Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan (Dinkes) Sleman Novita Krisnaeni - (SuaraJogja.id/Hiskia Andika)
"Banyak yang tidak sabar, komplen ke dinas kok tidak segera dilayani. Sudah saya sampaikan bahwa vaksinnya itu datangnya itu di-icrit-icrit gitu, tidak langsung bruk. Misalnya langsung 800 ribu itu tidak seperti itu karena kita kan juga harus berbagai dengan kabupaten lain, provinsi yang lain," tandasnya.
Novita berharap target 70 persen warga Sleman yang sudah tervaksin Covid-19 di akhir tahun atau pada bulan Desember mendatang akan tercapai. Namun hingga saat ini sendiri setidaknya baru mencapai 37 persen warga yang sudah tervaksin.
"Mereka bagian salah satu tujuan kita agar munuju herd immunity yang 70 persen, mudah-mudahan segera tercapai. Ya [targetnya] Desember," pungkasnya.
Berita Terkait
-
Vaksin Covid-19 di Medan Tinggal 9 Ribu, Bobby Nasution: 1 Hari Habis
-
Soal Dana Kontribusi Vaksin Rp35 Ribu, Kadin DIY Bantah Tarik Langsung ke Pekerja
-
Lampung dan Beberapa Daerah Kehabisan Stok Vaksin Covid-19, Ini Kata Kemenkes
-
Banyak Daerah Ngeluh Kehabisan Stok Vaksin Covid-19, Begini Jawaban Kemenkes
-
Stok Vaksin Covid-19 Menipis di Aceh, 6 Puskesmas Mulai Kosong
Terpopuler
- 50 Orang Berambut Cepak 'Serbu' Polda Metro Jaya: 'Mau Ambil Saksi Kasus Jampidsus'
- Jampidsus Febrie Adriansyah Tengah Disorot Publik, Keberadaannya Masih Misterius
- Mencekam! 50 Pria diduga Tentara Datangi Polda Metro Jaya Usai Penggeledahan Rumah Febrie Adriansyah
- Surat Edaran Rahasia Kejagung Bocor, Jaksa Diminta Waspada dan Dilarang Berkomentar soal Perkara
- Rumah Jampidsus Febrie Adriansyah Dijaga Ketat Tentara Usai Polisi Geledah Kafe deClan Signature
Pilihan
-
BREAKING NEWS: Penyidik Geledah Ruko di Cipete terkait 3 Perkara Korupsi
-
BREAKING NEWS! KPK Dikabarkan OTT Bupati Sukoharjo dan Sejumlah Orang
-
Jampidsus Febrie Adriansyah Tengah Disorot Publik, Keberadaannya Masih Misterius
-
Mobil Dinas TNI Tabrak Tiang Rambu di Depan DPR, Polisi Duga Pengemudi Microsleep
-
Bantah Isu TNI 'Serbu' Polda Metro Usai Ramai Kasus Jampidsus, Kapuspen: Waspada Provokator!
Terkini
-
Kemenpar Dorong Penerbangan Langsung India-YIA, Bidik Kenaikan Wisatawan ke Yogyakarta
-
Anggaran MBG Dipangkas Rp94 Triliun, Bagaimana Nasib Ratusan SPPG di Jogja?
-
Promo Kredit Kendaraan Berbunga 1,80% Meriahkan BRI KKB Expo 2026 di 131 Lokasi
-
8.000 Orang Lepas Status WNI dalam Lima Tahun, Indonesia Terancam Kehilangan SDM Berkualitas
-
Akademisi: Publik Berhak Menagih Kinerja jika Gaji Kepala Daerah Naik