SuaraJogja.id - Pandemi Covid-19 yang belum usai membuat perkuliahan masih harus dilaksanakan secara virtual. Mahasiswa baru (maba) dari berbagai daerah belum diperkenankan untuk menginjakkan kaki di kampus impiannya.
Merespons keadaan ini cara berbeda dilakukan oleh Fakultas Filsafat Universitas Gadjah Mada (UGM) dalam pelaksanaan Pelatihan Pembelajar Sukses bagi Mahasiswa Baru (PPSMB) tahun ini. PPSMB yang digunakan sebagai perkenalan mahasiswa baru dengan lingkungan kampus dilakukan melalui gim virtual.
Ketua Panitia PPSMB Dialektika Fakultas Filsafat UGM, Muhammad Fashakira Bhagawanta menceritakan pada awalnya ide pembuatan gim itu dari pengakuan banyak maba yang belum pernah sama sekali berkunjung ke Fakultas Filsafat, sehingga mereka tidak tahu seperti apa gedung atau lingkungan kampusnya itu.
"Terus dari situ muncul ide bahwa mungkin kita harus nyari bagaimana caranya maba-maba besok angkatan 2021 bisa ngeliat fakultas ini kayak gimana," kata Fasha saat dihubungi awak media, Rabu (11/8/2021).
Ide awal panitia PPSMB Dialektika ingin membuat semacam virtual exhibiton. Namun, ternyata masih ada sejumlah kendala teknis yang belum sesuai harapan.
Fasha menyampaikan pihaknya sempat berpikir untuk menggunakan semacam permainan Minecraft yang sebelumnya telah digunakan oleh Fakultas Farmasi UGM. Ternyata, permainan jenis Minecraft itu juga miliki beberapa kendala.
"Kendalanya seperti enggak open akses. Misalnya maba itu kalau mau lihat kita di Minecraft harus pakai server yang sama, patch yang sama dan lain sebagainya, sehingga pada akhirnya ah ini ujung-ujungnya bikin kita cuma malah ngerepotin maba bukan gampangin mereka," tuturnya.
Kemudian ide lain muncul dari seorang teman sefakultas lainnya yang bukan berasal dari panitia PPSMB. Dia menyarankan untuk menggunakan Roblox.
"Setelah kita telusuri lebih lanjut tentang Roblox bisa, bahkan sampai close console. Jadi meskipun servernya itu dibuat di komputer, dibuka di hp pun bisa. Nah ini cocok nih, pas yang kita butuhin ini, yang kita cari, yang dibutuhin buat maba-maba," ucapnya.
Baca Juga: Tiga Selter UGM Jadi RS Darurat Covid-19, Terbuka bagi OTG dari Kalangan Umum
Pada awalnya server Roblox itu tercipta atas jasa orang lain. Namun di tengah jalan penciptaan server tersebut mengalami kendala.
Hingga akhirnya, satu teman filsafat yang menyarankan menggunakan Roblox tadi bersedia untuk membantu panitia PPSMB. Dalam hal ini untuk belajar mencari tahu Roblox itu sendiri hingga membuat server Fakultas Filsafat.
"Dia mau belajar, dia mau cari tahu dan akhirnya Fakultas Filsafat di dunia Roblox ini ya bisa sampai kayak sekarang," imbuhnya.
Bisa Naik Motor Keliling Kampus
Lebih lanjut Fasha menjelaskan gim virtual yang digunakan dalam PPSMB Fakultas Filsafat tersebut ada di dalam Roblox. Dalam artian, terdapat satu server khusus di dalam Roblox tersebut khusus untuk Fakultas Filsafat.
"Jadi gimnya itu, Fakultas Filsafat kita buat satu server khusus dari dalam Roblox-nya dari dalam gimnya. Nanti gimnya itu menyediakan ada builder-nya. Jadi orang-orang yang membangun dunia di dalam server itu," terangnya.
Berita Terkait
-
Tiga Selter UGM Jadi RS Darurat Covid-19, Terbuka bagi OTG dari Kalangan Umum
-
Peneliti Pukat UGM Heran dengan KPK yang Balik Tuding Ombudsman RI Lakukan Maladministrasi
-
Viral ABG Asyik Joget di Lampu Merah, Ekspresi Sebelum dan Sesudah Eksekusi Disorot
-
Viral Raja Inggris Kuliah di Universitas Siliwangi, Diperkenalkan Rektor di Sidang Terbuka
-
Top 5 SuaraJogja: Kiai Wafat Usai Baca Dua Kalimat Syahadat, Mobil Sultan Jogja Disoroti
Terpopuler
- LHKPN Tembus Rp7,2 Miliar, Kendaraan Plt Jampidsus Rudi Margono Cuma Motor Honda Seharga Rp5 Juta
- HP Murah Tapi Bagus HP Apa? Ini 9 Rekomendasi Terbaik Mulai Rp1 Jutaan
- 5 Sepatu Kanky Warna Putih Mulai Rp160 Ribuan, Nyaman dan Stylish
- 5 HP Murah dengan NFC Harga Rp1 Jutaan untuk Multitasking dan Transaksi Cashless Lancar
- Tan Kian Orang Terkaya ke Berapa di Indonesia?
Pilihan
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
-
Ada Ancaman Teror Bom, Seluruh Siswa dan Guru SDN 15 Srengseh Sawah Dipulangkan
-
Hari Pertama Sekolah Mencekam! SDN Srengseng Sawah 15 Diteror Bom, Gegana dan Densus 88 Turun Tangan
Terkini
-
Pameran PASSAGE: Jembatan Seniman Yogyakarta Menuju Panggung Prancis
-
Ketika SD Negeri di Jogja Kekurangan Murid, Guru Patungan demi Tetap Bisa Bermimpi
-
Haedar Nashir: Tak Ada Kompromi bagi Pelaku Pelecehan Seksual di Kampus Muhammadiyah
-
Skandal Korupsi Beruntun, Muhammadiyah Desak Presiden Pimpin Perang Total, Tak Sekedar Ceramah
-
Diduga Jadi Korban Mafia Tanah, Warga Sleman Kaget Sertifikat Beralih Nama dan Jadi Agunan Bank