"Nanti bisa kita hubungkan ke jaringan advokasi bantuan hukum, akan tetapi kontak kami serahkan kepada peserta lomba untuk bertanggung jawab atas kehendaknya untuk membuat mural dan tentunya mengikuti perlombaan ini," paparnya.
Adapun cara untuk ikut berpartisipasi dalam lomba mural ini cukup sederhana. Hanya dengan mengunggah foto karya masing-masing ke instagram pribadi dan menandai akun @gejayanmemanggil.
Setelah itu dilanjutkan dengan konfirmasi melalui direct message menggunakan kode 'Lomba Dibungkam'.
Dalam perlombaan mural ini juga telah disiapkan sederet hadiah menarik bagi para partisipan. Di antaranya akan diekspos oleh akun Gejayan Memanggil, pemberian merchandise, hingga dipasarkan dalam berbagai bentuk, seperti desain baju atau paperart.
"Karena kami bukan akun buzzer dan nggak punya uang jadinya kami hadiahi eksposure bagi pemenang. Ke depan bisa dijadikan desain baju atau paperart yang bisa dipesan keuntungan sebagian untuk pemenang, sebagian untuk gerakan-gerakan rakyat bantu rakyat," tandasnya.
Berita Terkait
-
Mural Jadi Polemik, Kebebasan Berpendapat Dipertanyakan
-
Kota Presiden Jokowi Dikepung Mural Kritikan, Ini Respon Masyarakat
-
Banyak Mural Kritis Dihapus, Muncul Mural: Urus Saja Moralmu, Jangan Muralku
-
Viral Aksi Vandalisme di Flyover Bandung, Sosiolog: Mending Sekalian Bikin Mural
-
Mural Bernada Kritik Dihapus, Pakar UGM: Sikap Anti Kritik Pemerintah Itu Lebay
Terpopuler
- 3 HP Android dengan Kualitas Kamera Selevel iPhone 17 Pro Max, Cocok untuk Bikin Konten
- 3 Sepatu New Balance Tanpa Tali, Bantalan Nyaman untuk Jalan Kaki Jauh
- Gugurkan Klaim Santriwati 'Hamil Tanpa Hubungan Badan', Polisi Tangkap Kiai di Pekalongan
- Persija Sudah Temukan Pengganti Mauricio Souza, Target Juara Super League Musim Depan
- 5 Sepatu Adidas Tanpa Tali yang Serbaguna, Anti Pegal Dipakai Jalan Seharian
Pilihan
-
Kesehatan Donald Trump Bermasalah? Gedung Putih Dituding Tutupi Hasil Medical Check-up
-
Kebakaran RSUD Syekh Yusuf Gowa, Begini Kondisi Terkini Pasien
-
Israel Bombardir Lebanon, 74 Warga Jadi Korban Satu Keluarga Tewas Saat Kabur
-
AS-Iran Kembali Sepakati Gencatan Senjata, Harga Minyak Stabil di USD 90
-
Skandal! Jaksa AS Selidiki FIFA, Penjualan Tiket Piala Dunia 2026 Diduga Bermasalah
Terkini
-
20 Tahun Gempa Jogja Mulai Terlupakan, Ancaman Megathrust Masih di Depan Mata
-
Berkas Kasus Daycare Little Aresha Rampung Pekan Depan, Rekonstruksi Tertutup Menyusul
-
Efisiensi Anggaran Paksa Seniman Bertahan Mandiri, Pemda DIY Prioritaskan Agenda Pusat
-
Blackout Sumatera, Dampak Rapuhnya Sistem Cadangan Listrik, Pakar Sebut Redundansi Semu
-
Sapi Jumbo 1,1 Ton Bertulis TIW Dikirim Ke Masjid Komplek Amien Rais di Sleman