Scroll untuk membaca artikel
Galih Priatmojo | Hiskia Andika Weadcaksana
Kamis, 04 November 2021 | 13:43 WIB
Ilustrasi kecelakaan (Unsplash)

Saat dikonfirmasi, Dekan Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat, dan Keperawatan Universitas Gadjah Mada (FK-KMK UGM), Prof Ova Emilia membenarkan bahwa kedua guru besar FK-KMK itu meninggal dunia karena memang sudah memasuki usia sepuh.

"Sudah sepuh, di atas 80 semua. Bukan Covid-19. Yang satu 82 dan 84. Jadi sudah purna dua-duanya," ujar Ova.

Diketahui bahwa Prof Sulchan sendiri telah berusia 82 tahun sedangkan Prof Sri Kadarsih sudah 84 tahun. 

Kedua Guru Besar FK-KMK itu mendapat telah mendapatkan penghormatan terakhir di Balairung UGM. 

Baca Juga: Rombongan Guru Besar UGM Kecelakaan di Tol Cipali, Dekan Fakultas Peternakan Meninggal

"Pak Sulchan dimakamkan di makam keluarga Godean, kalau Prof Kadarsih di Pemakaman Sawitsari UGM," ucapnya.

Ova menuturkan kedua orang tersebut memiliki kesan tersendiri baginya. Terlebih ia juga pernah terlibat bersama dalam penelitian-penelitian mereka.

"Beliau itu dua guru saya dan orang yang bekerja sama sejak awal karena mereka itu satu alumni dari Jepang, Kobe. Jadi banyak penelitian-penelitian yang beliau kerjakan kaitnnya kerjasama dengan Jepang," tuturnya. 

"Kebetulan dulu saya pernah beberapa kali ikut di dalam penelitian-penelitian beliau. Jadi mereka sangat telaten dan fokus di bidang yang digeluti," sambungnya.

Baca Juga: Perlu Pemeriksaan Lanjut, Dokter RSA UGM Ungkap Gejala dan Tips Mencegah Gagal Jantung

Load More