SuaraJogja.id - Terduga pelaku penganiayaan dengan senjata tajam (sajam) berinisial PR di timur Mandala Krida, Kota Jogja masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO). Pria 20 tahun tersebut diprediksi masih berada di wilayah Kota Jogja.
"Hingga saat ini keberadaannya belum ditemukan. Setelah kejadian itu kami cari, namun belum menunjukkan hasil. Sehingga sudah masuk DPO," terang Kapolsek Umbulharjo, Kompol Achmad Setyo Budiantoro dihubungi wartawan, Selasa (10/8/2021).
Ia menjelaskan bahwa pelaku masih berstatus mahasiswa di salah satu Sekolah Tinggi Pariwisata di Jogja. Terduga pelaku merupakan warga asal Palembang.
"Informasi yang kami dapat masih menempuh pendidikan di Jogja. Tempat tinggal atau indekos saat ini tidak jauh dari stadion Mandala Krida," kata dia.
Disinggung apakah terduga pelaku sudah keluar dari wilayah DI Yogayakarta, Setyo tak bisa memastikan. Pihaknya hanya memprediksi bahwa pelaku masih ada di wilayah Jogja.
"Insyaallah masih di wilayah Jogja. Jadi kami juga meminta agar pelaku segera menyerahkan diri," kata Setyo.
PR diduga melukai rekannya sendiri berinisial F (24) saat bertemu di timur Stadion Mandala Krida, Minggu (8/8/2021) pukul 22.30 wib. Dari penelusuran polisi, kejadian tersebut disebabkan karena hutang piutang.
"Terduga pelaku pernah meminjamkan uang Rp900 ribu ke korban. Lalu terduga pelaku meminta kembali dan membuat janji bertemu di sekitar Stadion Mandala Krida," ujar Setyo.
Pertemuan tersebut berubah penganiayaan ketika korban ingin memberi penjelasan. PR langsung melayangkan sajam berupa pedang dan melukai tangan kanan korban.
Baca Juga: Sentil Anies, Denny Siregar Ungkit Pertumbuhan Ekonomi DKI Jakarta Kalah dari Jogja
"Karena berusaha menangkis, tangan korban terluka. Korban juga menghindar dari kejaran terduga pelaku dan dibantu temannya ke RS Hidayatullah untuk perawatan," ujar dia.
Hingga kini, kata Setyo korban masih menjalani perawatan di rumah sakit. Kepolisian juga masih memburu PR untuk dimintai keterangan dan pemeriksaan.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Lirik Lagu 'MBG Mas Bahlil Ganteng' yang Viral, Lengkap Asal Usulnya
- 7 HP Midrange Serasa Flagship 2026: Spesifikasi Premium dan Performa Juara
- 5 HP Realme RAM 12 GB dan Kamera Jernih Paling Murah Mulai Rp2 Jutaan
- 4 Sepatu Nike Tanpa Tali Serbaguna: Nyaman untuk Olahraga, Praktis buat Jalan Santai
- 5 Rekomendasi Lipstik Anti Luntur Saat Dipakai Makan Gorengan
Pilihan
-
Bos Nvidia Serobot Antrean Jagung Bakar dengan Traktir Semua Pembeli, Egois atau Dermawan?
-
BREAKING NEWS! Persija Resmi Tidak Perpanjang Kontrak Mauricio Souza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer: Hukum Mati Saja Saya!
-
Staf Ahli Gubernur Kaltim Bawa-Bawa Status 'Cucu Nabi' demi Redam Demo Massa
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
Terkini
-
Ibadah GMS di Bantul Dibubarkan Ormas, Polisi Turun Tangan, Begini Hasil Mediasinya
-
Penjualan Hewan Kurban Turun 10 Persen, Pedagang Pusing Harga Pakan Naik Jelang Idul Adha
-
Dugaan Korupsi Tiga Mantan Pengurus BUKP Tempel Sleman, Negara Rugi Rp2,1 Miliar
-
Siap Lari di Mandiri Jogja Marathon 2026? Marriott Yogyakarta Hadirkan Paket Race & Rest Bagi Pelari
-
Jalan Damai 57 Biksu Tembus Panas dan Luka, Yogyakarta Jadi Titik Istimewa Menuju Borobudur