Hingga akhirnya, satu teman filsafat yang menyarankan menggunakan Roblox tadi bersedia untuk membantu panitia PPSMB. Dalam hal ini untuk belajar mencari tahu Roblox itu sendiri hingga membuat server Fakultas Filsafat.
"Dia mau belajar, dia mau cari tahu dan akhirnya Fakultas Filsafat di dunia Roblox ini ya bisa sampai kayak sekarang," imbuhnya.
Bisa Naik Motor Keliling Kampus
Lebih lanjut Fasha menjelaskan gim virtual yang digunakan dalam PPSMB Fakultas Filsafat tersebut ada di dalam Roblox. Dalam artian, terdapat satu server khusus di dalam Roblox tersebut khusus untuk Fakultas Filsafat.
Baca Juga: Tiga Selter UGM Jadi RS Darurat Covid-19, Terbuka bagi OTG dari Kalangan Umum
"Jadi gimnya itu, Fakultas Filsafat kita buat satu server khusus dari dalam Roblox-nya dari dalam gimnya. Nanti gimnya itu menyediakan ada builder-nya. Jadi orang-orang yang membangun dunia di dalam server itu," terangnya.
Dari satu orang yang bertugas sebagai builder atau membangun Fakultas Filsafat di dunia Roblox itu, terciptalah peta kasar yang lantas dirapikan serta diperindah lagi.
Gim itu sendiri ber-genre RPG (role-playing game). Ketika server akhirnya bisa terbentuk maka maba yang masuk ke server Fakultas Filsafat UGM di Roblox dapat berkeliling kampus.
"Jadi di dalam server itu kita bisa jalan-jalan, naik motor, bisa naik mobil. Pokoknya keliling-keliling Fakultas Filsafat ya. Cuma bedanya yang kita fokusin untuk Fakultas Filsafat itu cuma gedung dimana maba-maba itu nanti berkuliah yaitu di Gedung A dan B," ujarnya.
Dengan begitu, lanjut Fasha, peta yang dibuat di server itu hanya meliputi area Gedung Letter U milik Fakultas Filsafat UGM. Dengan beberapa peta tambahan untuk menarik lebih banyak pengunjung di luar peta kampus itu.
Baca Juga: Peneliti Pukat UGM Heran dengan KPK yang Balik Tuding Ombudsman RI Lakukan Maladministrasi
"Lebih mirip Minecraft, cuma gim ini lebih jadul dibanding Minecraft setahu saya. Jadi agak jarang juga yang tahu," sebutnya.
Berita Terkait
-
Kritik Keterlibatan Ketua KPK di Danantara, PUKAT UGM: kalau Terjadi Korupsi Mau Bagaimana?
-
Pendaftaran UTBK Ditutup, Peserta Diminta Cek Kembali Lokasi Ujian dan Syarat Pembayaran
-
Ramai Soal Ijazah Jokowi, Dokter Tifa Merasa Janggal : Ijazah Keluar Duluan Baru Skripsi?
-
Hasan Nasbi Beri Saran Teror Kepala Babi ke Tempo Dimasak, Dosen UGM: Pejabat Begini Menyedihkan
-
UGM Klarifikasi Tuduhan Ijazah Palsu Jokowi Gegara Times New Roman, Publik Makin Curiga
Terpopuler
- Kode Redeem FF SG2 Gurun Pasir yang Aktif, Langsung Klaim Sekarang Hadiahnya
- Pemain Keturunan Indonesia Statusnya Berubah Jadi WNI, Miliki Prestasi Mentereng
- Pemain Keturunan Indonesia Bikin Malu Raksasa Liga Jepang, Bakal Dipanggil Kluivert?
- Jika Lolos Babak Keempat, Timnas Indonesia Tak Bisa Jadi Tuan Rumah
- Ryan Flamingo Kasih Kode Keras Gabung Timnas Indonesia
Pilihan
-
Masjid Agung Sleman: Pusat Ibadah, Kajian, dan Kemakmuran Umat
-
Ranking FIFA Terbaru: Timnas Indonesia Meroket, Malaysia Semakin Ketinggalan
-
Duel Kevin Diks vs Laurin Ulrich, Pemain Keturunan Indonesia di Bundesliga
-
Daftar Lengkap 180 Negara Perang Dagang Trump, Indonesia Kena Tarif 32 Persen
-
Detik-detik Jose Mourinho Remas Hidung Pelatih Galatasaray: Tito Vilanova Jilid II
Terkini
-
Kilas DIY: Bocah Jabar Nekat Curi Motor di Bantul hingga Penemuan Mayat di Sungai Progo
-
Jalur Selatan Alami Lonjakan, Polres Kulon Progo Lakukan Buka Tutup Jalur Utama
-
Okupansi Hotel Anjlok 20 Persen di Momen Lebaran, Permintaan Relaksasi PHRI Tak Digubris Pemerintah
-
Gembira Loka Zoo Hadirkan Zona Cakar, Pengalaman Baru untuk Pengunjung Berjalan Bersama Satwa Buas
-
Mudik ke Jogja? BPBD Ingatkan Potensi Bencana Alam: Pantai Selatan Paling Rawan