Sedangkan untuk PTM jenjang SD masih dilakukan secara lebih terbatas lagi sesuai dengan aturan pemerintah. Mengingat siswa di jenjang SD belum semuanya diperbolehkan menerima vaksin.
"Saat melakukan KBM (kegiatan belajar mengajar) juga masih dengan pengetatan-pengetatan, contohnya guru-guru harus dengan prokes yang lengkap. Juga ketika KBM, SOP kita itu guru-guru tidak boleh mondar-mandir ke belakang, di depan saja. Harapannya ada jarak murid dan guru," terangnya.
Terkait dengan izin orang tua atau wali murid, kata Qomaruddin, hampir semuanya sudah memberikan izin anaknya untuk mengikuti PTM. Hanya ada beberapa saja yang belum bisa ke sekolah akibat kondisi di daerahnya.
"Kita masih ada juga yang di rumah tapi sedikit, seperti SMA itu jumlahnya 260 siswa yang di rumah hanya 10 orang. Memang yang belum ke sini itu, masih PPKM di daerahnya atau belum mendapatkan vaksin di daerahnya. Sehingga belum boleh pergi. Rata-rata sudah memberi izin hanya sebagian kecil saja memang yang belum," jelasnya.
Baca Juga: Objek Wisata di Sleman Ramai Pengunjung, Anak Usia di Bawah 12 Tahun Belum Boleh Masuk
Kendati masih ada siswa yang belum bisa datang ke sekolah, Qomaruddin memastikan bahwa semua siswa tetap akan dilayani dengan sistem daring sesuai dengan yang selama ini telah berjalan. Sehingga tidak berpengaruh kepada pembelajaran siswa.
Berita Terkait
-
Masjid Agung Sleman: Pusat Ibadah, Kajian, dan Kemakmuran Umat
-
Libur Singkat, Ini Momen Bek PSS Sleman Abduh Lestaluhu Rayakan Idulfitri Bersama Keluarga
-
Gustavo Tocantins Beri Sinyal Positif, PSS Sleman Mampu Bertahan di Liga 1?
-
Dibayangi Degradasi, Pieter Huistra Bisa Selamatkan Nasib PSS Sleman?
-
Hasil BRI Liga 1: Drama 5 Gol, Persis Solo Kalahkan PSS Sleman
Terpopuler
- Baru Sekali Bela Timnas Indonesia, Dean James Dibidik Jawara Liga Champions
- Terungkap, Ini Alasan Ruben Onsu Rayakan Idul Fitri dengan "Keluarga" yang Tak Dikenal
- Lisa Mariana Pamer Foto Lawas di Kolam Renang, Diduga Beri Kode Pernah Dekat dengan Hotman Paris
- JakOne Mobile Bank DKI Diserang Hacker? Ini Kata Stafsus Gubernur Jakarta
- Chat Istri Ridwan Kamil kepada Imam Masjid Raya Al Jabbar: Kami Kuat..
Pilihan
-
Minuman Berkemasan Plastik Berukuran Kurang dari 1 Liter Dilarang Diproduksi di Bali
-
Nova Arianto: Ada 'Resep Rahasia' STY Saat Timnas Indonesia U-17 Hajar Korea Selatan
-
Duh! Nova Arianto Punya Ketakutan Sebelum Susun Taktik Timnas Indonesia U-17 Hadapi Yaman
-
Bukan Inter Milan, Dua Klub Italia Ini Terdepan Dapatkan Jay Idzes
-
Cerita Trio Eks Kapolresta Solo Lancarkan Arus Mudik-Balik 2025
Terkini
-
Prabowo Didesak Rangkul Pengusaha, Tarif Trump 32 Persen Bisa Picu PHK Massal di Indonesia?
-
Viral, Mobil Digembosi di Jogja Dishub Bertindak Tegas, Ini Alasannya
-
Tanggapi Langkah Tarif Trump, Wali Kota Jogja: Kuatkan Produk Lokal!
-
Masa WFA ASN Diperpanjang, Pemkot Jogja Pastikan Tak Ganggu Pelayanan Masyarakat
-
Kurangi Kendaraan Pribadi Saat Arus Balik, Menhub Lepas 22 Bus Pemudik di Giwangan