Scroll untuk membaca artikel
Galih Priatmojo | Hiskia Andika Weadcaksana
Rabu, 28 Juli 2021 | 17:54 WIB
Jip Kaliurang Adventure - (SUARA kontributor/Uli Febriarni)

Dardiri menjelaskan memang seharusnya mobil-mobil jip itu mendapatkan perawatan dalam hal ini servis kendaraan. Namun tidak adanya pemasukan untuk biaya operasional membuat para pengemudi jip harus berpikir ulang.

"Tidak setiap hari [perawatan jipnya]. Ya misalnya mangkrak kalau dirawat sama aja mengeluarkan biaya, lebih baik digunakan untuk bertahan hidup," sebutnya.

Pihaknya memilih untuk menunggu hingga PPKM selesai dan tidak diperpanjang lagi. Sebelumnya akhirnya mulai membenahi armada jipnya.

Pembenahan armada jip itu sebagai persiapan juga jika seandainya destinasi wisata dapat kembali beroperasi kembali.

Baca Juga: 23 Kali Guguran Lava Merapi Dimuntahkan Dalam 24 Jam Terakhir, Jarak Terjauh 2 Km

"Mungkin sesudah PPKM tidak diperpanjang lagi nanti dibenahi lagi. Untuk mempersiapkan seadainya PPKM tidak diperpanjang lagi ya kita siapkan armadanya," ujarnya.

Menurut Dardiri, pembenahan armada jip perlu dilakukan secara menyeluruh. Selain untuk kenyamanan para penumpang juga dari sisi keamanan ketika digunakan kembali.

"Ya kita harus servis semuanya, sebelum kita jalan nanti kita servis lagi. Semuanya kayak aki, ban, oli dan lainnya. Itu otomatis dengan sendirinya sebelum kita nanti jalan otomatis kesiapan dan persiapan harus kita utamakan. Tapi kan untuk membenahi mendingan dipakai biaya hidup dulu," katanya.

Alih profesi hingga jual jip

Dardiri tidak memungkiri ada sejumlah pengemudi yang sudah sanggup bertahan di tengah kondisi sekarang ini. Pilihannya hanya ada dua, yaitu akan beralih profesi sementara atau menjual kendaraan jipnya.

Baca Juga: Gunung Merapi Kembali Muntahkan Awan Panas Guguran, Jarak Luncur Capai 2,5 Kilometer

"Ya banyak yang dijual sebenernya. Alih profesi juga ada, kalau ngga ya jual mobilnya untuk bertahan hidup," ungkapnya.

Load More