SuaraJogja.id - Kecelakaan maut yang melibatkan truk tronton dengan kendaraan lain kembali terjadi di Kulon Progo. Setelah beberapa waktu lalu Bus Sugeng Rahayu menabrak truk tronton, Rabu (13/10/2021) malam, kecelakaan yang melibatkan minibus dengan truk tronton kembali terjadi di ruas jalan yang sama.
Kali ini, Toyota Inova Nomor Polisi R 8551 TC menabrak truk tronton dengan nomor polisi K 1303 MH. Keduanya melaju dari arah yang sama di Jalan Wates-Purworejo. Akibat kecelakaan tersebut, pengemudi minibus Toyota Innova meninggal dunia.
Kasubag Humas Polres Kulon Progo Iptu I Nengah Jeffry menuturkan, kecelakaan maut tersebut terjadi di Jl Wates-Purworejo Km 7, Kalurahan Kedundang, Kapanewon Temon, Kabupaten Kulon progo, tepatnya di depan SPBU Kedundang. Kecelakaan tersebut tersebut terjadi sekitar pukul 21.30 WIB.
"Satu orang meninggal dunia dalam kecelakaan ini," ujar Jeffry, Kamis (14/10/2021) pagi.
Semula truk tronton yang dikemudikan Muhammad Azis (35), warga Karangturi, Lasem, Rembang, melaju dari arah barat ke timur (Purworejo ke Wates). Sesampainya di tempat kejadian perkara (TKP), truk tronton tersebut hendak berbelok ke selatan (kanan).
Sesuai prosedur, sopir truk tronton Muhammad Azis sudah menyalakan lampu sein kanan sebagai tanda akan berbelok ke kanan. Kebetulan pada saat bersamaan, dari arah belakang melaju minibus Toyota Inova yang dikemudikan Yufrenda Agung Prabowo (25).
"Pengemudi minibus kurang waspada dan tidak menguasai kendaraan," ujar Jeffry.
Pengemudi minibus sudah berusaha menghindar dengan membelokkan kendaraannya sedikit ke kiri. Namun karena jarak sudah terlalu dekat, tabrakan pun tak bisa dihindarkan. Minibus Toyota Innova tersebut menabrak bagian belakang samping kiri truk tronton
Akibat tabrakan tersebut, minibus Toyota Innova mengalami kerusakan cukup parah di bagian kanan depan. Sementara itu, truk tronton hanya mengalami pecah lampu belakang kiri, lecet bak bagian kiri belakang, dan pengemudi tidak mengalami luka.
Baca Juga: CEK FAKTA: Kabar Duka Narji Meninggal Dunia Akibat Kecelakaan Maut, Benarkah?
"Pengemudi minibus tersebut sempat terjepit bodi kendaraan. Warga berusaha bahu membahu menyelamatkan sopir minibus tersebut," papar Jeffry.
Setelah beberapa saat dilakukan evakuasi, warga Kibon, Kebonrejo, Temon tersebut dilarikan ke RSUD Wates. Namun karena luka yang dideritanya cukup parah, nyawanya tak bisa diselamatkan.
"Sampai saat ini kami masih melakukan penyelidikan penyebab kecelakaan tersebut. Kedua kendaraan kami evakuasi ke Mapolres," ujar dia.
Kontributor : Julianto
Berita Terkait
-
CEK FAKTA: Kabar Duka Narji Meninggal Dunia Akibat Kecelakaan Maut, Benarkah?
-
Tingkatkan Kualitas Bibit Ternak, Pemkab Kulon Progo Gelar Kontes Kambing PE dan Sapi PO
-
Tabrak Gerombolan Kerbau di Kendal, Pekerja Proyek Tewas Mengenaskan
-
Tabrak Motor dan Terjatuh Saat Diboncengkan, Bidan Asal Ngawi Tewas
-
Sopir Mengantuk, Truk Tronton Tabrak Lima Ruko di Pontianak Timur
Terpopuler
- Febrie Adriansyah Minta Emas 74 Kg dan Uang Ratusan Miliar Segera Dikembalikan
- 4 Perbedaan Rice Cooker Keramik vs Stainless Steel untuk Memasak Nasi, Mana yang Lebih Sehat?
- 3 Sepatu Jalan untuk Lansia Paling Nyaman, Hands Free Tak Perlu Membungkuk
- Spanduk Polwan saat Adang Aksi BEMI UI Kena Rujak Netizen: Bu Polwan Salah Bawa Spanduk?
- Kulkas Sharp 2 Pintu Berapa Harganya? Ini 3 Pilihan yang Dingin dan Hemat Listrik Sesuai Review
Pilihan
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
Terkini
-
Fakta Pahit Buruh Pengupas Bawang di Jogja, Kerja Seharian Hanya Diupah Rp3 Ribu
-
Ospek Bukan Ajang Perpeloncoan, Rektor UNY: Perlakukan Mahasiswa Sebagai Raja-Ratu
-
BRI Cetak Rekor MURI: Hadirkan Kredit Kendaraan Serentak di 131 Lokasi
-
Dokter dan Nakes Viral Komentar Nirempati, FKKMK UGM Sebut Pembekalan Etika Bermedsos Sejak Maba
-
Dinkes DIY Siapkan 240 Kg Obat untuk Korban Gempa NTT, Pastikan Stok Jogja Tak Tertanggu