SuaraJogja.id - Sebuah akun TikTok menuai kecaman setelah memberikan narasi bahwa ada bendera komunis dibawa sebuah helikopter.
Dikutip dari akun @infokomando, sebuah akun TikTok yang belakangan diketahui telah diblokir mengunggah sebuah sebuah video mengenai helikopter yang membawa bendera raksasa berwarna merah.
Dalam narasinya, si perekam video itu mempertanyakan mengapa bendera merah yang dianggapnya sebagai bendera china itu dibawa oleh helikopter. Belakangan ia juga menyebut bahwa bendera itu bendera komunis.
"Nie maksudnya apa nie ada bendera china ada bendera china dibawa ditarik helikopter ada bendera komunis, bendera komunis dibawa helikopter," tulisnya.
Video singkat tersebut pun segera ramai ditanggapi netizen. Tak sedikit yang mengecam si pembuat video tersebut yang disebut tak memahami bendera yang dibawa helikopter tersebut.
"Pas pelajaran bendera negara bolos kayanya min," tulis niko*****
"matanya udah dibutakan dengan kebencian," kata raf*****
"katarak sejak dini," ucap rind*****
"ketangkep ente minta maaf nangis-nangis gob**," kata wil****
Baca Juga: Pengorbanan Emak Setrika Seragam Anak saat Mati Lampu, Malah Dikira Sedang Ritual
"Wah ini pasti barisan sakit hati atas penurunan banner," kata mas****
"Sikat ndan orang kaya gini mah bikin rusuh doang," kata er****
"mata dan otaknya sudah tidak ditempatnya," tulis ini****
Dikutip dalam video sebelumnya yang diunggah akun @infokomando, diketahui helikopter yang terbang membawa bendera berwarna dominan merah itu merupakan helikopter milik TNI yang tengah berlatih untuk mempersiapkan puncak kegiatan HUT RI ke-76.
Bendera raksasa berwarna dominan merah yang dibawa helikopter tersebut merupakan bendera yang mencantumkan lambang-lambang kesatuan TNI.
"Sejak kemarin Senin 2 Agustus 2021, sejumlah helikopter TNI AU telah melaksanakan latihan terbang di Lanud Atang Sendjaja Bogor. Latihan ini akan berlangsung selama 5 hari ke depan. Pada latihan ini pesawat-pesawat helikopter TNI AU terbang dengan membawa bendera ukuran raksasa yang mencantumkan lambang-lambang kesatuan TNI dengan latar kain berwarna merah," tulis keterangan video tersebut.
Berita Terkait
-
Viral Pedagang Kaca Punya Teriakan Unik saat Jualan, Aksinya Datangkan Rezeki Tak Terduga
-
Viral Cewek Memohon Dinikahi Usai Gagal Nikah: Gara-gara Rumahku Kayak Kandang Ayam
-
Suami Protes Beri Istri Uang Rp 50 Ribu Seminggu Tapi Hanya Dimasakin Udang
-
Pengantin Pria Harus Isoman Covid-19, Acara Pernikahan Terpaksa Digelar Virtual
-
Viral Rekaman Perkelahian Antar Gadis Remaja di Tanah Merah Depok
Terpopuler
- Honor X7d Resmi Meluncur di Indonesia, HP Tangguh 512GB, Baterai Awet 6500mAh, Harga Rp4 Jutaan
- 7 Parfum Tahan Lama di Indomaret, Wangi Mewah tapi Harga Ramah
- Anggota DPR Habiburokhman sampai Turun Tangan Komentari Kasus Erin Taulany vs eks ART
- 5 Cushion Anti Longsor 24 Jam, Makeup Tahan Lama Meski Cuaca Panas
- 8 Sepatu Skechers yang Diskon di MAPCLUB, Bisa Hemat hingga Rp700 Ribu
Pilihan
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
-
'Desa Nggak Pakai Dolar' Prabowo Dikritik: Realita Pahit di Dapur Rakyat Saat Rupiah Tembus Rp17.600
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
Terkini
-
Jogja Darurat Pendidikan: 5.023 Anak Putus Sekolah, Nasib Guru Honorer di Ujung Tanduk
-
Rupiah Tembus Rp17.600, Aisyiyah: Pernyataan Prabowo 'Desa Tak Butuh Dolar' Cederai Rakyat
-
Polisi Sebut Kasus Tewasnya Pelajar di Kawasan Kridosono Bukan Klitih, Tapi Perselisihan Antar Geng?
-
Update Kasus Daycare Little Aresha, Polresta Jogja Siapkan Pelimpahan 13 Tersangka ke Kejaksaan
-
Dinilai Terlalu Berbelit, Trah Sri Sultan HB II Ajukan Uji Materi UU Nomor 20 Tahun 2009 ke MK