Scroll untuk membaca artikel
Eleonora PEW | Rahmat jiwandono
Selasa, 26 Oktober 2021 | 18:30 WIB
Wakil Bupati Bantul Joko Budi Purnomo - (SuaraJogja.id/Rahmat Jiwandono)

"Disbud sangat intens koordinasi dengan Forum Komunikasi Museum Bantul agar di tahun-tahun berikutnya lebih bisa diberdayakan," kata dia.

Sementara itu, Ketua Forum Komunikasi Museum Bantul Gatot Nugroho menyampaikan, sudah ada tujuh museum yang mendapatkan QR Code PeduliLindungi.

"Ketujuh museum tersebut meliputi Museum Soeharto, Tembi Rumah Budaya, Museum Dirgantara TNI AU, Museum Tino Sidin, Museum Universitas PGRI Yogyakarta, Museum Tani, dan History of Java," terang dia.

Melalui aplikasi PeduliLindungi, katanya, dapat diketahui pengunjung yang telah divaksin atau belum. Pengunjung museum paling tidak sudah disuntik vaksin Covid-19 dosis pertama.

Baca Juga: Joglo Kelor, Bangunan Bersejarah di Sleman Saksi Perjuangan Tentara Pelajar

"Orang yang mau masuk ke museum minimal sudah vaksin pertama. Nanti di aplikasi itu kalau sudah vaksin dua kali tandanya warna hijau," katanya.

Jumlah wisatawan yang berkunjung pun dibatasi. Museum hanya boleh menerima 25 persen pengunjung dari kapasitas aslinya.

"Contoh di Museum Soeharto maksimal 200 orang dalam sehari. Agar enggak kecele, sebaiknya reservasi terlebih dahulu," tambahnya.

Load More