SuaraJogja.id - Pemerintah Kabupaten Ketapang, Kalimantan Barat menerima empat penghargaan atas kinerja dalam Reformasi Birokrasi (RB) dan Nilai Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP).
Dalam SAKIP diatur sebuah sistem kerja di mana seluruh perangkat daerah harus menetapkan sasaran-sasaran kinerja yang tepat untuk menyelesaikan visi dan misi Bupati dan Wakil Bupati Ketapang.
"Setiap misi yang saya usung maka akan terdapat beberapa perangkat daerah yang bertanggungjawab terhadap setiap misi tersebut. Bersyukur usaha dan kerja keras bersama berbuah penghargaan, ujar Bupati Ketapang, Martin Rantan seperti dikutip dari Antara.
Ia menjelaskan bahwa di dalam SAKIP untuk menyelesaikan misi Bupati yang diemban maka setiap perangkat daerah harus menyusun pembagian kerja yang jelas pada setiap tingkatan strukturnya.
"Untuk mengukur keberhasilan pencapaian kinerja setiap struktur yang ada pada setiap perangkat daerah. Maka indikator kinerja yang disusun harus saling berkontribusi hingga tingkat staf," jelasnya.
Ia juga menyampaikan bahwa nilai pelaksanaan RB perangkat daerah Ketapang 2020 menunjukkan tren positif meningkat atas pencapaian tahun 2019 lalu.
"Saya juga ingin menginformasikan untuk nilai hasil evaluasi pelaksanaan RB Pemkab Ketapang 2020 oleh Kemenpan RB. Pemkab Ketapang meraih kategori CC dengan nilai 51.83 meningkat dari tahun 2019 dalam kategori CC dengan nilai 50.58," ungkapnya.
Bupati menegaskan bahkan untuk nilai SAKIP pada 2020 juga menunjukkan tren positif peningkatan atas implementasi SAKIP di Ketapang.
"Nilai hasil evaluasi terhadap implementasi SAKIP Pemkab Ketapang 2020 oleh Kemenpan RB Pemkab Ketapang meraih kategori B dengan nilai 60.11 meningkat dari tahun 2019," tutur Bupati.
Baca Juga: Atlet Panjat Tebing Kalimantan Barat, Veddriq Leonardo, Keluhkan Cuaca Ekstrem di Mimika
Martin menambahkan bahwa Pemkab Ketapang adalah satu dari 5 Kabupaten/ Kota di Provinsi Kalimantan Barat pada 2020 yang meraih nilai SAKIP dengan kategori B ke atas.
"Pencapaian ini adalah hasil kerja keras dan kerja sama seluruh perangkat daerah yang ada," ujarnya.
Selanjutnya ia meminta semua perangkat daerah dan jajarannya untuk segera melakukan pembenahan terkait budaya lama yang kurang relevan dengan RB dan SAKIP ini.
"Saya minta semua kepala perangkat daerah agar menjadikan kategori nilai yang tertera di dalam piagam ini menjadi bahan evaluasi. Serta motivasi untuk meningkatkan kinerja di masa yang akan datang," tegasnya.
Adapun piagam yang di dapat Pemkab Kabupaten Ketapang atas pencapaian prestasi dalam Reformasi dan SAKIP 2020 ada empat.
1. Piagam Penghargaan dari Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan RB), piagam ini diberikan atas prestasi Kabupaten Ketapang dalam akuntabilitas kinerja tahun 2020 dengan predikat nilai B
Berita Terkait
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- Urutan Skincare Wardah Pagi dan Malam untuk Wajah Bercahaya
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Kawal Kasus Little Aresha, Orang Tua Korban Dorong Penambahan Pasal Berlapis dan Hak Restitusi
-
Siklus Megathrust Pulau Jawa Tinggal 30 Tahun, Pakar Kegempaan Ingatkan Kesiapsiagaan DIY
-
Niat Keluar Cari Sasaran, Komplotan Remaja Bacok Pemuda di Jalan Godean Sleman
-
Efisiensi Anggaran Bikin Pekerja Seni di Jogja Kelimpungan, Berburu Hibah demi Bertahan Hidup
-
Tim Hukum Peduli Anak Pemkot Jogja Bidik Pidana Korporasi hingga Pembubaran Yayasan Little Aresha