SuaraJogja.id - Dinas Pariwisata DIY menyatakan belum menerima surat resmi dari Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) terkait dengan penunjukan tiga destinasi wisata di wilayahnya yang dapat melakukan uji coba pembukaan pascapenurunan level PPKM dari 4 menjadi 3.
Kepala Dinas Pariwisata DIY Singgih Raharjo menyebutkan, sebenarnya Pemda DIY menyambut baik dan mengapresiasi keputusan pemerintah pusat menunjuk tiga destinasi wisata untuk diuji coba membuka kembali operasional. Tetapi ia sendiri belum bisa memastikan destinasi wisata mana saja yang ditunjuk itu.
"Kita diberi kuota tiga (destinasi wisata). Tapi sampai hari ini saya belum menerima surat resmi tiga itu darimana saja, atau lokasinya mana saja. Jadi kami masih menunggu," kata Singgih saat ditemui awak media di Sindu Kusuma Edupark (SKE), Kamis (9/9/2021).
Saat ini, kata Singgih, pihaknya tengah melakukan koordinasi lebih lanjut dengan Kemenparekraf terkait hal itu. Termasuk dengan informasi lebih detail mengenai kriteria penunjukan sejumlah destinasi wisata itu.
"Kami terus koordinasi dengan Kementerian Pariwisata untuk membahas kriteria dan sebagainya. Tentu kita akan mengikuti kriteria yang akan ditetapkan oleh Kemenparekraf, Kemenkes dan Kemenkomarves juga. Kita akan mengawal itu," ujarnya.
Singgih menuturkan bahwa kuota tiga destinasi wisata yang diberikan kepada DIY itu memang murni dari keputusan pemerintah pusat. Mengingat untuk sementara ini baru ada 20 destinasi wisata se-Jawa yang ditunjuk untuk melakukan uji coba.
Ia menilai ada banyak ketentuan dan kriteria yang ditetapkan oleh pemerintah pusat dalam penunjukan itu.
"Kalau kuota tiga itu kan keputusan dari pusat ya karena di uji coba ini hanya ada 20 destinasi se-Jawa. Sehingga kuota tiga itu yang menentukan adalah dari kementrian. Saya kira penetuan jumlah kuota berdasarkan juga mungkin keluasannya, daya tariknya dan sebagainnya," tuturnya.
Diketahui sebelumnya telah muncul tiga nama destinasi wisata di DIY yang akan dicoba buka sesuai dengan rekomendasi dari Kemenparekraf di antaranya, Taman Pintar di Kota Yogyakarta, Ratu Boko di Sleman, dan Watu Lumbung di Bantul.
Baca Juga: 10 Wisata Bali yang Mendunia, Mulai dari Bukit Campuhan hingga Pura Besakih
Menanggapi hal itu, Singgih memilih tetap menunggu surat resmi dari Kemenparekraf untuk kepastian lebih jauh. Menurutnya jika ketiga destinasi wisata itu memilih untuk melakukan persiapan pembukaan juga bukan sesuatu yang dilarang.
"Saya kira kita perlu tunggu saja surat resmi dari kementerian. Saya kira kalau persiapan semuanya dipersiapkan tidak ada masalah ya karena persiapan itu bentuk kesiapan kita membuka kembali destinasi kita," ucapnya.
Ia menilai persiapan para pengelola destinasi wisata untuk beroperasi kembali justru lebih baik memang sudah dilakukan. Sehingga tidak kaget hingga kelabakan saat memang pemerintah pusat menetapkan pembukaan sebenarnya.
"Lha kalau ngga siap-siap dari sekarang nanti kalau kemudian minggu depan turun level 2 gitu ya kemudian kita sudah buka ndadak grobyakan (harus kelabakan) nanti. Tapi kalau sudah disiapkan semua saya kira lebih baik," ujarnya.
Dipastikan Singgih, hingga sekarang belum diketahui nantinya penunjukan dari Kemenparekraf kepada sejumlah destinasi wisata untuk uji coba itu akan berbentuk seperti apa.
"Saya belum tahu bentuk surat resminya seperti apa tapi pasti akan ada surat yang menunjukkan 20 itu mana saja. Saat ini belum menerima masih dalam proses koordinasi," tegasnya.
Berita Terkait
-
10 Wisata Bali yang Mendunia, Mulai dari Bukit Campuhan hingga Pura Besakih
-
Muncul 3 Nama Destinasi Wisata di DIY yang Dibuka, Pengelola Wajib Patuhi PPKM Level 3
-
Kasus Covid-19 Mulai Turun, Pemkab Banyuwangi Buka Pariwisata Mulai 10 September
-
Batal Buka Museum, Pemkot Jogja Pilih Operasikan Destinasi Wisata ini Selama PPKM Level 3
-
Wisata Bali: Museum Purbakala Gilimanuk Diperbarui Jadi Destinasi Bertaraf Internasional
Terpopuler
- Cara Aktifkan Fitur End-to-End Encryption WhatsApp, Pastikan Obrolan Rahasiamu Bebas Sadap
- 4 Shio yang Tinggalkan Masa Sulit Mulai 5 November 2026, Siap Sambut Kebahagiaan
- Jokowi: Saya Disadap, Tapi Saya Diam Saja
- 5 Sepatu Jalan Lokal Tanpa Tali yang Nyaman dan Anti Jebol Menurut Review
- 9 Sunscreen untuk Wanita Usia 50 Tahun ke Atas agar Kulit Awet Muda
Pilihan
-
Seskab Teddy Dikabarkan Diperiksa POM TNI, Soal Penyadapan Prabowo?
-
Jokowi Tak Banyak Komentar Soal Penyadapan Prabowo: Kita Hormati Proses Hukum
-
Dicecar soal Listyo Sigit Prabowo, Jokowi: Semua Orang juga Sudah Tahu
-
Jokowi Ngaku Lupa Nama 3 Temannya yang Wisuda Bareng di UGM
-
Hakim Potong Omongan Jokowi yang Melebar: Jawab Saja Pertanyaannya!
Terkini
-
Tuan Rumah JCWF & Munas DPP PUTRI 2026, Loman Park Hotel Dorong Sinergi Wellness-Pariwisata
-
Perempuan Tak Punya Pilihan Berhenti Haid, Pajak Pembalut 11 Persen Dinilai Nodai Keadilan Gender
-
Kota Jogja Vs Gunungkidul: Jarak Kualitas Hidup Ini Ternyata Masih Jauh!
-
Dinkes Sleman Catat 112 Kasus Leptospirosis hingga Oktober 2026, Dua Meninggal Dunia
-
BRI Hadirkan Keistimewaan Pendidikan Anak bagi Nasabah Private dan Prioritas