SuaraJogja.id - Daftar toko buku murah di Jogja. Di Jogja ternyata banyak toko buku lawas yang juga mirip mirip tipis dengan kisah Cinta dan Rangga.
Bagi para pecinta buku atau mereka yang gemar memburu buku utamanya buku lawas pasti selalu mencari cara untuk menemukan berbagai buku favoritnya.
Yogyakarta sebagai Kota Pendidikan di mana banyak pelajar yang bernaung di kota ini tentu selalu membutuhkan buku baik sebagai hobi maupun penunjang aktifitas dan ilmu pengetahuan.
Nah Suara telah merangkum 12 Toko Buku di Jogja yang wajib banget kamu kunjungi, karena selain koleksi bukunya yang berlimpah ruah, toko toko buku ini juga sangat nyaman bagaikan berada di rumah sendiri.
Inilah 12 toko buku yang wajib dikunjungi di Jogja:
1. Toko Budi ( Indie Book Corner )
Bertempat di Jalan Gedongkuning Jalan Pringgolayan No. 118 Plumbon, Rejowinangun, Kecamatan Kotagede, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, Toko Budi bertemakan Rustic yang membuat kita serasa berada di area sekolah tempo dulu.
Terdapat area outdoor, yakni sebuah area membaca di bawah sinar matahari dengan disediakan bangku besi dan hiasan tanaman segar menggantung dimana mana.
Sedangkan untuk area indoornya, kita disediakan bangku besi yang dikelilingi oleh deretan koleksi buku beragam.
Baca Juga: 5 Universitas Murah di Jogja, UKT Mulai Rp400.000
2. Kebun Buku Art Books Coffe
Nah Toko Buku bernama Kebun Buku Art Books Coffe ini berlokasi di Jalan Minggiran 61A, Suryodiningratan Mantrijeron, Daerah Istimewa Yogyakarta.
Baca buku serasa dirumah nenek, ya desain interior tempo dulu dengan pernik pernik yang artistic dan nuansa rumah jaman dulu yang kental membuat kita betah berlama lama berada di tempat ini. Ditambah koleksi buku yang begitu banyak, akan cukup menghabiskan waktu membaca kita dengan santai.
Di Kebun Buku Art Books Coffe juga menyediakan koleksi buku impor berbahasa Inggris.
Toko Buku Ruang Melamun berada di Jalan Karang Malang No. 2, Karang Malang Caturtunggal, Depok, Daerah Istimewa Yogyakarta. Tempatnya juga berada di dekat GOR Universitas Gadjah Mada.
Tag
Berita Terkait
-
Demo Sumpah Pemuda di Malioboro Ricuh, Terduga Provokator Bawa Sajam dan Mabuk Miras Ditangkap
-
Demo di Jogja Ricuh: Gerbang DPRD DIY Didobrak, Wisatawan Malioboro Kocar-kacir
-
Arti Simbol Warna Hijau Biru Merah di Aksi 28 Oktober Jogja, Saatnya Suporter Bersatu
-
Praktik 'Nuthuk' Harga Muncul Lagi di Malioboro, Wisatawan Keluhkan Es Jeruk Rp20 Ribu per Gelas
-
Bosan Healing Itu-Itu Saja? JCWF 2026 Hadirkan Meditasi dan Sound Healing
Terpopuler
- Urutan Skincare Pagi Viva untuk Anti-Aging Usia 40 Tahun ke Atas, Rawat Kulit Awet Muda
- Sempat Diamankan saat OTT, Sestama BNPB Rustian Kini Diperiksa KPK di Gedung Merah Putih
- 3 Sepatu Lari Lokal untuk Full Marathon, Ini Spesifikasi dan Harganya
- Ramai Tren Downgrade Lifestyle, Desainer Pilih Bedakan Produk Retail dan Wastra
- Sering Dijual Lebih Murah, Apakah Sepatu di Sports Station Ori?
Pilihan
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
-
RM Soeharjo Djajengasmoro: Tokoh Penting Pemuda yang Didepak dari Kampus Sendiri karena Ijazah
-
'Partai Mahasiswa' Serbia Guncang Eropa! Kalahkan Rezim Lewat Pemilu
Terkini
-
Jelang COP31, Jaringan Orang Muda Kritik Eksploitasi Alam di Jogja, Rakyat yang Tanggung Akibatnya
-
Korban Luka Kericuhan Malioboro Capai 116 Orang, 13 Jalani Dirawat Inap
-
Bukti Negara Hadir Tingkatkan Kesehatan Masyarakat: Program CKG Sudah Deteksi Medis 105 Juta Orang
-
Usung Pelestarian Budaya Berkelanjutan, Ini Rangkaian Acara Tentrem Cultural Week 2026
-
JPW Pertanyakan Sikap Humanis Polda DIY: Ada Pelempar Berlindung di Balik Barikade Polisi