SuaraJogja.id - Sebuah video viral di TikTok, yang menunjukkan penangkapan pencuri di minimarket, jutsru membuat warganet salah fokus.
Mereka mempertanyakan karyawan berseragam Alfamart di Indomaret. Ternyata, memang ada alasan di balik karyawan dengan seragam dan lokasi dari dua retail yang disebut-sebut saling bersaing itu.
Video tersebut diunggah akun @wkwk.wk1 pada Selasa (7/9/2021). Di awal video, terpasang foto seorang pria dan wanita yang merupakan pasangan suami istri, dengan judul "Sindikat suami istri alfamart & Indomaret".
Tampak seorang karyawan Indomaret meminta si istri membuka tasnya, yang ternyata berisi sejumlah barang curian.
Kejadian ini pun membuat marah seorang karyawan Indomaret. Perempuan pencuri itu lantas dilarang mengembalikan barang-barang tersebut dan disuruh mebayarnya di kasir.
"Emosi aku!" ucap seorang karyawati Indomaret.
Pria di balik kamera pun menjelaskan, selama ini mereka yang harus bertanggung jawab mengganti kekurangan pemasukan hingga Rp2 juta karena ternyata banyak produk yang dicuri.
Mengikuti instruksi para karyawan Indomaret, pasutri yang tertangkap tangan melakukan pencurian tadi akhirnya membayar barang-barang yang mereka ambil.
Para pengunjung Indomaret pun terdiam menyaksikan peristiwa tersebut. Di antara mereka, ada juga beberapa orang berseragam Alfamart.
Baca Juga: Viral! Pasangan Gancet Saat Mesum, Bisa Lepas Setelah Ditolong Pak Ustad
Sama seperti karyawan Indomaret, karyawan Alfamart itu juga ikut berbicara dan menasihati pasutri yang mencuri hingga mengakibatkan adanya nta barang hilang (NBH) dan nota kurang nilai (NKL).
"Pelaku dan hrus bnr hti2 dlam pengawasan saat konsumen belanja untuk kita karyawan retail.nbh & nkl besar kita yang bayar," tulis pengunggah video.
Baru tujuh jam sejak diunggah, video tersebut sudah disukai lebih 317 ribu pengguna TikTok. Di antara mereka yang yang salah fokus pada karyawan Alfamart di Indomaret.
"Salfok ado karyawan alfa juga nangkring disano," komentar seorang warganet dengan jumlah penyuka komentar terbanyak.
Pengunggah video lantas menjawab komentar tersebut dengan menjelaskan bahwa karyawan kedua minimarket itu sama-sama menjadi korban tindak pencurian oleh pasutri di video.
"Krna pelakunya udh dari toko Alfa ke IDM,jadi kmi kompak grebek sama2.pelakunya udh sering ngambil di toko2 yg lain," terangnya.
TONTON VIDEONYA DI SINI.
Berita Terkait
-
Viral! Pasangan Gancet Saat Mesum, Bisa Lepas Setelah Ditolong Pak Ustad
-
Gadis Kecil Jaga Adik Tidur di Keset Supermarket, Aksi Pria Ini Bikin Publik Terharu
-
Viral, Video Antrean Vaksin Covid-19 Sampai Mengular di Stadion Pakansari Bogor
-
Viral Suami-Istri Maling di Minimarket, Pegawai Kasir Ngamuk Lihat Isi Tas Pelaku
-
Viral Ketua DPRD Bungo Kebingungan saat Wawancara, Aksinya jadi Sorotan Warganet
Terpopuler
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- Setahun Andi Sudirman-Fatmawati Pimpin Sulsel, Pengamat: Kinerja Positif dan Tata Kelola Membaik
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
Pilihan
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
-
Hujan Gol, Timnas Indonesia Futsal Putri Ditahan Malaysia 4-4 di Piala AFF Futsal 2026
Terkini
-
6 Fakta Insiden Penganiayaan di Jalan Godean Sleman yang Viral di Media Sosial
-
10 Persen Jalan di DIY Rusak Parah Jelang Lebaran, Polisi Ungkap Titik Paling Berbahaya!
-
Jadwal Imsakiyah di Jogja pada 27 Februari 2026, Lengkap dengan Waktu Salat
-
BRI Raup Laba Rp57,132 Triliun, Perkuat Peran Dukung Program Prioritas Pemerintah
-
DIY Darurat Kekerasan Seksual di Sekolah: DPRD Usul Perda Komprehensif, Lindungi Siswa dan Guru!