Scroll untuk membaca artikel
Eleonora PEW | Rahmat jiwandono
Rabu, 15 September 2021 | 14:44 WIB
Kepala Dinas Dikpora Kabupaten Bantul Isdarmoko memberikan keterangan di gedung induk Pemkab Bantul, Kamis (28/5/2020). - (SuaraJogja.id/Mutiara Rizka)

Dampak lainnya ialah psikososial menyangkut kejenuhan dan kebosanan bisa menimbulkan permasalahan baru. Permasalahan yang dimaksud ialah siswa bisa melampiaskan kebosanannya kepada hal-hal yang bersifat negatif.

"Itu yang kami khawatirkan kalau PTM tidak segera dilakukan," tambahnya.

Ia menegaskan tidak akan terburu-buru dalam menggelar PTM. PTM akan dibuka secara bertahap, bijaksana, dan penerapan protokol kesehatan dengan ketat.

"Kami enggak akan Tterburu-buru, kalau sekolah belum siap dalam hal DPK ya jangan. Soal vaksinasi pelajar juga terus dipacu, saat ini baru sekitar 20 persen," katanya.

Baca Juga: Terapkan Prokes Ketat, SMA Negeri 46 Jakarta Siap Lanjutkan PTM Terbatas

Load More