Sebuah tempat makan yang unik dengan mengangkat tema tradisional Jawa antik nan elegan, The House Of Raminten menghadirkan nuansa kental budaya Jawa, mulai dari ruangan, kursi meja, alunan musik, seragam para pelayan, serta peralatan makan dan pernak pernik yang menghiasi.
Terdapat beberapa spot unik dan antik untuk berfoto ria seperti kereta kencana dan sepeda tempo dulu.
The House Of Raminten ini telah berdiri sejak 26 Desember 2008, dan yang bikin geleng kepala adalah harga menu makanan di sini yang benar benar merakyat, khususnya buat kantong anak muda yang gemar nongkrong bersama.
Menu makanan di The House Of Raminten adalah menu angkringan yang dikemas secara elegan mulai dari harga 3 ribu rupiah saja.
Terdapat beberapa menu andalan yang dibanderol dengan harga sangat murah yakni berkisar 3 ribu hingga 15 ribu rupiah saja, antara lain sego kucing tanpa telur, sego kucing paket double, sego kucing pakai telur yang dikemas dengan daun pisang dan kertas Koran.
Kemudian ada menu andalan lain yakni Sego Liwet, yang merupakan makanan khas Solo berisi nasi gurih dengan kombinasi ayam suwir, telur, sayuran dan sambal.
Ada pula menu lain yakni sego gudeg ( nasi gudeg ), maheso selo gromo, dan sego goreng ( nasi goreng ), serta berbagai lauk pauk beraneka ragam.
Untuk menu minumannya juga unik unik, yakni ada Es Perawan Tancep, Es Monster, Wedang Uwuh, Wedang Serai, dan es kelapa muda jumbo.
Baca Juga: Warga Kenekan Tergusur Revitalisasi Benteng Wetan Keraton, Begini Nasib Pengusaha Seragam
Alamat : Kuliner Lor Tugu Outlite – Jl. A.M Sangaji No. 3 Cokrodiningratan, Kecamatan Jetis, Kota Yogyakarta.
Siapa yang tak suka makanan berkuah dengan bola daging dan tetelan segar didalamnya?
Yup, bakso adalah kuliner populer Indonesia yang hampir semua kalangan menyukainya.
Nah disini ada Bakso Malang tapi di Yogya?
Adalah Bakso Haji Akbar yang siap menggoyang lidah para mahasiswa dan masyarakat sekitar Jalan AM Sangaji Kecamatan Jetis, Yogyakarta.
Bakso ini terletak di dekat Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Nusa Megarkencana.
Tag
Berita Terkait
-
Dosen UPN Veteran Yogyakarta Dinonaktifkan Usai Dilaporkan Terkait Kasus Kekerasan Seksual
-
Suasana Stasiun Yogyakarta Mendadak Hening Saat Indonesia Raya Diputar, Reaksi Turis Asing Disorot
-
Tutup Laga Kandang dengan Kemenangan, Ini Ucapan Berkelas Pelatih PSIM Yogyakarta
-
Pemeriksaan Merambah Kelas TK, Polisi Buka Peluang Tersangka Baru Kasus Daycare Little Aresha
-
Bukan Sekadar Seni: Bagaimana Teater Jaran Abang Mengubah Remaja Jogja Menjadi Sosok Berdaya
Terpopuler
- 5 Cushion Anti Longsor 24 Jam, Makeup Tahan Lama Meski Cuaca Panas
- Film Pesta Babi Bercerita tentang Apa? Ini Sinopsis dan Maknanya
- Bantah Kepung Rumah dan Sandera Anak Ahmad Bahar, GRIB Jaya: Kami Datang Persuasif Mau Tabayun!
- Koperasi Merah Putih Viral, Terekam Ambil Stok dari Gudang Indomaret
- Dompet Penarik Rejeki Warna Apa? Ini Pilihan agar Kamu Beruntung sesuai Shio dan Feng Shui
Pilihan
-
Bertambah Dua, 7 WNI Kini Ditangkap Israel dalam Misi Kemanusiaan Flotilla Gaza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
-
'Desa Nggak Pakai Dolar' Prabowo Dikritik: Realita Pahit di Dapur Rakyat Saat Rupiah Tembus Rp17.600
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
Terkini
-
Rupiah Melemah, Biaya Produksi Pertanian di Jogja Naik, Pemda DIY Siapkan Pemetaan Dampak ke Petani
-
Jogja Darurat Pendidikan: 5.023 Anak Putus Sekolah, Nasib Guru Honorer di Ujung Tanduk
-
Rupiah Tembus Rp17.600, Aisyiyah: Pernyataan Prabowo 'Desa Tak Butuh Dolar' Cederai Rakyat
-
Polisi Sebut Kasus Tewasnya Pelajar di Kawasan Kridosono Bukan Klitih, Tapi Perselisihan Antar Geng?
-
Update Kasus Daycare Little Aresha, Polresta Jogja Siapkan Pelimpahan 13 Tersangka ke Kejaksaan