SuaraJogja.id - Seorang pemilik mobil antik mengalami nasib apes karena kendaraan miliknya itu hancur dihantam batu oleh ODGJ. Di sisi lain, ada kisah unik tentang pohon jati yang diminta Sri Sultan HB IX dan diganti dengan TV hitam putih.
Sementara itu, Pemda DIY meminta tambahan vaksin dari pemerintah pusat selagi bersiap menggelar kuliah tatap muka. Cukup mencuri perhatian pembaca, seorang bendesa adat di Bali diduga melakukan perselingkuhan hingga diminta mengundurkan diri.
Selain itu, viral aksi pedagang buah menjual dagangannya sangat murah, dan ternyata da yang disembunyikan. Simak di bawah ini lima berita terpopuler pada Minggu (3/10/2021) kemarin dari SuaraJogja.id:
1. Apes, Kaca Mobil Antik Warga Gunungkidul Hancur Dihantam Batu oleh ODGJ
Nasib apes dialami oleh Suherman, warga Padukuhan Plosokerep Kalurahan Bunder Kapanewon Patuk Gunungkidul. Kaca depan mobil antiknya hancur dihantam batu oleh lelaki tidak waras. Beruntung ia tidak mengalami luka sedikitpun meskipun saat aksi lempar batu tersebut tengah melaju.
Kanit Reskrim Polsek Playen, Iptu Larso mengungkapkan aksi pelemparan batu tersebut terjadi Sabtu (2/10/2021) kemarin. Saat itu, Suherman tengah menyusuri jalan Jogja-Wonosari usai pulang dari pasar, sekitar pukul 10.00 WIB.
2. Diduga Terlibat Perselingkuhan, Bendesa di Desa Tegallingah Dituntut Mengundurkan Diri
Baca Juga: Apes, Kaca Mobil Antik Warga Gunungkidul Hancur Dihantam Batu oleh ODGJ
Seorang bendesa adat di Bali tengah jadi sorotan. Hal itu lantaran ia diduga melakukan perselingkuhan dengan salah satu kramanya yang diketahui sudah bersuami.
Seperti dikutip dari Beritabali.com, sebagian besar seluruh krama di Desa Adat Munjung Sari Kerti, Desa Tegallingah menuntut sebuah keadilan atas perbuatan perselingkuhan yang dilakukan bendesa adatnya tersebut.
3. Kisah Pohon Jati di Padukuhan Gari yang Diminta Sri Sultan HB IX Diganti TV Hitam Putih
Berita Terkait
-
Apes, Kaca Mobil Antik Warga Gunungkidul Hancur Dihantam Batu oleh ODGJ
-
Diduga Terlibat Perselingkuhan, Bendesa di Desa Tegallingah Dituntut Mengundurkan Diri
-
USU Gelar Kuliah Tatap Muka, Mahasiswa Belum Divaksin Covid-19 Tak Diperkenankan Hadir
-
UGM Siapkan Kuliah Tatap Muka Oktober, Prioritaskan Mahasiswa Baru
-
Nyaris Telat, Pengantin Wanita Diantar Polisi ke Gereja karena Mobil Antiknya Mogok
Terpopuler
- Pilih Kursi Komisaris Ketimbang Partai, Musyafirin Resmi Diusulkan Dipecat PDIP
- Survei Capres PPI: Prabowo Masih Perkasa, Anies Tempel Ketat, Gibran di Bawah AHY
- Mudah, Ini Cara Menghentikan Spam Call di HP Android dan iPhone
- Kronologi Kader PDIP Musyafirin Pilih Kursi Komisaris Ketimbang Partai Berujung Usulan Pemecatan
- 4 Shio Ini Diprediksi Panen Cuan dan Sukses Besar di Tahun Kambing Api 2027
Pilihan
-
Polisi Bunuh Polisi karena Bully, Bharatu Valdo 4 Kali Didor dan Digorok Junior
-
Kamaruddin Simanjuntak Pengacara Brigadir J Meninggal Dunia di RS Pelni
-
Mantan Kadiv Hubinter Napoleon Bonaparte Meninggal, Pengacara: Doakan Bapak Diampuni Dosa-dosanya
-
Pekan Kelam IHSG: Drama BYAN Haji Isam, Turun Kelas MSCI Hingga Rekor Terburuk Bursa
-
Rakyat Kecil Jadi Korban Antrean BBM, dari Ojol Kehilangan Pendapatan hingga Kampus Terpaksa WFH
Terkini
-
Sempat Lempar Mercon dan Batu, Massa Mahasiswa di DPRD DIY Akhirnya Dibubarkan
-
Lempar Botol ke Barikade hingga Bakar Tumpukan Botol, Demo Mahasiswa Bertahan di DPRD DIY
-
Dibumbui Komedi Absurd, GJLS: Berapi-api Ceritakan Perjuangan Petugas Damkar
-
Aksi Mahasiswa di DPRD DIY Memanas, Kaca Pintu Pecah dan Tembok Dicoret
-
Ribuan Mahasiswa Jogja Evaluasi Dua Tahun Prabowo-Gibran, Kampus Resmi Beri Izin Turun ke Jalan