SuaraJogja.id - Di dalam Agrowisata Bhumi Merapi terdapat situs bersejarah yang sudah dibangun sejak zaman Perang Diponegoro, lo.
Situs bersejarah ini memiliki nama Gua Ponggolo. Menurut informasi yang didapat oleh Guideku.com, Gua Ponggolo ini sudah dibuat sejak tahun 1825 hingga 1830.
Gua Ponggolo, yang berada di bawah tanah ini, dibangun oleh Kyai Ponggolo dan Nyi Ponggolo.
Memiliki panjang 350 meter, salah satu area dari Agrowisata Bhumi Merapi ini menjadi salah satu pintu keluar dari situs Gua Ponggolo tersebut.
Saat melewati jembatan menuju kantin Agrowisata Bhumi Merapi, travelers mungkin tak akan melihat Gua Ponggolo ini.
Namun coba hentikan langkah travelers saat berada di jembatan Agrowisata Bhumi Merapi dan tengoklah ke bawah.
Gua Ponggolo ini tampak unik karena memiliki undakan berupa tangga kecil yang mengarah ke bawah.
Untuk masuk ke Gua Ponggolo berusia kurang lebih 200 tahun ini, tentu saja travelers haru minta izin terlebih dahulu kepada petugas yang ada di Agrowisata Bhumi Merapi ini ya.
Baca Juga: Wisata Ramai Jelang Nataru, Dispar DIY: Perlu Komitmen Bersama Antisipasi Lonjakan Covid
Kondisi Gua Ponggolo yang gelap membuat travelers mungkin akan kesulitan melihat ke dalam sehingga membutuhkan pendampingan khusus dari petugas.
Nah itu dia sekilas informasi tentang situs bersejarah Gua Ponggolo yang ada di area Agrowisata Bhumi Merapi.
Jika travelers sedang berlibur ke Agrowisata Bhumi Merapi jangan lupa untuk melihat Gua Ponggolo yang unik dan bersejarah ini ya.
Berita Terkait
-
Wisata Ramai Jelang Nataru, Dispar DIY: Perlu Komitmen Bersama Antisipasi Lonjakan Covid
-
10 Destinasi Wisata Jogja untuk Bulan Madu, Romantis dan Punya Pemandangan Bagus
-
Pariwisata Makin Menggeliat, 135 Tempat Wisata di DIY Sudah Buka
-
Didukung Kemenparekraf, DIY Luncurkan Atraksi Budaya Bregada Rakyat Malioboro
-
10 Daftar Wisata Jogja Terbaru yang Lagi Hits, Ada Heha Sky View
Terpopuler
- Urutan Skincare Pagi Viva untuk Anti-Aging Usia 40 Tahun ke Atas, Rawat Kulit Awet Muda
- Sempat Diamankan saat OTT, Sestama BNPB Rustian Kini Diperiksa KPK di Gedung Merah Putih
- 3 Sepatu Lari Lokal untuk Full Marathon, Ini Spesifikasi dan Harganya
- Ramai Tren Downgrade Lifestyle, Desainer Pilih Bedakan Produk Retail dan Wastra
- Sering Dijual Lebih Murah, Apakah Sepatu di Sports Station Ori?
Pilihan
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
-
RM Soeharjo Djajengasmoro: Tokoh Penting Pemuda yang Didepak dari Kampus Sendiri karena Ijazah
-
'Partai Mahasiswa' Serbia Guncang Eropa! Kalahkan Rezim Lewat Pemilu
Terkini
-
Jelang COP31, Jaringan Orang Muda Kritik Eksploitasi Alam di Jogja, Rakyat yang Tanggung Akibatnya
-
Korban Luka Kericuhan Malioboro Capai 116 Orang, 13 Jalani Dirawat Inap
-
Bukti Negara Hadir Tingkatkan Kesehatan Masyarakat: Program CKG Sudah Deteksi Medis 105 Juta Orang
-
Usung Pelestarian Budaya Berkelanjutan, Ini Rangkaian Acara Tentrem Cultural Week 2026
-
JPW Pertanyakan Sikap Humanis Polda DIY: Ada Pelempar Berlindung di Balik Barikade Polisi