Sebelumnya Kepala Dinas Parisiwata DIY, Singgih Raharjo menuturkan pihaknya belum bisa memberikan data secara lengkap terkait dengan jumlah penerima insentif pada tahun ini. Namun sejumlah bantuan sudah sempat diberikan juga oleh Pemda DIY beberapa waktu lalu salah satunya melalui koperasi.
Lebih lanjut disebutkan Singgih, pihaknya masih terus mengupayakan bantuan bagi pelaku pariwisata non koperasi. Baik dari segi bentuk bantuan, besaran dan sebagainya.
"Nah ini yang non koperasi baru kita upayakan ya. Untuk nanti skema seperti apa, besaran seperti apa, tentu yang kami ingin tuju mempersiapkan mereka untuk membuka kembali seperti dulu," ujar Singgih.
Singgih menuturkan dari sisi Kementerian sendiri juga tengah berupaya untuk segera meluncurkan Bantuan Insentif Pemerintah (BIP). Termasuk dengan hibah pariwisata yang juga akan kembali diberikan tahun ini.
Namun, kata Singgih, bantuan yang diberikan kepada para pelaku pariwisata pun tidak hanya sebatas itu. Sejumlah pelatihan turut digenjot agar bisa membekali mereka bertahan di era digital saat ini.
"Ada juga beberapa pelatihan, baik itu yang sifatnya skill, maupun promosi dalam era digital. Karena sekarang ini digitalisasi di wisata sangat mutlak ya. Agar bisa mengefisienkan dari proses itu sendiri," terangnya.
Berita Terkait
-
Pariwisata Butuh Insentif untuk Bertahan, GIPI DIY: Kita Sama Sekali Tidak Bisa Bergerak
-
Bukit Dermo Akan Jadi Ikon Baru Wisata di Bantul, Ditargetkan Selesai 2023
-
Dinpar DIY Gelar Vaksin Wisata Bagi 2 Ribu Pelaku Pariwisata dan Industri Jasa Keuangan
-
Performa Bisnis Meningkat Drastis di 2021, Ini Sejumlah Peran tiket.com Selama Pandemi
-
Rayakan Ulang Tahun ke-10, Performa Bisnis tiket.com di Quartal 2 2021 Naik Drastis
Terpopuler
Pilihan
-
Balas Rhoma Irama, LMKN Jelaskan Akar Masalah Royalti Musik Dangdut Jadi Rp25 Juta
-
Buat Kaum dengan Upah Pas-pasan, Nabung dan Investasi Adalah Kemewahan
-
Resmi! Liliek Prisbawono Jadi Hakim MK Gantikan Anwar Usman
-
Apartemen Bassura Jadi Markas Vape Narkoba, Wanita Berinisial E Diciduk Bersama Ribuan Barang Bukti!
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
Terkini
-
Standar Global untuk BRImo, BRI Raih Sertifikasi ISO/IEC 25000
-
Babak Baru Kasus Korupsi Dana Hibah Pariwisata Sleman: Jejak Digital Seret Tersangka Baru
-
Ancaman BBM Naik Akibat Perang, Kurir Paket dan Ojol di Yogyakarta Kian Terhimpit
-
UGM-Bank Mandiri Taspen Lanjutkan Kemitraan, Siapkan Talenta Muda dan Literasi Pensiun
-
BRI Umumkan Dividen Rp52,1 Triliun, Didukung Laba Rp56,65 Triliun