Scroll untuk membaca artikel
Galih Priatmojo | Hiskia Andika Weadcaksana
Senin, 11 Oktober 2021 | 16:35 WIB
Sejumlah siswa ponpes Baitussalam yang menjalani vaksinasi dosis kedua, Senin (11/10/2021). [Hiskia Andika Weadcaksana / SuaraJogja.id]

Sedangkan untuk PTM jenjang SD masih dilakukan secara lebih terbatas lagi sesuai dengan aturan pemerintah. Mengingat siswa di jenjang SD belum semuanya diperbolehkan menerima vaksin.

"Saat melakukan KBM (kegiatan belajar mengajar) juga masih dengan pengetatan-pengetatan, contohnya guru-guru harus dengan prokes yang lengkap. Juga ketika KBM, SOP kita itu guru-guru tidak boleh mondar-mandir ke belakang, di depan saja. Harapannya ada jarak murid dan guru," terangnya.

Terkait dengan izin orang tua atau wali murid, kata Qomaruddin, hampir semuanya sudah memberikan izin anaknya untuk mengikuti PTM. Hanya ada beberapa saja yang belum bisa ke sekolah akibat kondisi di daerahnya.

"Kita masih ada juga yang di rumah tapi sedikit, seperti SMA itu jumlahnya 260 siswa yang di rumah hanya 10 orang. Memang yang belum ke sini itu, masih PPKM di daerahnya atau belum mendapatkan vaksin di daerahnya. Sehingga belum boleh pergi. Rata-rata sudah memberi izin hanya sebagian kecil saja memang yang belum," jelasnya.

Baca Juga: Objek Wisata di Sleman Ramai Pengunjung, Anak Usia di Bawah 12 Tahun Belum Boleh Masuk

Kendati masih ada siswa yang belum bisa datang ke sekolah, Qomaruddin memastikan bahwa semua siswa tetap akan dilayani dengan sistem daring sesuai dengan yang selama ini telah berjalan. Sehingga tidak berpengaruh kepada pembelajaran siswa.

Load More