SuaraJogja.id - Sosok Andhika Pratama beberapa waktu terakhir tengah mencuri perhatian. Hal itu tak lain lantaran lawakan bernada satire yang disuguhkannya di acara komedi Lapor Pak di Trans 7.
Suarajogja.id berhasil mengumpulkan sederet lawakan Andhika Pratama bernada satire mulai dari bansos hingga demokrasi yang pecah banget.
Sunat Bansos
Dalam salah satu tayangan acara Lapor Pak di Trans 7, Andhika Pratama sempat membuat geger panggung setelah membuat lawakan yang menyinggung soal dana bansos.
Saat itu, Andhika Pratama mengajukan sebuah pertanyaan kepada bintang tamu yang berperan sebagai dokter.
"Dokter, mau nanya. Suntikannya gede atau kecil ya?" tanya Andhika Pratama.
"Kecillah," jawab dokter.
"Kecil itu karena dipotong-potong enggak?" tanya Andhika Pratama lagi.
Suami Ussy Sulistyawati ini kemudian melanjutkan kalimatnya dengan gurauan yang menyinggung kasus korupsi dana bansos.
Baca Juga: Lapor Pak! Trans 7 Malam Ini: Tora Sudiro Jadi Tersangka Judi Online
"Soalnya ada suntikan yang gede terus dipotong-potong jadi kecil," katanya.
"Apa tuh?" tany Wendy Cagur, Kiky Saputri, Andre Taulany, hingga Hetsi Purwadinata.
"Suntikan dana bansos," sahut Andhika Pratama.
Seketika ucapan Andhika itu disambut riuh rekan-rekannya dari Wendy Cagur hingga Kiky Saputri.
Keadilan mati
Dalam episode lainnya, Andhika kembali membuat geger setelah membuat lawakan yang berkaitan dengan keadilan.
Dalam adegan demonstrasi, Andhika sempat meminta salah seorang demonstran yang membawa poster hitam untuk maju ke depan.
"Itu yang posternya item maju," katanya.
"Kami minta keadilan, nyari keadilan di sini di TPU," lanjut Andhika.
"Kok di TPU?" sahut Surya Insomnia.
"soalnya kalau ngga salah keadilan sudah lama mati," jawab pria yang kini dijuluki Lord Andhika itu lalu disambut girang para pendemo.
Demo kerasi
Dalam episode terbaru Lapor Pak, Andhika lagi-lagi mencuri perhatian lewat lawakan bernada satire.
Mulanya, Kiky Saputri menyinggung soal koruptor yang dihukum hanya 3,5 tahun penjara padahal mencuri uang rakyat.
Tak berapa lama, Wendy, Andre Taulany, Surya Insomnia dan Andhika menunjukkan ekspresi ketakutan lantaran pernyataan Kiky yang dianggap menyindir itu bisa menimbulkan masalah.
Tapi Kiky kemudian menenangkan mereka bahwa apa yang diucapkannya itu aman.
"Disini ngga kaya gitu, itu kan di uganda, jadi aman," katanya.
Selintas kemudian, Andhika mulai nyeletuk mengenai negara demokrasi.
"dan ini negara demokrasi buat yang demo dikerasi," ucapnya membuat suasana makin pecah.
Tora Sudiro yang hadir pun tampak turut meramaikan suasana.
"Saya disini cuma tamu ngga tau apa-apa cuma maen doang ya," katanya disambut gelak tawa.
Dari pantauan komentar netizen di berbagai paltform media sosial banyak diantaranya yang memuji lawakan bernada satire yang disampaikan Andhika Pratama. Tak sedikit yang menyebut bahwa lawakannya di acara Lapor Pak sangat cerdas dan segar.
Andhika Pratama sendiri sebelumnya dikenal luas sebagai seorang presenter. Namun, belakangan ia juga merambah ke dunia komedi.
Bersama Wendy Cagur, Kiky Saputri serta Andre Taulany, Andhika Pratama berperan sebagai petugas polisi dalam acara Lapor Pak yang setiap hari menangani berbagai kasus unik dengan menghadirkan sederet artis lain sebagai bintang tamu.
Tag
Berita Terkait
-
Pamer Kalung Unik Simbol 5 Anak, Caption Ussy Sulistiawaty Bikin Andhika Pratama Protes
-
Lawakan Singgung Korupsi Bansos, Andhika Pratama Dipuji Netizen
-
Viral Lawakan Korupsi Bansos Andhika Pratama, Warganet Beri Titel Lord Andhika
-
Andhika Pratama Berani Sentil Korupsi Bansos: Ati-ati Kang Bakso Lewat Depan Rumah
Terpopuler
- Honor X7d Resmi Meluncur di Indonesia, HP Tangguh 512GB, Baterai Awet 6500mAh, Harga Rp4 Jutaan
- 7 Parfum Tahan Lama di Indomaret, Wangi Mewah tapi Harga Ramah
- Anggota DPR Habiburokhman sampai Turun Tangan Komentari Kasus Erin Taulany vs eks ART
- 5 Cushion Anti Longsor 24 Jam, Makeup Tahan Lama Meski Cuaca Panas
- 8 Sepatu Skechers yang Diskon di MAPCLUB, Bisa Hemat hingga Rp700 Ribu
Pilihan
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
-
'Desa Nggak Pakai Dolar' Prabowo Dikritik: Realita Pahit di Dapur Rakyat Saat Rupiah Tembus Rp17.600
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
Terkini
-
Jogja Darurat Pendidikan: 5.023 Anak Putus Sekolah, Nasib Guru Honorer di Ujung Tanduk
-
Rupiah Tembus Rp17.600, Aisyiyah: Pernyataan Prabowo 'Desa Tak Butuh Dolar' Cederai Rakyat
-
Polisi Sebut Kasus Tewasnya Pelajar di Kawasan Kridosono Bukan Klitih, Tapi Perselisihan Antar Geng?
-
Update Kasus Daycare Little Aresha, Polresta Jogja Siapkan Pelimpahan 13 Tersangka ke Kejaksaan
-
Dinilai Terlalu Berbelit, Trah Sri Sultan HB II Ajukan Uji Materi UU Nomor 20 Tahun 2009 ke MK