SuaraJogja.id - Badan Intelijen Negara Daerah (Binda) DIY kembali menggelar program vaksinasi massal dosis kedua yang menyasar santri di Pondok Pesantren Modern Baitussalam Prambanan, Sleman sebagai upaya perlindungan untuk para siswa yang sudah memulai pembelajaran tatap muka (PTM).
Perwakilan Binda DIY, Adi Riyanto menuturkan, kelengkapan dosis vaksinasi bagi pelajar merupakan hal yang sangat penting. Pasalnya kondisi itu juga digunakan sebagai dasar rujukan pelaksanaan pembelajaran tatap muka (PTM) terbatas di sekolah.
"Kami tidak ingin siswa yang sudah mulai masuk sekolah dan suasana pembelajaran yang sudah kondusif ini kemudian menjadi terhenti lagi karena ada klaster di sekolah. Maka dari itu kita tuntaskan vaksinasi demi tercapai Indonesia Sehat," kata Adi kepada awak media, Senin (11/10/2021).
Ia menuturkan, meski elama pandemi pembelajaran dapat dilakukan secara daring. Namun kondisi itu dinilai masih belum efektif jika dibandingkan dengan pembelajaran tatap muka di sekolah.
Lebih jauh, Adi menyebut ada potensi learning loss yang menjadi ancaman bagi masa depan bangsa. Jika metode pembelajaran tidak segera dikembalikan melalui interaksi di ruang kelas.
"Sehingga, vaksinasi sebagai ikhtiar memperoleh kekebalan terhadap Covid-19 perlu segera diselesaikan menyasar seluruh pelajar. Tidak hanya satu kali tapi melainkan utuh dua kali, sehingga juga terbentuk kekebalam komunal atau herd immunity di masyarakat," ujar dia.
Percepatan vaksinasi pelajar, ucap Adi, sesuai dengan arahan Presiden, Kepala BIN dan Kabinda DIY. Meski hingga saat ini capaian vaksinasi khusus di Bumi Sembada sendiri telah mencapai angka 80 persen.
"Di Sleman sudah 80 persen. Setiap hari 8 ribu vaksin, berarti hitungannya 1 persen perhari. Kalau saya lihat data terakhir DIY sudah berada diurutan ke 4 nasional. Jadi memang optimis nanti bisa mencapai target atau malah melebihi di akhir tahun," tandasnya.
Sementara itu Pengasuh Ponpes Modern Baitussalam Prambanan, KH Abdul Hakim menyebut bahwa para siswa antusias mengikuti pelaksanaan vaksinasi dosis kedua. Terlebih bagi mereka yang sudah mulai bertemu lagi meski secara terbatas dengan teman-temannya.
Baca Juga: Tahap ke 87, Dua Juta Vaksin Pfizer Tiba di Indonesia
"Harapan dengan pelaksanaan vaksinasi dosis 2 yang diselenggarakan hari ini seluruh siswa dapat lebih siap dan tenang dalam melaksanakan pembelajaran tatap muka," ucap Abdul.
Kepala Sekolah SMAIT Baitussalam, Qomaruddin menjelaskan secara keseluruhan ada sebanyak 1.500 dosis yang diberikam untuk kegiatan vaksinasi ini. Jumlah itu dibagi dari suntikan pertama kemarin dan yang kedua saat ini.
"Kita mendapatkan 1.500 untuk dosis pertama dan kedua berarti dibagi menjadi 750 orang setiap dosisnya. Vaksinasi di ponpes ini tidak hanya diikuti oleh santri-santri dan guru-guru saja tetapi juga diikuti oleh masyarakat ada yang dari luar, umum atau SMA sekitar dan beberapa tempat lain," paparnya.
Berita Terkait
-
Warga Protes, Sudah Daftar PeduliLindungi Vaksin Masih di Magelang Harus Antre
-
M Rudi: Bulan Depan Vaksin Batam Capai 100 Persen, Target 500 orang Per Hari
-
SMAIT Baitussalam Mulai Laksanakan PTM, Prokes Ketat Terus Diterapkan
-
65 Ribu Pelajar SMP di Medan Diklaim Sudah Divaksin Covid-19
-
Sesosok Mayat Ditemukan di Bawah Jembatan Sungai Sempor, Korban Diketahui Pensiunan AD
Terpopuler
- 5 Moisturizer yang Cocok untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas
- 4 HP Kamera 200 MP Under Rp5 Juta untuk Foto dan Video Kualitas Tinggi
- 5 Lipstik Wardah yang Tahan Lama Saat Hujan dan Tidak Mudah Luntur Saat Makan
- 3 Sepatu Lari Lokal untuk Full Marathon, Ini Spesifikasi dan Harganya
- Sering Dijual Lebih Murah, Apakah Sepatu di Sports Station Ori?
Pilihan
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
Terkini
-
Menjaga Berkah di Dapur Subuh: Perjalanan Inspiratif Penjual Dimsum yang Berhasil Mandiri Finansial
-
Dugaan Ormas Dibenturkan dengan Demonstrans saat Kerusuhan Malioboro, Sultan Klaim Tak Tahu
-
Dua Peserta Demo di Malioboro Sempat Hilang, LBH Laporkan Sudah Pulang
-
Jadi Bank Beraset di Atas Rp500 Triliun, BRI Raih Empat Penghargaan Bergengsi Pada 2026
-
Puncak AXIS Nation Cup 2026 Segera Tiba, Tim Futsal SMA Terbaik Siap Adu Kekuatan