Ilustrasi restoran [Pixabay]
Saat wanita itu sedang mengomel sambil menyampaikan komplain, para pegawai justru memperlihatkan sikap yang kurang sopan. Beberapa dari mereka dengan terang-terangan menunjuk-nunjuk ke arah wanita tersebut dan teman-temannya.
"Jadi mereka kesannya nantangin kita dan nggak mau mengakui kesalahannya, malah pas gue ngomel, mereka di dapurnya nunjuk-nunjuk gue terang-terangan, bener-bener nggak sopan," ujarnya lagi.
Saat makanan datang, ia mengaku sudah tak berselera lagi karena sudah dingin. Ditambah lagi dengan harga yang tidak sesuai dengan yang tertera di daftar menu.
"Pas datang makanannya dingin dan harganya beda sama yang tertera di menu," pungkasnya. (Suara.com/Aprili Ade Wismoyo)
Berita Terkait
-
Kopi Ruang Rindu: Nuansa Temaram yang Selalu Bikin Merindu
-
Curhat Penyewa Kedai Dibikin Geram dengan Pemilik, Parkir Mobil Jadi Penyebabnya
-
Tunggu Pesanan di Kedai Sampai 2 Jam, Berakhir Emosi yang Diantar Bukan Makanan Tapi Ini
-
Pesan Kopi di Kedai Ternama, Ada Struk di Dalam Gelas Bikin Geger Netizen
-
Penampakan Coffee Shop Jogja di Google Maps Viral, Publik Syok
Terpopuler
- Duduk Perkara Gibran Tipu Malaysia, Anwar Ibrahim Buka Suara Parlemen Bakal Usut
- Siapa Chika Yenalovy? Istri Kasespri Prabowo yang Jejak Digitalnya Misterius
- Harga Kulkas Mini 1 Pintu Termurah di Pasaran, Ini 3 Rekomendasinya Mulai Rp400 Ribuan
- Harga Sepeda Lipat Entry Level Terbaik Berapa? Ini 5 Rekomendasinya di Tahun 2026
- 3 HP Infinix Murah dengan Fast Charging 33W, Mulai Rp2 Jutaan
Pilihan
-
Rumor Jadi Kutu Loncat ke PSI, Ini Respon Menohok Dedi Mulyadi
-
Tokyo Diguncang Gempa 5,9 M: 37 Orang Terluka, Transportasi Terganggu
-
Jet Tempur Sukhoi TNI AU Tergelincir Nyaris Hantam Jalan Raya di Maros
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
Terkini
-
Film Operasi Pesta Copet Soroti Kemiskinan Struktural di Balik Fenomena Kriminal
-
Garebeg Maulud 2026 Digelar Tertutup, Tradisi Rebutan Gunungan untuk Warga Dihapus
-
Kekhawatiran Kondisi 1998 Kembali Terjadi, Aktivis 98 Edy Khemod Sudah Tahu Ini Akan Terjadi
-
GEMPAR di Pasar Godean Dimeriahkan Tari Warok: Pengunjung Membludak, Omzet Pedagang Naik
-
Rekening Aktivis Diblokir, Bentuk Pola RepresiBaru Gerakan Rakyat