SuaraJogja.id - Nasib apes dialami warga Karang Bendo, Kapanewon Banguntapan, Kabupaten Bantul bernama Ribut Sudarmanto. Pria 54 tahun tersebut kehilangan uang senilai Rp62,5 juta seusai menarik uang di ATM salah satu bank di Jalan Karanglo, Kemantren Kotagede, Kota Yogyakarta.
Kasat Reskrim Polresta Yogyakarta, Kompol Riko Sanjaya menjelaskan bahwa peristiwa tersebut terjadi pada 5 Juli 2021 pukul 11.25 wib. Dimana korban sedang menarik uang tunai di salah satu ATM di Jalan Karanglo.
"Korban ini mengambil uang di dalam ATM. Setelah bertransaksi dan uang keluar, korban bingung kartu ATM miliknya malah tidak keluar-keluar," kata Riko dihubungi wartawan, Kamis (12/8/2021).
Pada waktu bersamaan, korban keluar ATM dan bertemu dengan orang lain yang merupakan pelaku berinisial JA (21). Pelaku menanyakan apakah ATM beroperasi dengan baik.
"Bisa tidak pak?, tanya pelaku ini. Korban hanya menjawab bisa keluar uang tapi kartu ATM tertelan. Setelah itu pelaku masuk ke tempat ATM dan memanggil korban lagi," ujar dia.
Pelaku menyebut jika ATM-nya bisa mengeluarkan kartu tapi pelaku minta korban memasukkan pin ATM. Percaya dengan arahan korban, Ribut memasukkan pin namun langsung di cancel.
"Sudah memasukkan pin, tapi tetap tidak keluar (kartu ATM). Korban menekan tombol cancel juga tidak ada pengaruh apa-apa. Selanjutnya dia meninggalkan ATM," kata dia.
Tak beberapa lama, korban mendapat pesan SMS jika ada penarikan uang berturut-turut mencapai Rp62,5 juta dari ATM miliknya. Merasa tak pernah menarik uang sebanyak itu, korban mengecek rekening dan uang di rekeningnya hilang.
"Dari kejadian itu, korban melaporkan ke pihak kepolisian. Selanjutnya kami lakukan penyelidikan dan olah TKP," jelas dia.
Baca Juga: Ingin Vaksin Tapi Aksesnya Sulit, Pemkot Jogja Siapkan Mobil Vaksin ke Rumah Warga
Penyelidikan berbuah hasil saat mengendus tempat JA bermalam di Jogja. Polisi menemukan pelaku sedang berada di salah satu hotel Kemantren Wirobrajan pada 9 Juli 2021.
"Setelah menemukan lokasi pelaku, kami langsung mengamankan dan dari keterangan pelaku, dirinya sudah melakukan tindak pidana pencurian di sebuah Box ATM di wilayah hukum Polresta Yogyakarta," kata dia.
Tak hanya sendiri, JA melancarkan aksinya bersama tiga teman lain. Diantaranya AS, AB dan IZ.
"Namun pelaku AS, AB dan IZ ini belum ditemukan dan masih dalam pengejaran," kata dia.
Para pelaku sengaja melakukan tindakan pencurian itu untuk menguasai harta milik Ribut.
Atas perbuatannya, para pelaku dijerat dengan pasal 363 KUHP tentang Pencurian. Ancaman hukuman penjara maksimal tujuh tahun.
Terpopuler
- Andre Taulany Resmi Nikahi Amanda Rigby, Mantan Istri Erin: Hamil Duluan Kali
- Kiai Sahal Gontor ke Prabowo: Saya Ngomong Agak Tidak Enak, Sorry ye...
- Sah Nikahi Amanda Rigby, Ramalan Lama Hard Gumay Tentang Asmara Andre Taulany Jadi Kenyataan?
- Erin Taulany Klarifikasi Soal Komentar Hamil Duluan: Sumpah Demi Allah Akun Saya Dibajak
- Media Israel Sindir Presiden Prabowo: Setahun Lalu Dukung Kami Sekarang Teriak Free Palestina
Pilihan
-
Tangis Ibrahim al-Madani Saat Pertama Azan di Masjidil Haram, Sang Muazin Tutup Usia di 51 Tahun
-
Merumuskan Kembali Bisnis Media Masa Depan di Local Media Summit 2026
-
KPK OTT Bupati Bolaang Mongondow Utara Sirajudin Lasena
-
KPK Geledah Rumah Mewah Polisi Yayat Sudrajat di Depok, Terkait Kasus Suap Bekasi
-
Silmy Karim Kritik KPK! Bandingkan Nasibnya dengan Nusron Wahid
Terkini
-
Jogja Disesaki Ratusan Kampus, Tapi Tambang Ide Belum Banyak Terserap Masyarakat
-
11 Bangunan Lama Diratakan dengan Tanah, Wajah Stasiun Lempuyangan Mulai Diubah
-
Perkuat Portofolio, BRI Wealth Management Ungkap Strategi Diversifikasi Investasi Syariah
-
Hanung Bramantyo Bawa Sejarah Kelam 1965 Lewat Film Horor Lobang Buaya, Berharap Buka Ruang Diskusi
-
Minta Jatah Makan ke Pedagang Bolosego, Aipda S Ditahan Propam Polresta Yogyakarta