SuaraJogja.id - Terjadi kecelakaan lalu lintas antara sepeda motor dengan mobil di Jalan Wates KM 6,5, tepatnya di depan toko bangunan Dewi Sri, Pedukuhan Depok, Kalurahan Ambarketawang, Kapanewon Gamping, Kabupaten Sleman pada 21 November 2021 sekitar pukul 01.50 WIB.
Kanit Laka Satlantas Polres Sleman Iptu Galan Adid Dharmawan menjelaskan, kejadian bermula ketika sepeda motor Honda Beat berpelat nomor AB 6837 AP melaju dari arah timur ke barat dengan kecepatan sedang.
Pengendara motor melaju melawan arus dan melebihi garis marka sebelah utara.
Kemudian dari dari arah barat ke timur ada mobil Honda HRV berpelat nomor AB 111 RR yang dikemudikan Yudha (24) asal Klaten, Jawa Tengah dengan kecepatan sedang.
"Sesampainya di lokasi kejadian pengendara motor tidak bisa menguasai laju kendaraannya, kemudian menabrak mobil tersebut di bagian depan," ujarnya kepada SuaraJogja.id.
Akibatnya, pengemudi dan pembonceng motor terpental hingga terjatuh dan terjadilah kecelakaan. Diketahui ternyata saat dilakukan olah TKP, kedua orang ini tidak membawa identitas diri.
"Dari dua pemuda yang belum diketahui namanya itu, satu orang tewas di lokasi kejadian. Sementara yang satunya mengalami cedera kepala berat dan tidak sadarkan diri," terangnya.
Untuk korban yang mengalami cedera kepala tengau dirawat di RS PKU Muhammadiyah Gamping.
Sementara kondisi sopir mobil dalam keadaan selamat dan tidak mengalami luka. Namun, akibat kerasnya benturan, kedua kendaraan tersebut ringsek parah.
Baca Juga: Mobil Dinas Pengadilan Negeri Trenggalek Hantam Tugu Pembatas Desa di Blitar
"Mobilnya ringsek dan sepeda motornya juga hancur. Saat ini kami sedang melakukan proses identifikasi kepada dua orang itu," ujarnya.
Berita Terkait
-
Mobil Dinas Pengadilan Negeri Trenggalek Hantam Tugu Pembatas Desa di Blitar
-
Nyungsep di Kantor Polisi, Sopir Avanza Ngaku Panik Mobil Jalan Sendiri usai Pompa Ban
-
Waduh! Salah Injak Gas, Pengemudi Avanza Nyelonong Seruduk Kantor Polsek
-
Motor Tabrak Mobil di Cilegon, Polisi: Pengendara Diduga Sedang Mabuk
-
Terekam Kamera Tangan Warga Nyaris Putus digiling Mesin Pemecah Tempurung
Terpopuler
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Bedak Marcks Tabur untuk Usia Berapa? Ini Penjelasan dan 3 Pilihan Variannya
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
Pilihan
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
Terkini
-
Sensus Ekonomi DIY Baru 9 Persen, Dibayangi Kekhawatiran Pajak hingga Penolakan Warga
-
Forum BEM DIY Sindir Demo Pro MBG demi Wajan, Gerindra Tak Muncul dalam Unjukrasa di DPRD
-
Gerah Kafe Jual Miras Dekat Sekolah dan Rumah Ibadah, Jemaah Masjid Buat Petisi Penolakan
-
Kejari Sleman Bantah Klaim Sakit, Tegaskan Raudi Akmal Memenuhi Syarat Penahanan
-
Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah, Raudi Akmal: Pengadilan Sudah Nyatakan Saya Tak Terlibat