SuaraJogja.id - Dinas Perpustakaan Arsip Daerah (DPAD) DIY meluncurkan aplikasi mobile Si Yogyakarta Membaca (Yokca), Rabu (22/9/2021). Dalam akun twitter @balaiyanpus_diy, dijelaskan aplikasi ini dibuat untuk memudahkan para pengunjung mencari buku lewat layanan online tersebut dan menambah budaya membaca masyarakat.
“Balai Layanan Perpustakaan DPAD DIY baru saja melakukan Launching Aplikasi Mobile “Si Yokca”, pada Rabu (22/09/2021). Launching aplikasi bersamaan dengan digelarnya acara Bedah Buku Pemberdayaan Masyarakat Berbasis Literasi di Ruang Auditorium Grhatama Pustaka,” tulisnya.
Dalam kesempatan itu hadir juga Sekretaris Daerah (Sekda) DIY, Kadarmanta Baskara Aji dan juga Kepala DPAD DIY, Monika Nur Lastiyani.
“Launching ditandai dengan menekan tombol dan pemutaran video pengenalan aplikasi Si Yokca oleh Drs. Raden Kadarmanta Baskara Aji selaku Sekretaris Daerah DIY yang didampingi Dra. Monika Nur Lastiyani, MM. serta disaksikan oleh semua tamu undangan,” terang akun tersebut.
Aplikasi buatan Balai Layanan Perpustakaan DPAD tersebut selain memudahkan pengunjung mencari buku, juga menggugah warga Jogja untuk aktif membaca.
“Aplikasi ini dipersembahkan oleh Balai Layanan Perpustakaan DPAD DIY untuk memberi kemudahan masyarakat dalam mengakses bahan bacaan,” sebut akun tersebut.
“Informasi ketersediaan buku juga dapat dicek untuk kemudian dipesan dan dipinjam hanya dalam satu kali klik. Buku yang sudah dipinjam dapat dipantau melalui halaman riwayat, beserta informasi kapan harus dikembalikan,” tulisnya.
Tak hanya itu, dari Si Yokca ini pengunjung tak perlu mencetak kartu anggota perpustakaan. Sehingga lebih ringkas dan lebih mudah untuk dibawa.
“Aplikasi ini dilengkapi dengan kartu anggota digital yang memberikan kemudahan untuk mengakses layanan perpustakaan tanpa perlu mencetak kartu anggota. Bagi yang mengajukan permohonan surat keterangan bebas pustaka, dengan Si Yokca ini menjadi lebih mudah dan cepat,” tulisnya.
Baca Juga: DIY Siap Terima Wisatawan dengan Aplikasi VisitingJogja dan PeduliLindungi
Berita Terkait
-
Skybar ibis Styles Yogyakarta Kembali Dibuka, Hadirkan Beragam Agenda Rutin
-
Polda DIY Tetapkan Tiga Tersangka Kasus Pembubaran Ibadah Gereja di Bantul
-
Dalam Kondisi Mabuk, Mahasiswa di Yogya Rusak Bendera dan Palang Pintu KA
-
Kemampuan Membaca Indonesia Masih di Bawah 50%
-
BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan
Terpopuler
- Feng Shui Warna Cat Rumah Pembawa Keberuntungan Berdasarkan Shio
- Debitur Dikejar Utang, Yasonna Laoly Minta PPATK Telusuri Sumber Dana Pinjol
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- 5 Rice Cooker Murah untuk Keluarga Kecil, Hemat Listrik dan Awet
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
Pilihan
-
Pernyataan Prabowo Soal Gaji Pengupas Bawang Dipertanyakan, Keluarga Susanah: Itu Salah
-
Prabowo Sebut Upah Kupas Bawang Rp700 Ribu per Kg, Emak-emak Bogor Tertawa: Sini Cuma Rp1.200
-
Prabowo Salah! Upah Susanah Bukan Rp 700 Ribu Tapi Rp 700 Perak per Kilogram
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
Terkini
-
Unjuk Rasa hingga Saling Dorong,Mahasiswa Papua Sebut Kolonialisme Masih Tumbuh
-
Upacara HUT RI ke-81 di Kulon Progo Berlangsung Tanpa Tenda Pejabat, Seluruh Peserta Berdiri Sejajar
-
Ketika Persoalan Bangsa Tak Kunjung Usai, Bendera 25 Meter Mengingatkan Arti Cinta Tanah Air
-
Civitas Akademika Jogja Pilih Sindir MBG, Kopdes hingga Korupsi Lewat Karnaval Kemerdekaan
-
Perubahan Iklim Mulai Menggerus Produktivitas Ternak, Pakar UGM Dorong Strategi Baru