Usai menganiaya, rombongan pelaku melarikan diri. Sedangkan Jazim segera dilarikan ke RS Queen Latifa.
"Namun karena peralatan kurang lengkap untuk visum, akhirnya korban dibawa ke RS PKU Muhammadiyah Gamping," kata dia.
Kurnia dan rekan langsung melaporkan penganiayaan tersebut ke Mapolres Sleman. Kurnia menyebut, sejumlah saksi yang melaporkan pengeroyokan tersebut semuanya sudah diperiksa.
"Tapi sampai saat ini belum ada penetapan tersangka dari para pelaku. Kami mendesak agar kepolisian segera menangkap mereka. Agar tidak terjadi hal serupa lagi," imbuh Kurnia lagi.
Sementara itu calon lurah Nogotirto terpilih, Faizin mengaku tidak mengetahui jika timses pendukungnya dilaporkan atas tuduhan pengeroyokan.
Sependek pengetahuannya, ia membenarkan sempat ada gesekan sebelum Pilur dilangsungkan. Pihaknya belum mengetahui kalau ada pihak lain melaporkan peristiwa tersebut ke polisi.
"Walah, nggak tahu e. Setahu saya itu pas gesekan malah diadu sama pihak sana. Terus sama-sama sakit, terus salaman perdamaian. Itu cerita yang dilaporkan. Jadi enggak tahu kalau ada laporan [ke polisi]," tuturnya.
Selain itu menurut Faizin, Jazim yang disebut-sebut menjadi korban dari peristiwa itu kini sudah pergi ke Riau.
"Jazim itu semua saudara. Jazimnya juga pergi ke Riau sekarang. Itu semua Saudara. Sewaktu ketemu biasa saja," tambahnya.
Baca Juga: 52 TK Di Sleman Sudah Dapat Izin PTM Terbatas, Jam Belajar 1 Jam
Kontributor : Uli Febriarni
Berita Terkait
-
Pengeroyokan di Boshe Tewaskan Juru Parkir, Polisi Diminta Tangkap Pelaku Sebenarnya
-
Update Kasus Pengeroyokan dan Penebasan di Kuta, Polisi Kesulitan Akibat CCTV Tak Jelas
-
Rela Potong Rambut Sebelum Ditahan, Pelaku Pengeroyokan Mahasiswa Takut karena Viral
-
Kasus Pengeroyokan Mahasiswa, Kampus Menilai Hanya Masalah Ego
Terpopuler
- Lupakan Aerox atau NMAX, Skutik Baru Yamaha Ini Punya Traksi dan Agresivitas Sempurna di Trek Basah
- Ratusan Honorer NTB Diberikan Tali Asih Rp3,5 Juta Usai Putus Kontrak
- 3 Sampo yang Mengandung Niacinamide untuk Atasi Rambut Rontok dan Ketombe
- Anggota DPR RI Mendadak Usul Bangun 1.000 Bioskop di Desa Pakai Dana APBN 2027
- 4 Bedak Padat Wardah yang Tahan 12 Jam, Coverage Tinggi dan Nyaman Dipakai Seharian
Pilihan
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
-
Nathalie Holshcer Sebut Pengawal Pribadinya Ditembak Polisi, Minta Tanggung Jawab Polri
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
-
Bawa Bukti ke Istana, Purbaya 'Bongkar' 10 Perusahaan Sawit Manipulasi Harga Ekspor
-
Beredar Salinan Dokumen Danantara Sumberdaya Indonesia Perusahaan Swasta Bukan BUMN
Terkini
-
Tanah Adat Dirampas, Konflik dengan Negara Kian Memanas, RUU Masyarakat Adat Mendesak Disahkan
-
Dua Dekade Gempa Jogja, Ancaman Megathrust dan Pentingnya Klaster Bencana
-
Dampak Konflik Geopolitik: Shamsi Ali Ungkap Bahaya Retorika Trump bagi Komunitas Muslim di Amerika
-
Leo Pictures Gelar Gala Premiere Terbesar: 'Jangan Buang Ibu' Bakal Sentuh Hati Penonton Indonesia
-
Rupiah Melemah, Purbaya Yakin Ekonomi Indonesia Tetap Kuat, Kurs Kembali ke Rp15 Ribu