prihatin sekaligus kesal.
Baca Juga: Penjelasan soal Viralnya Jenazah Pasien Covid-19 Dibiarkan di Pinggir Jalan
"Aihh.. Kancane sopo ki [temennya siapa ini]? Jahat lah," komentar @tit***.
"Ramutu tenan mesakke [enggak mutu banget kasihan] hee:(" tambah @ija***.
"Kobam opo [mabok atau] di obat tidur... cek cctv sekitar mbok menowo kepantau [barangkali terpantau]," tulis @Fer***.
BACA UTAS SELENGKAPNYA DI SINI.
Berita Terkait
-
Penjelasan soal Viralnya Jenazah Pasien Covid-19 Dibiarkan di Pinggir Jalan
-
Tanggulangi Kelangkaan, 3 Generator Oksigen Siap Dibangun di DIY
-
The Journey Hotel, Penginapan Trendi untuk Singgah Setelah Perjalanan
-
PPKM Dilonggarkan, DPUPKP Jogja Tetap Padamkan PJU di Malioboro
-
Akademisi PSHK UII: Dalam UU Tak Dikenal PPKM, Kembalikan ke UU Kekarantinaan Kesehatan
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Cerita Eks Real Madrid Masuk Islam di Ramadan 2026, Langsung Bersimpuh ke Baitullah
- Sosok Arya Iwantoro Suami Dwi Sasetyaningtyas, Alumni LPDP Diduga Langgar Aturan Pengabdian
- Menkop Ferry Minta Alfamart dan Indomaret Stop Ekspansi Karena Mengancam Koperasi Merah Putih
Pilihan
-
SBY Sentil Doktrin Perang RI: Kalau Serangan Udara Hancurkan Jakarta, Bagaimana Hayo?
-
Kasus Pembakaran Tenda Polda DIY: Perdana Arie Divonis 5 Bulan, Hakim Perintahkan Bebas
-
Bikin APBD Loyo! Anak Buah Purbaya Minta Pemerintah Daerah Stop Kenaikan TPP ASN
-
22 Tanya Jawab Penjelasan Pemerintah soal Deal Dagang RI-AS: Tarif, Baju Bekas, hingga Miras
-
Zinedine Zidane Comeback! Sepakat Latih Timnas Prancis Usai Piala Dunia 2026
Terkini
-
Dishub Kota Yogyakarta Ingatkan Pasar Ramadan Tetap Prioritaskan Fungsi Jalan
-
Donny Warmerdam Dipastikan Masuk DSP PSIM Yogyakarta saat Hadapi Bali United
-
Warga Jogja War Penukaran Uang Baru, Rela Antre Online demi THR Lebaran
-
Diskresi atau Pidana? Saksi Ahli Buka Fakta Baru di Kasus Hibah Pariwisata Sleman
-
Waspada Link Undangan Palsu, APK Berbahaya Curi OTP dan Data