SuaraJogja.id - Sebuah ruko milik Suwarsono (52) yang terletak di Padukuhan Gaten, Kalurahan Trirenggo, Kapanewon/Kabupaten Bantul ludes dilalap api pada Kamis (9/9/2021) sekitar pukul 05.00 WIB. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini.
Kebakaran bermula saat anak pemilik toko yaitu Iim Arsoni yang sedang tidur di lantai dua tiba-tiba melihat kepulan asap masuk ke kamarnya. Lantas dia bangun dan keluar kamar, setelah keluar dia melihat ke atap bawah ada kepulan asap yang tebal.
"Mengetahui hal tersebut dia langsung memberi tahu orang rumah untuk segera keluar rumah," jelas Koordinator Satuan Tugas Penanggulangan Kebakaran BPBD Bantul, Khamdani kepada SuaraJogja.id.
Dia menyampaikan, ketika mau menuju keluar rumah jalan sudah gelap dan panas. Akibatnya putra pertamanya Edo Arseni (29) jatuh dan terkilir.
"Setelah berhasil keluar rumah, api sudah membesar dan menjalar bagian lainnya di belakang toko. Kemudian melapor ke BPBD Bantul untuk segera dipadamkan apinya," katanya.
Adapun kerugian akibat kebakaran itu empat sepeda motor hangus, dua rusak parah, begitu juga dengan satu sepeda angin, 50 tabung gas, dan delapan unit kulkas. Estimasi kerugian materil sekitar Rp750 juta.
"Karena itu ruko jadi banyak barang-barang yang terbakar api. Kerusakannya sekitar 80 persen," tuturnya
Dikatakan Khamdani, penyebab kebakaran diduga akibat korselting listrik dari mesin pendingin. Pihaknya butuh waktu kurang lebih 1,5 jam untuk bisa memadamkan si jago merah.
"Api baru bisa dipadamkan 1,5 jam kemudian sampai tidak ditemukan bara. Sebetulnya kebakarannya terjadi jam 05.00 WIB pagi tapi laporan barub masuk ke kami pukul 05.58 WIB. Ada jeda satu jam," ucapnya.
Baca Juga: PPKM Level 3, Bantul Izinkan Pembelajaran Tatap Muka Secara Terbatas
Ia menyebutkan jika kendala saat memadamkan api ialah listrik masih dalam keadaan menyala. Sehingga petugas pemadam kebakaran harus berhati-hati.
"Kami kerahkan mobil pemadam kebakaran sebanyak empat unit. Selain itu juga ada mobil pemadam dari polisi dan TNI," terangnya.
Berita Terkait
-
PPKM Level 3, Bantul Izinkan Pembelajaran Tatap Muka Secara Terbatas
-
Watu Lumbung Masuk 20 Destinasi Wisata di Bantul yang akan Dibuka, Ini Respon Pengelola
-
Taman Budaya Bantul Dibangun Mulai 2023, Berfungsi untuk Inkubasi Seni dan Budaya
-
Pemerintah Akan Uji Coba Pembukaan Tempat Wisata, Ini Dia Lokasinya di Bantul
-
Tak Ada Gerobak di Kegiatan Angkringan Vaksinasi, Begini Penjelasannya
Terpopuler
Pilihan
-
Tanpa Pengacara, WNI Didakwa Edarkan 25 Kg Heroin: Terancam Hukuman Mati di Malaysia
-
Dramatis! Ubed Persembahkan Medali Emas Asian Games 2026 untuk Indonesia
-
Massa Buruh Mulai Padati Thamrin, Andi Gani Pimpin Langsung Aksi Tuntut Keadilan RUU Ketenagakerjaan
-
Bawa Kentongan Hingga Kenakan Topi Caping, Massa Hari Tani Nasional Mulai Padati Depan Gedung DPR
-
Hukuman Lebih Ringan, Pengadilan Tinggi DKI Jakarta Vonis Nadiem Makarim 9 Tahun Penjara
Terkini
-
Wishlist Steam Menumpuk? Ini 5 Cara Menyiasati Musim Diskon Besar
-
Sukses di Jogja, ZAP Fest 2026 Siap Sambangi 2 Kota Lain dengan Konsep Beauty, Music, dan Lifestyle
-
Simposium Khatulistiwa 2026 Refleksikan Etik Perawatan dalam Praktik Kuratorial Melalui Niti Rumat
-
Pembukaan Sawit Dicap Pemicu Karhutla, Lahan Terlantar Diklaim Justru Jadi Ancaman
-
Pungli Parkir Terus Berulang, Kabupaten/Kota Jogja Didesak Tak Sekadar Buat Aturan