SuaraJogja.id - Melalui rangkaian IT Days 2021, Himpunan Mahasiswa Informatika (HMIF) Universitas Sanata Dharma mengadakan turnamen eSports selama Oktober 2021. Puluhan tim eSports yang ada di Yogyakarta turut menyemarakkan kompetisi tersebut.
Mengingat masih dalam masa pandemi, kompetisi digelar secara online dan disiarkan melalui saluran YouTube HMIF USD.
IT Days 2021 sendiri terdiri dari berbagai macam acara yaitu Webinar IT Days 2021, Digital Poster Competition, lomba fotografi, dan Esports Competition.
Acara puncak akan dilaksanakan pada 6 November 2021 di mana mereka turut menghadirkan konser virtual dan talkshow. Patrissio Agung Wisanggeni Susanto selaku Koordinator Humas HMIF menjelaskan bahwa rangkaian acara IT Days 2021 sudah dimulai pada 16 Oktober 2021.
Setelah dibuka dengan misa yang dipimpin oleh Romo Cyprianus Kuntoro Adi, Ph.D., rangkaian IT Days 2021 resmi dimulai.
Sebelum acara final kompetisi eSports, mereka menggelar Webinar IT Days yang turut dihadiri oleh beberapa dosen Informatika Universitas Sanata Dharma bersama dengan narasumber dari alumni yang telah bekerja di industri informatika.
Esports Competition IT Days 2021 mempertandingkan dua game populer yaitu Mobile Legends dan PUBG Mobile. Total hadiah yang diperebutkan senilai Rp 4,4 juta.
Jumlah peserta mencapai 22 tim untuk PUBG dan 25 tim (40 slot) untuk Mobile Legends. Pada kompetisi Mobile Legends, satu tim dapat memiliki dua slot khusus.
Babak final Mobile Legends berlangsung pada Jumat (29/10/2021) sementara babak final PUBG Mobile diselenggarakan Sabtu (30/10/2021). Empat besar tim yang masuk semifinal yaitu Wong Fey Hung Student 1, Fiesta Chicken Nugget 2, Rio, dan Wong Fey Hung Student 2.
Baca Juga: Gratis Skin Baru! Klaim 3 Kode Redeem ML 31 Oktober 2021
Pertandingan hingga semifinal dilakukan dengan sistem Bo1 (Best of One) sehingga tim hanya butuh satu kemenangan untuk mencapai Grand Final. Babak Grand Final mempertemukan antara Wongfeihung Student dan tim Rio.
Inisiasi apik menggunakan hero Jawhead dan eksekusi mematikan Yi Sun Shin membuat Rio mengunci kemenangan game pertama dalam waktu 15 menit. Game kedua berlangsung lebih seru di mana Wong Fey Hung Student sempat melakukan comeback di late-game.
Menyerang ke arah base milik Rio, tiga hero Wong Fey Hung justru tumbang di menit ke-22. Straight Push langsung ke Inhibitor, game kedua akhirnya berhasil diamankan oleh tim Rio. Hasil kemenangan 2 vs 0 tersebut membuat Rio menjuarai Esports Competition IT Days 2021 Mobile Legends.
Grand Final PUBG Mobile mempertandingkan 16 tim yang bertemu dalam empat Match. Sebanyak 16 finalis bertarung ke dalam empat Match dengan map Sanhok, Miramar, Erangel dan kembali ke Sanhok lagi.
The Invicible Crew berhasil menjadi juara Esports Competition IT Days 2021 PUBG Mobile setelah mencetak 2 WWCD dengan skor 70 poin. Di tempat kedua, terdapat Bless Esports yang meraih 1 WWCD dengan skor 59 poin. Meski tak meraih WWCD, Fight to Win menempati peringkat ketiga dengan skor 58 poin.
Berita Terkait
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Kawal Kasus Little Aresha, Orang Tua Korban Dorong Penambahan Pasal Berlapis dan Hak Restitusi
-
Siklus Megathrust Pulau Jawa Tinggal 30 Tahun, Pakar Kegempaan Ingatkan Kesiapsiagaan DIY
-
Niat Keluar Cari Sasaran, Komplotan Remaja Bacok Pemuda di Jalan Godean Sleman
-
Efisiensi Anggaran Bikin Pekerja Seni di Jogja Kelimpungan, Berburu Hibah demi Bertahan Hidup
-
Tim Hukum Peduli Anak Pemkot Jogja Bidik Pidana Korporasi hingga Pembubaran Yayasan Little Aresha