SuaraJogja.id - Menko Pengembangan Manusia dan Kebudayaan (PMK), Muhadjir Effendy mendapat wejangan usai menyambangi kediaman tokoh keagamaan Ahmad Syafi'i Maarif atau Buya Syafi'i di Sleman, DIY, Jumat (3/9/2021) siang.
"Ya kunjungannya kan sebagai bentuk menyambangi orang tua. Beliau juga seperti ayah saya kan. Karena sudah divaksin saya juga izin mengunjungi " terang Muhadjir ditemui wartawan di XT Square, Umbulharjo, Kota Jogja, Jumat (2/9/2021).
Ia mengatakan bahwa dirinya diberi pesan untuk tetap berhati-hati ketika melakukan kunjungan lapangan di tengah pandemi Covid-19.
"Ya dia hanya berpesan dan menanyakan kondisi saya melakukan kunjungan ini. Tapi bagi saya ini penting untuk melihat kondisi lapangan," terang dia.
Menurut Muhadjir, penanganan Covid-19 saat ini kurangnya kepemimpinan di lapangan. Sehingga data yang masuk ke database belum tentu sama dengan keadaan di lapangan.
"Jadi kan dari Presiden menganggap bahwa kepemimpinan lapangan ini lemah. Jadi harus tahu betul bagaimana kondisi di lapangan itu," ungkap dia.
Tidak hanya Yogyakarta, Muhadjir juga meninjau penanganan covid-19 di Solo.
Disinggung terkait PPKM Level 4 di Jogja yang belum turun meski jumlah penyebaran Covid-19 turun, Muhadjir menerangkan jika hal itu tidak akan lama lagi.
"Ya sebentar lagi, nanti bisa turun. Harapan semuanya kan segera turun," ujar dia.
Baca Juga: 5 Potret Sederhana Buya Syafii Maarif, Naik KRL Hingga Pakai Celana Ditambal
Berita Terkait
-
Muhadjir Effendy Sesalkan Dugaan Data Sertifikat Vaksin Jokowi Bocor: Harusnya Tak Terjadi
-
Kasus TBC di Indonesia Termasuk Tinggi, Muhadjir Effendy Ingatkan Ada OTG
-
Curhat Pilu PKL ke Menko PMK Muhadjir Effendy: Saya Baru Terima Bansos Sekali
-
Disinggung Muhadjir Effendy, Apa Sebenarnya Arti Darurat Militer?
Terpopuler
- Menteri Agama RI Nasaruddin Umar Disebut Mengundurkan Diri
- Partai Kaesang Tutup Pintu Rapat untuk Ketum Projo: Tempat Budi Arie Bukan di PSI
- Dilaporkan ke Bareskrim Polri, Gus Lilur Tantang 4 Tokoh NU Ngaji Kitab Kuning Saat Muktamar
- Desil Tak Akurat Bisa Bikin Warga Kehilangan Hak Bansos!
- AMPB Pulang Usai Audiensi DPR, Relawan Ojol Curiga Ada Kesepakatan Transaksional
Pilihan
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
-
Ada Isu Aksi Demo Lanjutan, BEI Minta Investor Tak Panik
-
Admin Medsos dan Pengkritik Jadi Target Penangkapan Jelang Demo Agustus
-
3 Pesawat Tempur F16 'Rally' di Langit Jakarta Jumat Pagi, Ini Klarifikasi TNI AU
Terkini
-
Pertumbuhan Ekonomi dan Ilusi Keberhasilan Pembangunan
-
Uang Palsu Rp36 M Bukan Sekadar Kerugian, Akademisi: Bisa Gerus Kepercayaan Publik terhadap Rupiah
-
Geruduk DPRD, BEM DIY Tagih UU Perampasan Aset Agar Tak Jadi Dokumen yang Terparkir di DPR
-
Waspadai Pelajar Terseret Aksi Demo, Disdikpora DIY Perketat Pengawasan Sekolah
-
Komitmen Perkuat Koperasi dan UMKM, Dirut BRI Hery Gunardi Raih Bakti Koperasi