SuaraJogja.id - Sejak penetapan PPKM Level 4, kasus Covid-19 mulai mengalami penurunan. Termasuk angka kematian pasien Covid-19 yang isolasi mandiri (isoman) juga turun hingga 50 persen sejak sepekan terakhir.
Kepala Badan Penanggulangan Daerah (BPBD) DIY Biwara Yuswantana di DPRD DIY, Sabtu (14/08/2021), mengungkapkan, dari 1-10 Agustus 2021 lalu tercatat ada sebanyak 120 kasus kematian pasien isoman di DIY. Sedangkan 10-14 Agustus ini sebanyak 44 kasus kematian.
"Ya kami berharap [kasus kematian isoman] di rumah terus turun seiring menurunnya kasus positif dan peningkatan kesembuhan [Covid-19],” paparnya.
Menurut Biwara, sampai saat ini masih ada sekitar 29 ribu pasien Covid-19 di DIY yang isoman di rumah. Diharapkan mereka bisa pindah ke isolasi terpusat (isoter) yang disediakan Pemda DIY untuk meminimalisir kasus kematian.
Di isoter, pasien bisa mendapatkan penanganan kesehatan dari tenaga kesehatan (nakes) yang disediakan Pemda.
Dengan begitu, kesehatan pasien bisa terpantau dengan baik hingga virusnya mati.
Pasien tidak perlu mengkhawatirkan obat-obatan yang dibutuhkan selama berada di isoter. Selain itu gizi permakanan pun dijamin karena setiap hari disediakan.
Biwara menyebutkan saat ini isoter yang dimiliki Pemda maupun di kabupaten/kota terisi sekitar 70 persen pasien Covid-19. Jumlah ini semakin menurun seiring bertambahnya kasus sembuh.
Berdasarkan data Satgas Penanganan Covid-19 DIY, penambahan kasus sembuh pada Sabtu ini mencapai 1.460 kasus. Dengan demikian total kasus sembuh di DIY sudah mencapai 106.142 kasus.
Baca Juga: Kali Pertama Sepanjang Juli-Agustus di Sleman, Nol Pasien Covid-19 Meninggal Saat Isoman
“Kami juga tetap lakukan tracing, testing dan treatment karena itu yang paling utama,” paparnya.
Sementara Ketua Komisi A DPRD DIY Eko Suwanto meminta Pemda meningkatkan pelayanan pasien di isoter.
Dengan demikian, semakin banyak pasien yang sembuh dan mengurangi angka kematian.
"Pemda juga dapat membantu masyarakat yang isoman, dan sudah ada isoter. Isoter ini harapannya didukung tim yang baik juga rumah sakit harus meningkatkan pula pelayanan," paparnya.
Pemda, lanjut Eko juga perlu mempercepat vaksinasi bagi warga DIY, baik bagi dewasa maupun anak. Dengan demikian target kekebalan komunal bisa segera terwujud di DIY.
"Kami minta penanganan Covid, baik pemulihan ekonomi dan perlindungan sosial perlu kita maksimalkan juga,” imbuhnya.
Berita Terkait
-
Kali Pertama Sepanjang Juli-Agustus di Sleman, Nol Pasien Covid-19 Meninggal Saat Isoman
-
Satgas Covid-19 Kabupaten Malang Ajak Pasien Isoman Pindah ke Isoter
-
Anies: Semua Angka Kematian karena Covid-19 Perlu Dicatat dan Dilaporkan
-
Dukung PPKM Level 4, lni Sejumlah Upaya Pemkot Depok Tangani Covid-19
-
Kasus Covid-19 Sempat Melonjak, Angka Kematian di DIY Capai 6.115 Jiwa pada Juli
Terpopuler
- Jejak Pendidikan Noe Letto, Kini Jabat Tenaga Ahli di Dewan Pertahanan Nasional
- 6 Mobil Bekas Keren di Bawah 50 Juta untuk Mahasiswa, Efisien buat Jangka Panjang
- 5 Serum Wardah untuk Mengurangi Flek Hitam dan Garis Halus pada Kulit Usia 40 Tahun
- 4 Mobil Bekas Honda yang Awet, Jarang Rewel, Cocok untuk Jangka Panjang
- Plt Gubri SF Hariyanto Diminta Segera Tetapkan Kepala Dinas Definitif
Pilihan
-
IHSG Tembus Rekor Baru 9.110, Bos BEI Sanjung Menkeu Purbaya
-
7 Rekomendasi HP Baterai Jumbo Paling Murah di Bawah Rp3 Juta, Aman untuk Gaming
-
Prabowo Calonkan Keponakannya Jadi Bos BI, Purbaya: Bagus, Saya Mendukung!
-
Rupiah Tembus Rp16.955, Menkeu Purbaya: Bukan Karena Isu Wamenkeu ke BI
-
Rupiah Makin Jatuh Nilainya, Hampir ke Level Rp 17.000/USD
Terkini
-
Cekcok dengan Tetangga hingga Persoalan Warisan di Desa Masih Dominasi Masalah Hukum di DIY
-
Hakim Cecar Raudi Akmal soal Pengaruh Anak Bupati di Kasus Dugaan Korupsi Pariwisata Sleman
-
Raudi Akmal: Informasi Hibah Pariwisata Disampaikan Langsung oleh Sekda
-
Dua Tahun Sepi Pengunjung, Pedagang Kuliner Pilih Hengkang dari Pasar Sentul
-
3 Saksi Dihadirkan dalam Sidang Lanjutan Korupsi Dana Hibah Pariwisata Sleman, Ada Raudi Akmal