Hal senada disampaikan Anto (40), laki-laki asal Jogja ini hanya bisa pasrah jika Pemkot akan menggusur kios jualannya.
"Kalau kami boleh berharap, ya terus bertahan di sini. Dulu sudah ada sosialisasi tapi tahun 2019 sebelum ada Covid-19. Jadi setelah Pasar Prawirotaman (Jalan Parangtritis) selesai dibangun tempat kami juga akan dibangun. Rencananya memang taman parkir," kata dia.
Anto tak bisa banyak berbuat karena tanah yang dia tempati merupakan tanah Keraton Yogyakarta yang bisa diambil sewaktu-waktu. Namun jika hanya untuk lahan parkir, ia berharap pemerintah tidak menggusur.
"Saya rasa parkir untuk rumah sakit saat ini memang membludak. Tapi kalau setelah kondisi seperti ini (covid-19) turun, mungkin parkirnya bisa lebih lengang," kata Anto.
Baik Anto dan juga Tri tidak mendapatkan kepastian dari Pemkot Yogyakarta kapan pasar akan diratakan. Mereka hanya berharap pemerintah kembali mempertimbangkan kondisi ekonomi dan kehidupan puluhan pedagang di Pasar Ciptomulyo.
Sebelumnya, Pemkot Yogyakarta berencana mengembangkan lahan parkir RS Pratama Kota Jogja. Pasar Ciptomulyo yang berada di dekat RS akan disasar menjadi lokasi parkir tambahan.
Wakil Wali Kota Yogyakarta Heroe Poerwadi membenarkan rencana tersebut.
"Benar nanti akan dijadikan lahan parkir. Bangunan (pedagang) material yang dihilangkan. Namun untuk waktunya masih belum tahu, saya belum dapat laporannya lagi," kata Heroe, Senin (1/11/2021).
Baca Juga: Kembangkan Lahan Parkir RS Pratama, Pedagang Bahan Bangunan di Pasar Ciptomulyo Tergusur
Berita Terkait
-
Kembangkan Lahan Parkir RS Pratama, Pedagang Bahan Bangunan di Pasar Ciptomulyo Tergusur
-
Tidak Tepat Janji, Warga Rusun Petamburan Laporkan Anies Baswedan ke Ombudsman
-
Tanggapi Penggusuran Warga di Kali Code, Wali Kota Jogja: Itu Penataan Bukan Digusur
-
Dituding Sewakan Lapak dan Kios di Kali Code, Warga Justru Dimintai Pungutan
-
Duduk Persoalan Tergusurnya Warga Brontokusuman di Kali Code, Begini Kata BBWS-SO
Terpopuler
Pilihan
-
Dramatis! Ubed Persembahkan Medali Emas Asian Games 2026 untuk Indonesia
-
Massa Buruh Mulai Padati Thamrin, Andi Gani Pimpin Langsung Aksi Tuntut Keadilan RUU Ketenagakerjaan
-
Bawa Kentongan Hingga Kenakan Topi Caping, Massa Hari Tani Nasional Mulai Padati Depan Gedung DPR
-
Hukuman Lebih Ringan, Pengadilan Tinggi DKI Jakarta Vonis Nadiem Makarim 9 Tahun Penjara
-
Dugaan Keracunan MBG Hantam Batang, 276 Orang Jadi Korban
Terkini
-
Wishlist Steam Menumpuk? Ini 5 Cara Menyiasati Musim Diskon Besar
-
Sukses di Jogja, ZAP Fest 2026 Siap Sambangi 2 Kota Lain dengan Konsep Beauty, Music, dan Lifestyle
-
Simposium Khatulistiwa 2026 Refleksikan Etik Perawatan dalam Praktik Kuratorial Melalui Niti Rumat
-
Pembukaan Sawit Dicap Pemicu Karhutla, Lahan Terlantar Diklaim Justru Jadi Ancaman
-
Pungli Parkir Terus Berulang, Kabupaten/Kota Jogja Didesak Tak Sekadar Buat Aturan