SuaraJogja.id - Warganet dibuat tertawa oleh sebuah rekaman kuliah daring di Institut Seni Indonesia (ISI) Yogyakarta.
Video kuliah daring itu viral setelah diunggah ke TikTok oleh akun @litelvin, Rabu (11/8/2021). Bahkan hingga Kamis (12/8/2021) siang, sudah ada sekitar 1,5 juta penonton video tersebut.
Terlihat di awal video, koreografer sekaligus pengajar ISI Jogja Martinus Miroto tertawa sambil batuk-batuk.
Rupanya, pengajar seni tari itu sedang mengajak sejumlah mahasiswa Fakultas Seni Pertunjukan ISI Jogja itu untuk latihan tertawa.
"Waktu kuliah pagi, dosen kami ngajak buat pemanasan dengan metode latihan ketawak," tulis @litelvin di videonya.
Setelah sang dosen, tiba giliran mahasiswa "praktik" ketawa. Tampak seorang mahasiswi dengan tindikan di bibir dan hidung ragu dan bertanya, "Langsung, Pak?"
Sempat tertawa sambil menutup rapat mulut, ia kemudian membuka lebar mulutnya dan menutupnya dengan tangan.
"Nggih [iya], Pak, sampun [sudah]," ucap dia di akhir.
Satu per satu mahasiswa lainnya pun diminta menunjukkan latihan tertawa mereka. Salah satunya seorang pria gondrong berkacamata, yang oleh pengunggah video dilabeli "Ketawak psikopat".
Baca Juga: Pelaku Perampasan Pakai Sajam di ISI Jogja Ditangkap, Sengaja Cari Mangsa di Kampus
Kemudian, bermunculanlah berbagai macam gaya tertawa mahasiswa yang diberi label kocak oleh @litelvin, mulai dari ketawak pelit, ketawa extra pelit, ketawak super maksa, hingga ketawak casting kunti.
Terdengar pula tawa serta berbagai celetukan dari sosok di balik kamera ketika menonton para mahasiswa ISI Jogja itu bergantian latihan ketawa.
Bahkan, banyak warganet yang menyaksikan video itu di TikTok mengaku ikut tertawa. Mereka mengatakan, tawa dosen dan mahasiswa ISI Jogja itu menular.
"Gue kira dosennya batuk," komentar @pii***.
"Sepanjang nonton video ini gua bengek astaghfirullah," ungkap @nan***.
"Nular banget ketawanya plis capek," tambah @psj***.
Berita Terkait
Terpopuler
- Lipstik Merek Apa yang Tahan Lama? 5 Produk Lokal Ini Anti Luntur Seharian
- Malaysia Tegur Keras Menkeu Purbaya: Selat Malaka Bukan Hanya Milik Indonesia!
- Dexlite Mahal, 5 Pilihan Mobil Diesel Lawas yang Masih Aman Minum Biosolar
- Awas! Jakarta Gelap Gulita Besok Malam, Cek Daftar Lokasi Pemadaman Lampunya
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
Pilihan
-
Jadi Tersangka Pelecehan Santri, Benarkah Syekh Ahmad Al Misry Sudah Ditahan di Mesir?
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
-
Rugikan Negara Rp285 T, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Alfian Nasution Dituntut 14 Tahun Bui
Terkini
-
Izin Bodong! Daycare Little Aresha Jogja Ternyata Tak Berizin, 53 Anak Jadi Korban Kekerasan
-
Satu Kamar Diisi 20 Anak! Polresta Jogja Bongkar Praktik Tak Manusiawi di Daycare Umbulharjo
-
BRILink Agen Mekaar Bertransformasi Jadi Motor Ekonomi dan Lifestyle Micro Provider
-
Berawal dari Ijazah Ditahan, Eks Karyawan Bongkar Dugaan Kekerasan Anak di Daycare Little Aresha
-
Bukan Sekadar Luka, Video Buktikan Anak-anak di Daycare Little Aresha Diikat Tanpa Baju