SuaraJogja.id - Dalam kehidupan manusia, arah mata angin sangat dibutuhkan agar kita tidak tersesat saat menuju suatu tempat. Seperti halnya pelaut yang harus mengenal arah agar sukses berlayar.
Mata angin merupakan panduan untuk menentukan arah yang umumnya digunakan dalam navigasi, kompas, dan peta. Arah mata angin sangat membantu dalam menentukan posisi maupun arah dalam perjalanan. Oleh sebab itu, arah mata angin menjadi pengetahuan dasar yang penting diketahui.
Dalam Kepramukaan, mata angin terbagi menjadi 4, 8, 16, bahkan 32 arah. Namun, yang paling umum dikenal hanya 8 arah mata angin. Delapan arah tersebut yang sering diajarkan di tingkat sekolah dasar dalam buku maupun lagu.
Kedelapan arah tersebut ditentukan berdasarkan cardinal points dan ordinal points. Cardinal points atau ada pula yang menyebutnya ibu mata angin adalah empat mata angin yang dikenal selama ini, yakni Timur, Selatan, Barat, dan Utara. Sementara ordinal points merupakan pertengahan dari keempat arah tersebut.
Berikut keempat arah cardinal point beserta derajatnya.
- Utara = 0 atau 360 derajat
- Timur = 90 derajat
- Selatan = 180 derajat
- Barat = 270 derajat.
Sementara itu, ordinal points juga memiliki empat arah, yakni:
- Timur laut = antara timur dengan utara, terletak di 45 derajat
- Tenggara = antara timur dengan selatan, terletak di 135 derajat
- Barat daya = antara barat dan selatan, terletak di 225 derajat
- Barat laut = antara utara dan barat, terletak di 315 derajat
Bagaimana cara menentukan arah mata angin?
Sejak dahulu telah dikenal berbagai metode untuk menentukan arah mata angin, mulai dari memperhatikan terbit dan terbenamnya matahari, rasi bintang, hingga melalui bayangan tongkat.
Namun, perkembangan teknologi semakin memudahkan manusia dengan ditemukannya kompas. Kompas adalah alat navigasi untuk menentukan arah mata angin berupa panah penunjuk magnetis yang bisa menyelaraskan diri dengan magnet bumi dengan akurat.
Baca Juga: Mengenal 8 Arah Mata Angin dan Cara Menentukannya
Bahkan, kini telah ada aplikasi kompas pada smartphone yang bisa diunduh. Jadi manusia semakin mudah menentukan arah mata angin.
Berita Terkait
Terpopuler
- OJK Respon Isu Dirut MNC Dicekal Usai Keterangan Kontroversial Jusuf Hamka
- 2 Sabun Cuci Muka Wardah Terbaik untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas
- Sepasang Sepatu Nike dari Manhattan dan Cerita di Balik Sosok Jenderal Maruli Simanjuntak
- Ini 3 Pilihan Terbaik HP Snapdragon Termurah dengan Layar AMOLED
- Lagu Runaway Menggema di SUGBK, Jadi Penutup Konser Kanye West di Jakarta
Pilihan
-
'Partai Mahasiswa' Serbia Guncang Eropa! Kalahkan Rezim Lewat Pemilu
-
Kebakaran Hutan di Toraja Utara Hanguskan Kuburan Leluhur
-
Prabowo Tak Takut Ancaman MSCI, OJK: Kita Tetap Usaha Jadi Emerging Market
-
Pasar Bergejolak, Kapan Waktunya Beli, Tahan, atau Jual Saham?
-
Aktivis Greenpeace: Kalau Rakyat Menanggung Semua Krisis Sendiri, Apa Kerja Pemerintah?
Terkini
-
Demo di Jogja Kembali Ricuh, Sri Sultan Sentil Aksi Rusak Fasilitas Publik
-
Tarif BPJS Tak Naik, Tapi Biaya Operasional Bengkak, Rumah Sakit Swasta Ini Pilih Bertahan Hidup
-
Polda DIY Incar Balap Liar hingga Knalpot Brong di Operasi Patuh Progo 2026, Catat Aturannya!
-
Sarkemfest 2026 Tak Sekadar Pesta, UMKM Lokal Didorong Ketiban Berkah Wisata Malioboro
-
CGV Arthouse Hadir di Yogyakarta, Film Kuldesak hingga Perfect Days Siap Tayang Bulan Depan