SuaraJogja.id - Langkah Suhaidi Jamaan atau yang tenar dijuluki Lord Adi terpaksa terhenti di babak top 3 kompetisi memasak MasterChef season 8. Jesselyn yang dikenal dekat dengan pria asal Sumatera Barat itu pun memberikan pesan haru kepada sosok yang dianggap sebagai ayahnya tersebut.
Sosok Lord Adi sempat mencuri perhatian publik selama gelaran MasterChef season 8. Kemampuan dan strateginya yang tak terduga kerap mengecoh lawan-lawannya hingga para juri.
Ia pun sempat mengukir sejarah dengan memenangkan tantangan di ajang MasterChef selama 5 pekan beruntun.
Namun, sepak terjang Lord Adi harus terhenti di top 3 setelah ia gagal dalam tantangan membuat masakan berbahan dasar burung dara.
Gagalnya Suhaidi Jamaan alias Lord Adi masuk Grand Final MasterChef Indonesia Season 8 juga menyisakan kesedihan buat Jesselyn yang tak lain peserta yang dekat dengannya dan dianggap sebagai sang ayah.
Lewat akun Instagramnya, Jesselyn mengaku sedih ketika lelaki yang sudah seperti ayahnya sendiri itu pulang.
Gadis 21 tahun ini pun menuliskan pesan haru untuk Lord Adi.
"Ga tau mau ngomong apa lagi, tp pak Adi, i assure you, kamu telah membuat a new story, a new legend, a new standard di Masterchef Indonesia. You’re one of a kind, beda dari yg lain, kamu adalah seorang sosok ayah, best friend, buddy, little boy, my doctor, my masseuse, a person i always run to disaat aku butuh seseorang," tulis Jesselyn dalam unggahannya, Minggu (22/8/2021).
Bahkan, Jesselyn berjanji apabila ia memenangkan kompetisi MCI 8 ini, kemenangan tersebut akan dipersembahkan untuk Lord Adi.
Baca Juga: Trending Twitter, Simak 5 Masakan Lord Adi di MasterChef Indonesia Season 8
"Pak Adi, aku janji, kalau aku menang piala masterchef, aku bakal menangin untuk kamu!" sambungnya.
Alasannya, Lord Adi telah membuatnya menjadi sosok yang lebih baik dan tenang.
"Kamu mungkin gak memenangkan piala, uang, mobilnya, tapi kamu sudah memenangkan hati semua orang. Aku tidak akan pernah mengkhianatimu, aku akan mendorongmu menjadi lebih besar, dan aku jamin, semuanya akan baik-baik saja, Aku sayang kamu Pak Adi! Selalu!" sambungnya dalam bahasa Inggris.
Pesan ini pun dibalas oleh Lord Adi, "Aku senang aku tidak harus melawanmu di final."
Selain menuliskan pesan mengharukan tersebut, Jesselyn membagikan beberapa potret kebersamaannya dengan Lord Adi.
Salah satunya sebuah rekaman ketika Lord Adi menenangkan Jesselyn yang menangis.
Berita Terkait
-
Siapa Lord Adi Baru Gugur dari MasterChef Indonesia? Ini 5 Fakta Terbarunya
-
5 Fakta Perjalanan Lord Adi dari Petani Cabai Sampai Jadi Idola di MasterChef Indonesia
-
Tak Punya Uang saat Audisi, Lord Adi Ungkap Manfaatkan Bahan Peserta Lain
-
Trending Twitter, Simak 5 Masakan Lord Adi di MasterChef Indonesia Season 8
Terpopuler
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- Setahun Andi Sudirman-Fatmawati Pimpin Sulsel, Pengamat: Kinerja Positif dan Tata Kelola Membaik
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
- 5 Rekomendasi Sepeda Lipat di Bawah 5 Juta yang Ringan dan Stylish, Mobilitas Semakin Nyaman
Pilihan
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
-
Hujan Gol, Timnas Indonesia Futsal Putri Ditahan Malaysia 4-4 di Piala AFF Futsal 2026
Terkini
-
DIY Darurat Kekerasan Seksual di Sekolah: DPRD Usul Perda Komprehensif, Lindungi Siswa dan Guru!
-
Jadwal Lengkap Waktu Buka Puasa atau Azan Magrib di Jogja Hari Ini 26 Februari 2026
-
Gitar dan Pikiran Kritis: Mengenang John Tobing, Sahabat Karib yang Menjadi 'Suara' Demonstran
-
Jelang Hari Raya, Pengawasan Pangan dan Parsel Lebaran di Kota Jogja Diperketat
-
8 Fakta Dibalik Implementasi Pendidikan Khas Kejogjaan di Sekolah Yogyakarta