SuaraJogja.id - Pemda DIY terus melakukan percepatan jumlah warga yang mendapatkan vaksinasi Covid-19. Hal ini dilakukan agar target vaksinasi 100 persen pada 2,8 juta penduduk DIY pada akhir Oktober atau awal November 2021 mendatang bisa tercapai.
Salah satunya melalui pendataan warga, terutama yang memiliki KTP DIY hingga ke tingkat RT/RW. Sehingga percepatan vaksinasi bisa dilakukan hingga ke level bawah untuk mencapai cakupan vaksinasi.
Sebab dari program vaksinasi di tingkat kabupaten/kota yang sudah dilakukan selama ini, sebagian besar warga yang ikut divaksin justru berasal dari kabupaten lain. Contohnya di Kota Yogyakarta, dari 389.044 warga yang sudah divaksinasi, sekitar 63,4 persen atau 246.675 warga di antaranya merupakan warga luar Kota Yogyakarta.
"Sedangkan warga kota Yogya baru 142.369 dosis atau 36,6 persen," ujar Ketua Satgas Vaksinasi Covid-19 DIY Sumadi saat dikonfirmasi, Sabtu (21/08/2021).
Menurut Sumadi, kondisi serupa juga terjadi di Bantul. Vaksinasi kepada warga KTP Bantul baru mencapai sekitar 43 persen, sedangkan sisanya merupakan warga KTP non Bantul. Karenanya Pemkab membatasi kuota vaksinasi bagi warga diluar KTP Bantul.
"Ya kita tracing sampai ke rt/rw untuk mencari warga yang belum vaksin, diutamakan yang punya ktp lokal," jelasnya.
Sumadi menyebutkan, meski prioritas vaksinasi diperuntukkan bagi warga DIY, Pemda tetap memberikan kesempatan bagi warga luar untuk mengikuti program tersebut. Pemda memberikan kuota sekitar 20 persen dari total penerima vaksinasi bagi warga luar DIY.
Kabupaten/kota diminta melaksanakan vaksinasi di balai-balai desa atau kalurahan. Dengan demikian layanan vaksinasi bisa lebih mudah diakses warga.
"Ya warga ktp luar [diy] tetap dilayani, kita beri ruang. Tetapi sekarang harus utama [warga] DIY. Vaksinasinya bisa di kalurahan atau desa terdekat," paparnya.
Sebelumnya Sekda DIY, Baskara Aji mengungkapkan ketersediaan vaksin di DIY hingga 18 Agustus 2021 mencapai 37.421 vial. Jumlah ini terdiri dari 17.420 vial vaksin Sinovac, 1.428 vial vaksin AstraZeneca dan 11.200 vial vaksin Sinopharm.
Baca Juga: Dukung Percepatan Vaksinasi, IBI DIY Siap Bantu 1.000 Lebih Bidan Jadi Vaksinator
"Sedangkan untuk moderna ada 7.373 vial yang khusus diperuntukkan untuk nakes," imbuhnya.
Kontributor : Putu Ayu Palupi
Berita Terkait
-
Dukung Percepatan Vaksinasi, IBI DIY Siap Bantu 1.000 Lebih Bidan Jadi Vaksinator
-
Pemerintah Didesak Untuk Prioritaskan Vaksinasi Covid-19 Kelompok Rentan
-
Ibu Hamil di Kota Bandung Bakal Segera Divaksin COVID-19
-
Persiapan PTM, DKI Targetkan 100 Persen Anak Sekolah Sudah Divaksinasi Akhir Agustus
-
Data Satgas: Lebih dari 30,75 Penduduk Indonesia Sudah Disuntik Vaksin COVID-19 Lengkap
Terpopuler
- Mulai Tahun Ini Warga RI Mulai Frustasi Hadapi Kondisi Ekonomi, Mengapa Itu Bisa Terjadi?
- Apakah Habis Pakai Cushion Perlu Pakai Bedak? Ini 5 Rekomendasi Cushion SPF 50
- 34 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 20 Januari: Sikat TOTY 115-117 dan 20.000 Gems
- Deretan Mobil Bekas 80 Jutaan Punya Mesin Awet dan Bandel untuk Pemakaian Lama
- Jadwal M7 Mobile Legends Knockout Terbaru: AE di Upper, ONIC Cuma Punya 1 Nyawa
Pilihan
-
Rumor Panas Eks AC Milan ke Persib, Bobotoh Bersuara: Bojan Lebih Tahu Kebutuhan Tim
-
Ekonomi Tak Jelas, Gaji Rendah, Warga Jogja Berjuang untuk Hidup
-
Rebut Hadiah Berlimpah! Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel Jadi Penggerak Potensi Daerah
-
ASEAN Para Games 2025: Nurfendi Persembahkan Emas Pertama untuk Indonesia
-
Perbedaan Jaring-jaring Kubus dan Balok, Lengkap dengan Gambar
Terkini
-
Kunci Jawaban Pendidikan Pancasila Kelas 8 Halaman 124129 Bab 4 Kurikulum Merdeka
-
Mengerikan! Batu Menggelinding dari Tebing, Gudang Rumah Warga di Sleman Jebol
-
Komitmen Berkelanjutan BRI Bangun Ekonomi Desa Diberikan Penghargaan Hari Desa Nasional 2026
-
Duh! Bela Istri dari Jambret, Suami di Sleman Justru Jadi Tersangka
-
Ekonomi Tak Jelas, Gaji Rendah, Warga Jogja Berjuang untuk Hidup