SuaraJogja.id - Suasana duka menyelimuti kompleks Balairung UGM pada Kamis (4/11/2021) sore. Ratusan orang sudah berkumpul untuk memberikan penghormatan terakhir kepada Guru Besar sekaligus Dekan Fakultas Peternakan UGM Prof I Gede Suparta Budisatria yang meninggal dunia setelah mengalami kecelakaan tunggal di tol Cipali-Cikampek KM 113 pada Kamis (4/11/2021) dini hari.
Sebelumnya ke Balairung UGM jenazah Prof Gede sudah terlebih dulu disemayamkan di rumah duka. Baru sekitar pukul 16.20 WIB jenazah tiba di gedung pusat UGM.
Hingga akhirnya pada 17.05 WIB jenazah Prof Gede kemudian diberangkatkan menuju peristirahatan terakhir di Pemakaman Sawitsari UGM.
Rektor UGM, Panut Mulyono menuturkan Prof Gede bukan merupakan orang baru di lingkungan UGM. Panut bahkan sudah mengenal beliau semenjak menjabat sebagai Wakil Dekan Fakultas Peternakan.
"Saya cukup dekat karena beliau orangnya kesan saya ya, supel, kemudian mudah bergaul, ramah," kata Panut saat ditemui di Balairung UGM.
Dalam kesempatan ini Panut juga masih mengingat sejumlah memori kebersamaannya dengan Prof Gede. Termasuk saat Prof Gede menyanyikan sebuah lagu dalam sebuah acara yang dihadiri bersama belum lama ini.
"Saya ingat betul ketika kami mengadakan raker di semarang, kita nyanyi, beliau nyanyi Ari Lasso judulnya Arti Cinta. Suaranya bagus, bening. Lalu emarin hari Sabtu ada acara keakraban dewan guru besar juga nyanyi, Hatimu Hatiku dari Muchsin Alatas dan Titiek Sandhora," ungkapnya.
"Dia pribadi yang supel dan periang menurut saya, kami betul-betul merasa kehilangan," imbuhnya.
Prof Gede sendiri belum lama ini dilantik sebagai Dekan Fakultas Peternakan untuk meneruskan Prof Ali Agus, tepatnya pada 8 Oktober 2021 lalu.
Baca Juga: UGM Berduka, Tiga Guru Besar Berpulang
Panut mengungkapkan kronologi kecelakaan tunggal Prof Gede saat yang bersangkutan bersama dengan rombongan yakni Guru Besar Ali Agus, dosen Chusnul Hanim dan satu orang driver Jumari berangkat dari Yogyakarta ke Jakarta pada Rabu, 3 November 2021 pada pukul 18.00 WIB.
Rombongan berangkat dengan menggunakan kendaraan dinas Fakultas Peternakan Toyota Innova AB 1969 PY. Tujuan
perjalanan itu adalah untuk melakukan wawancara visa di Visa Facilitation Services Global Kuningan City Mall Lantai I Jl. Dr. Satrio Jakarta pada Kamis, 4 November.
Visa sendiri rencana akan digunakan untuk perjalanan dinas ke Belanda pada 22 November 2O2I. Di saat perjalanan itulah terjadi kecelakaan tunggal.
"Pak Gede luka berat hingga akhirnya meninggal. Prof Ali Agus, dr Chusnul dan Pak Jumari luka ringan dan sudah tidak harus dirawat di rumah sakit secara intens. Kalau Pak Jumari ikut ke sini dengan ambulans. Kalau Pak Ali Agus dan Bu Chusnul itu dirawat di Jakarta atas permintaan keluarga," jelasnya.
Dalam kesempatan ini Panut juga mengucapkan rasa bela sungkawa atas meninggalnya dua guru besar lainnya yakni Guru Besar Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat dan Keperawatan (FK-KMK) UGM yakni Sri Kadarsih Soejono dan Sulchan Sofoewan yang meninggal dunia akibat sakit karena sudah tua pada Rabu (3/11/2021) kemarin.
"Saya sungguh berbela sungkawa sebesarnya-besarnya, atas meninggalnya Pak Dekan juga dua guru besar UGM lainnya, kemaren malam. Singkatnya hari ini kami berduka karena tiga guru besar kami berpulang. Satu Pak Gede karena kecelakaan yang lain karena sakit," tandasnya.
Berita Terkait
-
Kronologi Laka Tol Cipali yang Tewaskan Guru Besar UGM, Rencana Urus Visa ke Belanda
-
Dekan Fapet UGM Meninggal Kecelakaan di Tol Cipali, Jasa Raharja DIY Santuni Keluarga
-
Tol Cipali Kembali Memakan Korban, Dekan Fakultas Peternakan UGM Meninggal Dunia
-
Tiga Guru Besar UGM Meninggal Dunia Usai Kecelakaan di Tol Cipali, Ini Faktanya
Terpopuler
- Jokowi Tak Lagi Optimis Prabowo-Gibran 2 Periode, Gerindra Respons Santai: Pilpres Masih Jauh
- KPU Bisa Tindaklanjuti Putusan MK dengan Menyatakan Syarat Pendidikan Gibran di Pilpres 2024 Tak Sah
- Selundupkan 1.689 Burung Liar ke Jakarta, Bus Sinar Jaya Dicegat di Pelabuhan Bakauheni
- Profil Suhartoyo, Ketua MK yang Menolak Gugatan Soal Ijazah Gibran
- Jokowi Tampak Tak Lagi Optimistis Gibran Jadi Pasangan Prabowo di Pilpres 2029
Pilihan
-
Polri Gerebek Sarang Narkoba Kampung Boncos dan Ambon! Operasi Masih Berlangsung
-
Prabowo Mau Ganti Panglima TNI dan Jaksa Agung Pekan Ini, Tapi...
-
Polisi Dalami Dugaan Pemalsuan Suket Pendidikan Gibran
-
PDI Perjuangan: Gibran Lebih Baik Mundur dari Wapres
-
Satgas PKH Pamer Tumpukan Duit Rp13 Triliun Hasil Penyelamataan Keuangan Negara di Hadapan Prabowo
Terkini
-
Ngenes! Prabowo Tambah Pejabat, Transfer ke DIY Malah Susut Rp910 Miliar
-
MotoGP Mandalika 2026 Makin Ramah Lingkungan, BRI Peduli Kerahkan 500 Relawan
-
Serunya The Creator Quest: Jelajah Yogya, Kupas Tuntas Honda Care, dan Berburu Vario 125 Street
-
BRI Pertahankan Gelar Merek Paling Bernilai di Indonesia dengan Valuasi USD6,9 Miliar
-
Unisa Festival 2026: Salurkan Donasi Rp20 Juta ke UMKM Disabilitas hingga Dukung Beasiswa Mahasiswa