SuaraJogja.id - Dialog antara pemilik bus PO Haryanto dengan krunya yang mengalami kecelakaan viral di media sosial.
Dikutip dari akun TikTok Gayuh Wicaksono, terdengar sebuah percakapan antara pemilik bus PO Haryanto yakni Rian Mahendra dengan salah seorang krunya yang baru saja mengalami kecelakaan.
Dalam percakapan tersebut pria yang disapa mas Rian itu terdengar menanyakan kondisi sang kru usai mengalami kecelakaan.
"Dimana kamu?" tanya Rian
"Di rumah makan," sahut sang kru.
"Lah busmu dimana?" tanya Rian kembali.
"Baik, ini sudah di rumah makan baru sampai," jawab kru.
"Yaudahlah hati-hati yang penting tidak ada korban," ucap Rian.
"Nggih (baik)," ucap kru.
Baca Juga: Pengasuh Rafathar Bongkar Sifat Raffi-Nagita, Langsung Banjir Pujian: Memanusiakan Manusia
"Kandani bola bali ojo dolanan bahu jalan, dikurang-kurangi," ucap Rian.
"Nggih," jawab kru.
"Itu sopir Sinar Jaya kok bisa gitu?" tanya Rian lagi.
"Wong kulo nggih teseh melek owg (Saya masih terjaga kok)" jawab kru tersebut.
"Ya begitu itu di jalan ngga usah ngandelin orang lain, yang hati-hati," ucap Rian menasehati.
"Ali bagaimana?" tanya Rian lagi.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Duduk Perkara Gibran Tipu Malaysia, Anwar Ibrahim Buka Suara Parlemen Bakal Usut
- Siapa Chika Yenalovy? Istri Kasespri Prabowo yang Jejak Digitalnya Misterius
- Harga Kulkas Mini 1 Pintu Termurah di Pasaran, Ini 3 Rekomendasinya Mulai Rp400 Ribuan
- Harga Sepeda Lipat Entry Level Terbaik Berapa? Ini 5 Rekomendasinya di Tahun 2026
- 3 HP Infinix Murah dengan Fast Charging 33W, Mulai Rp2 Jutaan
Pilihan
-
Rumor Jadi Kutu Loncat ke PSI, Ini Respon Menohok Dedi Mulyadi
-
Tokyo Diguncang Gempa 5,9 M: 37 Orang Terluka, Transportasi Terganggu
-
Jet Tempur Sukhoi TNI AU Tergelincir Nyaris Hantam Jalan Raya di Maros
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
Terkini
-
Film Operasi Pesta Copet Soroti Kemiskinan Struktural di Balik Fenomena Kriminal
-
Garebeg Maulud 2026 Digelar Tertutup, Tradisi Rebutan Gunungan untuk Warga Dihapus
-
Kekhawatiran Kondisi 1998 Kembali Terjadi, Aktivis 98 Edy Khemod Sudah Tahu Ini Akan Terjadi
-
GEMPAR di Pasar Godean Dimeriahkan Tari Warok: Pengunjung Membludak, Omzet Pedagang Naik
-
Rekening Aktivis Diblokir, Bentuk Pola RepresiBaru Gerakan Rakyat