SuaraJogja.id - Dari sekian figur publik, dr Tirta menjadi salah satu yang merasa terganggu dengan tren ikoy-ikoyan, yang dibuat youtuber Arief Muhammad.
Ia mengaku tak suka dengan komersialisasi amal, apalagi kerap diganggu netizen, padahal dirinya selalu sibuk menangani pasien. Berdasarkan keterangannya, dr Titra mulanya dikirimi DM oleh netizen untuk mengikuti tren ikoy-ikoyan.
Saat itu dr Tirta masih merasa biasa saja, tetapi ia kemudian kesal ketika ada tindakan serupa yang dilakukan netizen melalui nomor WhatsApp yang digunakan dr Tirta untuk memberikan layanan telemedicine secara gratis.
"Ketika gua tolak, jawabannya adalah, "Lo enggak setajir dan enggak sekaya Arief Muhammad." Wah aku panas, bro, di situ, bro," kata pria bernama lengkap Tirta Mandira Hudhi.
Ia menjelaskan, beramal merupakan privasi dan bisa melalui berbagai media. Dirinya lantas kesal ketika dianggap tidak baik hanya karena tidak mau berbagi uang ke warganet lewat ikoy-ikoyan.
"Gua bilang dong, "Lah, Arief Muhammad kan ikoy-ikoyan karena duit dari brand, bro, bukan duit dari pihak pribadi. Ya wajar dong marketing dong. Gua enggak nyalahin dia dong,"" terangnya.
Lalu, dr Tirta pun mengaku sempat mengkomplain Arief Muhammad. Ia menjelaskan, Arief Muhammad punya PR mengedukasi netizen karena ialah yang menciptakan tren ikoy-ikoyan.
Lalu, Arief Muhammad, kata dr Tirta, mengaku sudah mengedukasi, tetapi baginya, tanggapan netizen di luar kendalinya.
Namun rupanya, pernyataan Arief Muhammad itu tidak bisa diterima dr Tirta. Dokter lulusan UGM ini bersikeras menegaskan, karena telah membuat tren ikoy-ikoyan, maka Arief Muhammad juga harus bertanggung jawab terhadap dampaknya yang besar.
Baca Juga: Kontroversi Tren 'Ikoy-Ikoyan', Giliran Nikita Mirzani Menolak: Bukan Berarti Gue Pelit..
"Jangan mau engagement rate-nya doang, tapi impact ini mulai ngawur. Netizen mulai berlomba-lomba nge-share penderitaannya," katanya.
Saat ditegur pun, lanjut dr Tirta, Arief Muhammad meminta maaf, tetapi lagi-lagi dr Tirta menegaskan bahwa Arief Muhammad tak bisa semata-mata menyalahkan netizen dan tetap harus bertanggung jawab karena sudah bermain ombak.
"Gimana kalian setuju atau tidak sama pak dokter Tirta???" tulis akun @insta_julid, yang mengunggah video dr Tirta itu ke Instagram pada Kamis (9/9/2021).
"Bukannya arief Muhammad udah sering ngomong "jgn minta² yg g ngasih." Dia cuma bs sebatas itu.. g bs lebih dr itu. Klo setiap org hrs brtgjwb dg impact negative yg ditimbulkan krn perlakuan baik mereka, yg ada org akan takut untuk berbuat baik," komentar @mrs***.
"Netijen aja yg terlalu.." tulis @cec***.
"Terus mas arif harus gimana dokter?????" tambah @rin***.
Berita Terkait
-
Kontroversi Tren 'Ikoy-Ikoyan', Giliran Nikita Mirzani Menolak: Bukan Berarti Gue Pelit..
-
Tidak Setuju dengan Tren Ikoy-ikoyan, Nikita Mirzani: Bukan Berarti Gue Pelit!
-
Lagi Jadi Sorotan, Ini 7 Fakta Putra Siregar
-
Arief Muhammad Geram Ikoy-ikoyan Dibuat Settingan
-
3 Kontroversi Putra Siregar, Kasus Ponsel Ilegal hingga Dituding Gelar Ikoy-ikoy Settingan
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Kawal Kasus Little Aresha, Orang Tua Korban Dorong Penambahan Pasal Berlapis dan Hak Restitusi
-
Siklus Megathrust Pulau Jawa Tinggal 30 Tahun, Pakar Kegempaan Ingatkan Kesiapsiagaan DIY
-
Niat Keluar Cari Sasaran, Komplotan Remaja Bacok Pemuda di Jalan Godean Sleman
-
Efisiensi Anggaran Bikin Pekerja Seni di Jogja Kelimpungan, Berburu Hibah demi Bertahan Hidup
-
Tim Hukum Peduli Anak Pemkot Jogja Bidik Pidana Korporasi hingga Pembubaran Yayasan Little Aresha