SuaraJogja.id - Belum lama ini beredar sebuah video ucapan Mumtaz Rais yang mengancam menghentikan donasi ke Ponpes Ora Aji asuhan Gus Miftah. Video itupun mendapat sorotan banyak pihak termasuk dari panglima laskar Jogja, Indra Mehong.
Dikutip dari unggahan akun Twitter narkosun, tampak Mumtaz Rais mulanya memberikan ucapan milad untuk Ponpes Ora Aji asuhan Gus Miftah. Tapi belakangan ucapannya itu menimbulkan keheranan banyak pihak.
Dalam video itu putra dari Amien Rais itu mulanya mengucap selamat untuk milad Ponpes Ora Aji dan mendoakan agar jamaah kinthiliyah makin besar. Tak berapa lama ia kemudian melanjutkan memamerkan sumbangan sebesar Rp100 juta untuk Gus Miftah.
"Bang Jago ngga banyak bicara. Bang Jago langsung aksi bukan teori. Menyumbang uang tunai sebesar Rp100 juta untuk semua kinthiliyah, mantap," ucapnya.
Pada ucapan berikutnya ketua POK DPP PAN tersebut kemudian mengaitkan soal pemilihan di Pemilu 2024.
"Gus ingat pemilu 2024 jangan jual DPR RI dari partai lain tunggal Mumtaz Rais jangan Kamto jangan Kamta jangan mbah Bardi jangan Gandong jangan yang lain kalau ngga saya stop sumbangan ke Ponpes Ora Aji nya...Mmuacch i love you full Gusku," ucap pria yang sempat bakal mencalonkan jadi Bupati Sleman tersebut.
Ucapan tersebut pun menuai sorotan. Ada yang menganggap hal itu sebagai candaan tetapi tak sedikit pula yang menanggapinya sebagai hal yang tak sopan.
Bahkan kemudian muncul sebuah video berisi komentar panglima Laskar Jogja Indra Mehong yang merupakan jamaah sekaligus pengawal Gus Miftah yang menyebut nama Mumtaz Rais.
"Saya atas nama panglima laskar Jogja dan pengawal Gus Miftah dan saya mewakili jamaah al kinthiliyah ponpes Ora Aji saya ingatkan kepada siapapun pondok pesantren Ora AJi tidak bisa dibeli oleh siapapun termasum Mumtaz Rais. Dan ingat saya orang pertama yang tidak terima kalau pondok pesantren Ora Aji dilecehkan," tegasnya.
Baca Juga: Milad Ponpes Ora Aji Sleman, Gus Miftah Dapat Ucapan dari Anies Baswedan Sampai Atta-Aurel
Sementara itu dipantau dari unggahan teranyar Gus Miftah, pemilik Ponpes Ora Aji tersebut secara tersirat meminta setiap orang untuk bersabar.
"Hidup kita, panggung kita, jangan orang lain yang mengaturnya……Bersabar itu lebih baik ketimbang menyerang balik. Karena hidupmu jauh lebih penting daripada mengurusi orang-orang yang hidupnya hanya dihabiskan untuk mengatur hidup orang lain…" tulisnya.
Tag
Berita Terkait
-
Viral Gagal Kawin karena Pacar Minta Uang Panai Rp 5 Miliar, Netizen Singgung Cinta Laura
-
Viral, Video Tiktok Dikira Mobil Terperosok, Dikira Kecelakaan Ternyata Hal Tak Biasa
-
Viral Tutorial Pria Pakai Helm Ditonton 8 Juta Kali, Poni Badai Jadi Sorotan
-
Sempat Viral, Resep Keju Aroma, Camilan Praktis Renyah dan Menggoda
Terpopuler
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- Setahun Andi Sudirman-Fatmawati Pimpin Sulsel, Pengamat: Kinerja Positif dan Tata Kelola Membaik
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
- 5 Rekomendasi Sepeda Lipat di Bawah 5 Juta yang Ringan dan Stylish, Mobilitas Semakin Nyaman
Pilihan
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
-
Hujan Gol, Timnas Indonesia Futsal Putri Ditahan Malaysia 4-4 di Piala AFF Futsal 2026
Terkini
-
BRI Raup Laba Rp57,132 Triliun, Perkuat Peran Dukung Program Prioritas Pemerintah
-
DIY Darurat Kekerasan Seksual di Sekolah: DPRD Usul Perda Komprehensif, Lindungi Siswa dan Guru!
-
Jadwal Lengkap Waktu Buka Puasa atau Azan Magrib di Jogja Hari Ini 26 Februari 2026
-
Gitar dan Pikiran Kritis: Mengenang John Tobing, Sahabat Karib yang Menjadi 'Suara' Demonstran
-
Jelang Hari Raya, Pengawasan Pangan dan Parsel Lebaran di Kota Jogja Diperketat