SuaraJogja.id - Seorang pengguna TikTok ketahuan Kominfo membagikan situs gratis nonton film dan seris.
Sontak, komentar Kominfo langsung mencuri atensi warganet yang mampir di video TikTok tersebut.
Video mengenai gadis yang bagikan situs nonton film dan series gratis di TikTok ini diunggah oleh akun @pear.ling pada beberapa waktu yang lalu hingga kemudian menjadi viral.
"Sumpah! Ketemu pas lagi cari Good Doctors karena nggak bisa subscribe Amazon Prime Season 4 di Netflix nggak ada. Eh ketemu," tulis caption unggahan tersebut.
Di video tersebut, gadis ini membocorkan situs nonton film dan series yang bisa diakses secara gratis. Di situs ini, pengguna bisa menyaksikan berbagai film dan series yang ada di Netflix, HBO Max, Disney Plus hingga Amazon Prime.
Menurut gadis ini, situs nonton film dan series tersebut adalah legal. Sumber dana kontrak situs ini didapatkan dari jumlah ads yang dipasangkan. Lebih lanjut, dirinya percaya bahwa perusahaan tersebut adalah perusahaan besar.
"Sumber dana kontrak mereka dari jumlah ads yang sangat banyak dan ads yang dipasang juga bukan abal-abal di platform ini. Alias ini beneran perusahaan besar," tulis gadis tersebut.
Menjadi perbincangan, unggahan mengenai aksi gadis yang bagikan situs nonton film dan series gratis di TikTok ini lalu menuai berbagai komentar dari netizen salah satunya adalah Kominfo.
"Cek kolom komen ah," tulis Kominfo dengan akun Ditjen IKP Kominfo. Dinas ini rupanya sedang memantau berbagai komentar netizen yang memberi rekomendasi situs nonton film dan series lainnya.
Baca Juga: Kominfo: Spektrum 2.3 GHz Penting Untuk Kembangkan Internet 5G di Indonesia
Sejak diunggah, video tersebut sudah mendapat lebih dari 100 ribu likes dan ratusan komentar.
TONTON VIDEONYA DI SINI.
Berita Terkait
-
Kominfo: Spektrum 2.3 GHz Penting Untuk Kembangkan Internet 5G di Indonesia
-
Menkominfo Gandeng Google dan Apple untuk Saring Pinjol Ilegal Beroperasi
-
Kominfo: Badan Pengawas Pelindungan Data Pribadi Harus Miliki Unsur Penegakan Hukum
-
Kominfo: Pemerintah Sedang Susun Tata Kelola Industri Game, Utamakan Konten Lokal
-
Momen Mencekam Ibu dan Anak Liburan ke Pantai, Ternyata Ada yang Mengintai
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Teror May Day di Jogja: Mahasiswa Dikeroyok Preman Diduga Ormas, HP Dirampas Saat Rekam Aksi Brutal
-
Kawal Kasus Little Aresha, Orang Tua Korban Dorong Penambahan Pasal Berlapis dan Hak Restitusi
-
Siklus Megathrust Pulau Jawa Tinggal 30 Tahun, Pakar Kegempaan Ingatkan Kesiapsiagaan DIY
-
Niat Keluar Cari Sasaran, Komplotan Remaja Bacok Pemuda di Jalan Godean Sleman
-
Efisiensi Anggaran Bikin Pekerja Seni di Jogja Kelimpungan, Berburu Hibah demi Bertahan Hidup