Galih Priatmojo
Gubernur Ahok di acara ultah politisi senior Sabam Sirait, Minggu (15/10/2016).

SuaraJogja.id - Politisi senior Sabam Sirait meninggal dunia. Sosok yang dikenal sebagai pendiri PDI Perjuangan tersebut dikabarkan meninggal dunia pada Rabu (29/9/2021) malam di RS Siloam Karawaci. Rachland Nashidik mengenang sosoknya pernah menawari almarhum Munir menjadi jaksa agung.

Kepergian Sabam Sirait yang merupakan ayah dari Maruar Sirait tersebut tersiar salah satunya lewat informasi yang dikabarkan oleh Yuke Yurike yang merupakan anggota DPRD DKI Jakarta yang juga politisi PDI Perjuangan.

"Berita Dukacita. Telah berpulang ke rumah Bapa di Surga: Bapak SABAM SIRAIT (Ompung Marsahala Doli) (Usia 85 tahun) Rabu 29 September 2021 pukul 22.37 WIB di RS Siloam Karawaci," tulis Yuke melalui akun Twitter @yukeyurike.

Kabar mengenai meninggalnya Sabam Sirait tersebut pun mendapat perhatian banyak pihak. Sejumlah politisi mengucap duka hingga mengenang sepak terjangnya semasa hidup, salah satunya seperti diungkap oleh politisi partai Demokrat Rachland Nashidik. 

Baca Juga: Sekjen PDI Perjuangan Tepis Kabar Megawati Sakit: Tidak Terpengaruh Fitnah

Lewat akun Twitternya, Rachland menyebut Sabam Sirait pernah mendorong pejuang HAM Munir untuk menjadi Jaksa Agung. Tetapi belakangan sang istri yakni Suciwati lebih nyaman suaminya menjadi akademisi saja.

"Sabam Sirait wafat (29/9) dalam usia 85 tahun. Munir pernah bercerita, beliau akan mendorongnya jadi Jaksa Agung, bila Munir bersama PDIP memenangkan Pilpres 2004. Saya mendukung. Tapi Suci mau suaminya jadi scholar saja. Rest in peace pak. Kini bisa ngobrol lagi dengan Munir," tulisnya. 

 Sabam Sirait sendiri dikenal sebagai salah satu tokoh penting dalam pendirian PDIP. Peraih penghargaan Bintang Mahaputra Utama ini sempat menjabat sebagai Sekjen PDI selama tiga periode hingga akhirnya menjadi Anggota Dewan Pertimbangan Pusat PDIP hingga tahun 2008.

Komentar